Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Mahasiswa UGM Sulap Ampas Tebu Jadi Pasir Kucing, Bisa Pantau pH Urine!
Hype

Mahasiswa UGM Sulap Ampas Tebu Jadi Pasir Kucing, Bisa Pantau pH Urine!

Syifa FauziahHardani Triyoga
Last updated: September 11, 2026 9:02 am
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
4 menit lalu
Share
Ampas Tebu Disulap Jadi Pasir Kucing.
Ampas Tebu Disulap Jadi Pasir Kucing. (Foto: Istimewa).
SHARE

Sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi pasir kucing berbahan dasar limbah ampas tebu. Tak hanya lebih mudah terurai, pasir kucing bernama Felyhart itu juga dirancang untuk membantu pemilik memantau perubahan pH urine kucing.

Daftar isi Konten
  • Indikator pH
  • Tren Pet Parenting

Inovasi tersebut dikembangkan Tim Felyhart dengan memanfaatkan perubahan warna pada pasir sebagai indikator awal perubahan pH urine. Perubahan warna pada gumpalan pasir kemudian bisa dipindai melalui situs web untuk membantu pemilik mengetahui nilai pH urine kucing.

Meski menawarkan fungsi pemantauan kesehatan, perubahan warna pada pasir tersebut bukan alat diagnosis penyakit. Pemilik tetap dianjurkan membawa kucing ke dokter hewan apabila menemukan tanda-tanda gangguan saat buang air kecil.

Baca juga:
Oce Madril: Jangan Cuma Sita, Aset Rampasan Rp136 Triliun Harus… Besarnya nilai aset hasil kejahatan yang telah diselamatkan negara membuat kebutuhan terhadap…
Oce Madril Ingatkan soal RUU Perampasan Aset: Jangan Sikat Harta… Pakar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Oce Madril menilai Rancangan…
Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Febrie Sah, Meski Surat Bukan… Dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Fatahillah Akbar mengatakan penetapan tersangka…
  • Oce Madril: Jangan Cuma Sita, Aset Rampasan Rp136 Triliun Harus Dikelola
  • Oce Madril Ingatkan soal RUU Perampasan Aset: Jangan Sikat Harta Sah
  • Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Febrie Sah, Meski Surat Bukan Diteken Direktur…

Ketua Tim PKM-K Felyhart Arsi Cahyani mengatakan gagasan itu berawal dari persoalan limbah pasir kucing yang sulit terurai. Dari persoalan itu, tim kemudian melihat peluang memanfaatkan limbah ampas tebu sebagai bahan dasar produk yang lebih ramah lingkungan.

Dari situ, muncul gagasan untuk mengembangkan pasir kucing berbahan dasar limbah ampas tebu yang lebih mudah terurai sekaligus membantu mengurangi limbah yang belum termanfaatkan,”

kata Arsi dalam keterangannya dikutip dari laman resmi UGM, Jumat, 11 September 2026.

Indikator pH

Dalam pengembangannya, Felyhart menggunakan ampas tebu sebagai bahan dasar pasir kucing. Tim juga menambahkan indikator pH alami yang bisa menunjukkan perubahan warna sesuai tingkat pH urine.

Selain itu, natrium propionat digunakan untuk membantu menghambat pertumbuhan bakteri pada pasir.

Tidak berhenti pada produk pasir, Tim Felyhart juga mengembangkan situs web untuk memindai dan menganalisis perubahan warna pada gumpalan pasir. Hasil pemindaian kemudian memberikan informasi mengenai nilai pH urine kucing.

Sistem itu ditujukan sebagai alat pemantauan awal agar pemilik bisa lebih cepat mengenali perubahan kondisi kesehatan hewan peliharaan.

Pemilik perlu mewaspadai sejumlah tanda saat kucing buang air kecil seperti mengejan ketika berkemih, sering keluar-masuk kotak pasir, terlihat kesakitan. Lalu, ada darah dalam urine, hanya mengeluarkan sedikit urine, atau bahkan tidak mampu mengeluarkan urine. Jika gejala tersebut muncul, pemilik dianjurkan segera menghubungi dokter hewan.

Adapun dosen pendamping Tim Felyhart, Dr. drh. Madarina Wassisa mengatakan inovasi tersebut juga memiliki potensi untuk membantu menjaga kebersihan pasir kucing. Selain itu, bisa mengurangi risiko penularan penyakit yang berkaitan dengan kontaminasi feses.

