Kehamilan membuat ibu perlu lebih memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari.
Meski buah dikenal sebagai sumber vitamin, mineral, serat, dan berbagai nutrisi penting, tidak semua jenis buah selalu dianjurkan untuk dikonsumsi selama kehamilan.
Beberapa buah perlu dihindari atau dibatasi karena dapat menimbulkan risiko tertentu bagi ibu maupun janin, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan atau dalam kondisi yang kurang tepat.
Dilansir dari laman Halodoc (29 April 2026), berikut lima buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil.
1. Nanas Muda
Nanas muda sering dikaitkan dengan makanan yang perlu dihindari selama kehamilan karena mengandung bromelain.
Enzim ini dalam jumlah tinggi secara teori dapat memengaruhi jaringan dan proses pembekuan darah. Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi nanas dalam jumlah berlebihan.
Namun jika dikonsumsi saat nanas sudah matang dan porsi yang wajar, dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.
2. Pepaya Muda
Pepaya muda perlu mendapat perhatian karena mengandung lateks dalam jumlah lebih tinggi dibandingkan pepaya matang.
Dalam penelitian pada hewan, lateks dari pepaya mentah menunjukkan efek yang dapat merangsang kontraksi rahim. Karena itu ibu hamil sebaiknya menghindari pepaya yang masih mentah atau setengah matang.
3. Durian
Durian memiliki kandungan karbohidrat dan gula yang cukup tinggi sehingga porsinya tetap perlu diperhatikan. Ibu hamil, khususnya yang mengalami diabetes gestasional, sebaiknya membatasi konsumsi durian.
Mengonsumsi durian dalam jumlah banyak juga dapat menyebabkan kembung atau rasa tidak nyaman pada pencernaan.
4. Nangka
Nangka bukan buah yang secara umum dilarang bagi ibu hamil. Namun pada sebagian orang, konsumsi nangka dalam jumlah banyak dapat menyebabkan perut terasa penuh, kembung, atau menghasilkan lebih banyak gas.
Harus Diperhatikan
Selain memperhatikan jenis buah, ibu hamil juga perlu memperhatikan kebersihan, tingkat kematangan, hingga porsinya. Beberapa hal berikut dapat menjadi panduan agar konsumsi buah tetap aman selama kehamilan.
- Cuci buah hingga bersih. Buah yang tidak dicuci dengan baik dapat terkontaminasi bakteri, parasit, kotoran, maupun residu pestisida. Cuci buah menggunakan air mengalir sebelum dikonsumsi.
- Perhatikan tingkat kematangan buah. Buah yang terlalu muda atau mentah, seperti pepaya muda, perlu dihindari sebagai langkah kehati-hatian. Sementara itu, buah matang umumnya aman dikonsumsi dalam porsi wajar.
- Batasi buah dengan kandungan gula tinggi. Durian, nangka, mangga, dan beberapa buah lainnya mengandung gula alami yang cukup tinggi.
- Perhatikan konsumsi buah kering. Proses pengeringan membuat gula dan kalori dalam buah menjadi lebih terkonsentrasi. Pilih buah kering tanpa tambahan gula dan konsumsi dalam porsi kecil.
- Pilih buah segar dan matang. Buah segar yang matang dapat menjadi sumber vitamin, mineral, dan serat selama kehamilan. Beberapa pilihan yang umumnya dapat dikonsumsi antara lain apel, jeruk, pisang, semangka, pepaya matang, dan nanas matang.
Tidak semua buah harus dihindari selama kehamilan. Sebagian besar buah justru dapat menjadi sumber vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk mendukung kesehatan ibu serta perkembangan janin. Namun, beberapa jenis buah perlu dihindari dalam kondisi tertentu.
Ibu hamil juga perlu memperhatikan kebersihan, tingkat kematangan, serta porsi buah yang dikonsumsi.
Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau merasa ragu terhadap makanan yang aman selama kehamilan, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.



















