Sebanyak 24 atlet Tuli Indonesia harus menggalang dana secara mandiri untuk bisa berkompetisi di Asia Pacific Deaf Multi-Sport Championship (APDMSC) 2026 di Penang, Malaysia.
Kontingen Tuli Indonesia menyiapkan 24 atlet yang akan bertanding di empat cabang olahraga. Ajang olahraga tingkat Asia-Pasifik yang dijadwalkan berlangsung pada 2-10 Oktober 2026..
Informasi mengenai penggalangan dana ini ramai di media sosial setelah akun Instagram @ussfeeds mengunggah kondisi kontingen atlet Tuli Indonesia yang membuka donasi untuk dapat berangkat ke kompetisi internasional tersebut.
Melalui akun Instagram resmi @kontingentuli.indonesia, kontingen mengumumkan penggalangan dana bertajuk “Dukung Perjuangan Kontingen Tuli Indonesia Menuju Penang, Malaysia”.
Target dana yang ingin dikumpulkan mencapai Rp700 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan keberangkatan dan pertandingan, mulai dari tiket perjalanan, akomodasi, hingga perlengkapan kompetisi.
Selain membuka donasi melalui media sosial, para atlet juga turun langsung ke kawasan Car Free Day (CFD) untuk menggalang dukungan masyarakat.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @_ruang_olahraga_, Laura salah satu perwakilan kontingen mengatakan hingga kini belum ada solusi konkret maupun dukungan anggaran yang diberikan untuk membantu keberangkatan para atlet.
Efisiensi Anggaran
Menurut Laura, kondisi tersebut berkaitan dengan adanya efisiensi anggaran.
Nihil. Tidak ada bantuan maupun solusi yang diberikan. Kami hanya mendapat jawaban, ‘Mohon maaf, kami belum bisa membantu karena adanya efisiensi anggaran,”
ujar Laura menggunakan bahasa isyarat.
Kondisi itu membuat para atlet harus berupaya secara mandiri mengumpulkan biaya agar tetap dapat mengikuti pertandingan dan membawa nama Indonesia di ajang olahraga Tuli tingkat Asia-Pasifik.
Penggalangan dana hingga kini masih berlangsung. Berdasarkan pembaruan di Instagram Story @kontingentuli.indonesia pada 25 Agustus 2026, dana yang terkumpul baru mencapai Rp50 juta dari target Rp700 juta.
Dengan demikian, masih terdapat sekitar Rp650 juta yang perlu dikumpulkan untuk mencapai target keberangkatan kontingen.
Selain donasi, kontingen juga membuka kesempatan sponsorship untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan atlet.
Dalam unggahan Instagram @kontingentuli.indonesia pada 22 Agustus 2026, kebutuhan yang dibuka untuk sponsorship meliputi jersey tanding untuk empat cabor dan 24 orang, sepatu olahraga untuk 42 orang, serta polo shirt untuk 42 orang.
Kontingen berharap dukungan masyarakat dan pihak sponsor dapat membantu memenuhi kebutuhan para atlet sehingga mereka dapat berangkat ke Penang dan bertanding di APDMSC 2026.




