Banyak penyakit yang penularannya berkaitan dengan kontaminasi feses. Dengan menjaga kebersihan pasir dan mengurangi kontaminasi, diharapkan rantai penularan penyakit dapat ditekan,”

jelas Madarina.
Inovasi Bata dari Limbah MBG Antar Siswa MAN 1 Medan Sabet Medali Emas di Ajang Internasional

Pemanfaatan ampas tebu juga jadi bagian penting dari inovasi tersebut. Limbah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal diolah jadi bahan dasar produk sehingga diharapkan bisa menghasilkan pasir kucing yang lebih mudah diperoleh sekaligus terjangkau.

Salah seorang pengguna Felyhart, Kinar memberikan respons positif terhadap produk tersebut. Ia menilai Felyhart memiliki daya serap yang baik dan mampu menghasilkan gumpalan yang relatif lebih kering sehingga memudahkan proses pembersihan.

Pasirnya bagus dan ternyata bisa menggumpal dengan baik. Gumpalan pasir Felyhart lebih kering sehingga lebih mudah dibersihkan,”

ujar Kinar.

Tren Pet Parenting

Tim Felyhart terdiri atas Arsi Cahyani, Hayya Majida Amani, dan Pratiwi Putri Hasibuan dari Fakultas Teknik, Rayhan Farel Ramadhani dari Fakultas Kedokteran Hewan, serta Humairo Labiiba dari Sekolah Vokasi.

Mereka didampingi Dr. drh. Madarina Wassisa dari Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Hewan UGM.

Baca juga:
Viral, Dosen UGM Diduga Jadi Korban Doxing Usai Kritik Polemik… Baru-baru ini viral di media sosial seorang dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas…
Bisa Picu Sakit Jantung Hingga Demensia, Ahli Gizi UGM Ingatkan… Memasuki tahun ajaran baru, siswa kembali menjalani rutinitas bangun pagi dan berangkat…
Decak Kagum! Mahasiswa UGM Ciptakan Camilan Anti-Anxiety, Sabet Penghargaan Internasional Perihal kecemasan atau anxiety, tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi…
  • Viral, Dosen UGM Diduga Jadi Korban Doxing Usai Kritik Polemik Menteri PU…
  • Bisa Picu Sakit Jantung Hingga Demensia, Ahli Gizi UGM Ingatkan Jangan Skip…
  • Decak Kagum! Mahasiswa UGM Ciptakan Camilan Anti-Anxiety, Sabet Penghargaan Internasional

Penelitian tersebut mengusung judul ‘Felyhart: Inovasi Pasir Kucing Organik Antimikroba Penekan Transmisi Fekal-Oral dengan Indikator pH Urine Terintegrasi Sistem Pemantauan Kesehatan Digital’.

Arsi mengatakan Felyhart memiliki peluang pasar seiring meningkatnya tren pet parenting, terutama di kalangan generasi muda perkotaan.

Menurutnya, perhatian pemilik terhadap kesehatan hewan peliharaan terus berkembang. Kondisi itu membuka peluang bagi produk yang tidak hanya menawarkan fungsi dasar.

Namun, juga memberikan nilai tambah berupa pemantauan kesehatan dan aspek keberlanjutan lingkungan.

Dengan menyasar segmen pemilik kucing yang peduli terhadap kesehatan hewan sekaligus isu keberlanjutan lingkungan,”

tutur Arsi.

Tag:KucingMahasiswa UGMPasirPHugmUrine
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Timur Tengah Kembali Bikin Pasar Waswas, Harga Brent Tembus US$ 108 per Barel
By Anisa Aulia
Ilustrasi harga minyak dunia naik karena konflik Timur Tengah.
5

BERITA LAINNYA

Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
Hype

Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau tidak serta-merta jadi pencemar atau…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
56 menit lalu
Ilustrasi lumut.
Hype

Sering Dibersihkan karena Dianggap Mengganggu, Ternyata Lumut Punya Lima Manfaat Ini

Lumut kerap dianggap sebagai tumbuhan pengganggu. Pertumbuhannya di lantai, tembok, batu, hingga…

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
By
Ossid Duha Jussas Salma
Hardani Triyoga
12 jam lalu
Ilustrasi menghapus make up.
Hype

Abu Vulkanik Bukan Debu Biasa, Salah Bersihkan Wajah Bisa Picu Iritasi

Erupsi Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian menyusul aktivitas vulkanik pada awal…

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
By
Ossid Duha Jussas Salma
Hardani Triyoga
13 jam lalu
Ilustrasi membaca AU
Hype

Alternative Universe, Bacaan Digital Favorit Remaja Masa Kini

Di tengah kebiasaan remaja menikmati konten singkat di media sosial, cerita fiksi…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
17 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up