Erling Haaland gagal membawa pulang trofi Piala Dunia 2026 bersama Timnas Norwegia. Namun, penyerang Manchester City itu justru mencuri perhatian karena membawa oleh-oleh yang tak biasa saat kembali ke negaranya.
Alih-alih membawa souvenir khas sepak bola, Haaland terlihat turun dari pesawat di Bandara Oslo sambil menggendong seekor rakun awetan yang memegang botol whisky. Momen tersebut terekam kamera dan langsung menjadi perbincangan di media sosial.
Mengutip dari ChosunBiz, rakun awetan itu dibeli Haaland di Wild Bill’s Western Store, sebuah toko souvenir bergaya koboi yang telah beroperasi sekitar 50 tahun di Dallas, Amerika Serikat.
Souvenir bernama “Whiskey Raccoon” itu dijual seharga 750 dolar AS atau sekitar Rp13,5 juta (1dolar AS = Rp18.000).
Selain rakun awetan, Haaland juga membeli sepatu koboi berbahan kulit ular serta topi koboi yang dihiasi inisial namanya dan nomor punggung 9.
Rakun Awetan Habis Terjual
Keputusan Haaland membawa rakun awetan ternyata berdampak besar bagi toko tersebut. Setelah fotonya bersama souvenir itu viral, stok rakun awetan langsung habis terjual.
Pemilik Wild Bill’s Western Store Julie Newport mengatakan toko mereka menerima sekitar 2.000 pesanan daring, dengan sekitar 30 persen berasal dari luar Amerika Serikat.
Kami bahkan menambahkan layanan pengiriman internasional karena banyaknya permintaan dari luar negeri. Setiap pagi selalu ada pesanan baru,”
ujar Newport seperti dikutip ChosunBiz.
Menurut Newport, banyak pembeli ingin memiliki rakun awetan yang sama seperti milik Haaland. Foto sang striker bahkan dipasang di dalam toko dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Di luar aksi uniknya membawa suvenir, Haaland tampil memukau pada perhelatan Piala Dunia 2026. Dalam debutnya di ajang tersebut, striker berusia 25 tahun itu mencetak tujuh gol dan membawa Norwegia melaju hingga perempat final.
Perjalanan Norwegia akhirnya terhenti setelah kalah 1-2 dari Inggris di babak perempat final. Meski gagal melangkah lebih jauh, pencapaian itu tetap menjadi sejarah baru bari Norwegia, karena merupakan penampilan perdana setelah piala dunia edisi 1998.
Selain itu, di Oslo Haaland dan rekan-rekannya disambut bak pahlawan. Ribuan suporter memadati jalan-jalan ibu kota untuk menyambut tim nasional, sementara rombongan pemain juga mendapat pengawalan jet tempur Angkatan Udara Norwegia sebelum mendarat.




















