Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 18 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Sosiolog: Perpres LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Berpotensi Memicu Gesekan Antar Kelompok
Hype

Sosiolog: Perpres LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Berpotensi Memicu Gesekan Antar Kelompok

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Juli 15, 2026 2:56 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 bulan lalu
Share
Ilustrasi LGBTQ
Ilustrasi LGBTQ (Foto: magnific.com)
SHARE

Sosiolog Jannus TH Siahaan mengatakan potensi gesekan antar kelompok akan meningkat usai adanya kebijakan terkait Pepres Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ) sebagai ancaman nonmiliter.

Menurutnya, masyarakat Indonesia yang plural sebenarnya selalu memiliki dinamika antara nilai konservatif dan nilai progresif.

Namun, ketika negara mengambil posisi yang cenderung normatif dan memberi label keras, maka negara tidak lagi menjadi mediator netral, tapi aktor yang bisa memperkuat salah satu sisi.

Ini berpotensi memperuncing konflik horizontal, terutama di ruang-ruang sosial yang sebelumnya relatif cair,”

ujar Jannus kepada Owrite.

Selain itu, pelabelan resmi sebagai “ancaman” memang berpotensi memperlebar polarisasi dan konflik antara kelompok konservatif dan kelompok pro HAM.

Sebut Semua Agama Kompak Menolak, Kemenag Siapkan Materi Edukasi Bendung Budaya LGBTQ

Meskipun tidak selalu disengaja, diterjemahkan oleh sebagian kelompok masyarakat sebagai legitimasi moral untuk melakukan tindakan persekusi atau vigilantisme.

Dalam teori legitimasi sosial, tindakan yang mendapatkan “restu simbolik” dari negara cenderung dianggap lebih dapat dibenarkan oleh pelaku di tingkat akar rumput. Ini yang perlu diantisipasi serius, karena negara bisa kehilangan kontrol atas bagaimana kebijakannya ditafsirkan di lapangan,”

tuturnya.

Dengan framing “ancaman”, dialog menjadi semakin sulit karena posisi sudah menjadi hitam-putih. Ini berbahaya dalam jangka panjang karena bisa menggerus kohesi sosial dan memperlemah kemampuan masyarakat untuk menyelesaikan perbedaan secara deliberatif.

Bagian dari Dinamika Sosial

Untuk itu, pendekatan yang lebih ideal dan humanis adalah dengan menempatkan isu LGBTQ sebagai bagian dari dinamika sosial yang perlu dikelola melalui pendekatan dialog, edukasi, dan kebijakan berbasis hak warga negara.

Negara seharusnya berperan sebagai penyeimbang, yang mengakomodasi nilai-nilai sosial yang hidup di masyarakat sekaligus memastikan tidak ada kelompok yang mengalami kekerasan atau diskriminasi.

Pendekatan berbasis kesehatan publik, pendidikan sosial, dan penguatan toleransi jauh lebih konstruktif dibandingkan pendekatan keamanan.

Sehingga, negara tidak perlu mengorbankan stabilitas sosial hanya karena memilih kerangka kebijakan yang terlalu sempit dalam membaca realitas masyarakat yang majemuk,”

tandasnya.
Tag:Dinamika SosialLGBTQPerpres LGBTQSosiolog
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
HUT RI ke-81: Gaya Nyentrik Gibran Berbalut Adat NTT, Kumpul Keluarga Besar di Istana
By Hadi Febriansyah
Eks Presiden RI Joko Widodo (kiri), Presiden RI Prabowo Subianto tengah), dan Wakil Presiden Gibran (kanan) dalam peringatan HUT KE-81 RI di Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus 2026.
1
Cegah Rasuah: KPK “Pasang Mata” Penyaluran Bantuan Gempa NTT
By Rahmat Baihaqi
Petugas medis memindahkan pasien ke dalam tenda darurat di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026).
2
Tampil Anggun Berkebaya Putih, Dewi Soekarno Hadiri Upacara HUT RI di Istana Merdeka
By Rahmat Baihaqi
Istri mendiang Presiden pertama Soekarno, Ratna Dewi Soekarno atau Dewi Soekarno memakai kebaya putih menghadiri upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara.
3
Dari Sinden Cilik hingga Peraih Emas Olimpiade, Ini Keseruan HUT ke-81 RI di Istana
By Hadi Febriansyah
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) membacakan naskah Proklamasi pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta
4
Riuh Hari Damai Aceh: Suasana Kondusif, KSAD Maruli Tak Tambah Prajurit
By Rahmat Baihaqi
Massa yang menghadiri zikir dan doa bersama peringatan hari perdamaian Aceh terlibat kericuhan di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (15/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Panjat Pinang di Monas
Hype

Serunya Panjat Pinang di Monas, Peserta Jatuh Bangun Berebut Hadiah

Suasana Monumen Nasional (Monas) pada perayaan 17 Agustus kali ini makin ramai.…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Lomba memakai baju daster
Hype

Seru-seruan 17 Agustusan di Monas, Ada Balap Karung hingga Panjat Pinang Berhadiah

Perayaan HUT ke-81 RI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Senin, 17…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan
Hype

Lima Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan, Gratis dan Buka Sampai Malam

Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, tak…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Mensesneg Prasetyo Hadi di komplek parlemen, Senayan, Jakarta.
Hype

Prabowo Bongkar Masalah Dokter Gigi di RI, 6.000 Puskesmas Bakal Jadi Sasaran Mobile Dentist

Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung soal kekurangan dokter gigi di Indonesia dalam…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up