Cristiano Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian dunia, kali ini bukan di lapangan hijau, melainkan saat menghadiri jamuan makan malam Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Gedung Putih pada Selasa (18/11/2025).
Superstar asal Portugal ini tak melewatkan kesempatan untuk mengabadikan momen dengan selfie bersama para tokoh dunia yang turut hadir.
Kedatangan Ronaldo bertepatan dengan kunjungan resmi Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).
Meski tidak masuk dalam rombongan delegasi resmi, kehadiran CR7 tetap dianggap penting karena perannya sebagai ikon global Saudi Pro League dan duta besar pariwisata Arab Saudi.
Dalam acara tersebut, Ronaldo hadir bersama kekasihnya Georgina Rodriguez. Keduanya duduk satu meja dengan sejumlah figur berpengaruh seperti CEO Tesla dan X Elon Musk, Presiden FIFA Gianni Infantino, hingga CEO Nvidia Jensen Huang.
Trump Singgung Ronaldo
Di tengah sambutannya, Donald Trump bahkan sempat melontarkan candaan tentang Ronaldo. Ia mengaku bahwa putranya, Barron Trump, sangat mengidolakan CR7.
Tahukah Anda, anak saya adalah penggemar berat Ronaldo,”
Trump.
Setelah bertemu Ronaldo, saya rasa Barron sekarang lebih menghormati ayahnya, karena saya memperkenalkannya kepada idolanya,”
candanya Donald Trump disambut tawa para tamu.
Selfie Bareng Elon Musk & Gianni Infantino
Di sela-sela jamuan makan malam mewah itu, Ronaldo tampak akrab dengan para tokoh yang hadir.
Ia mengambil selfie bersama Elon Musk dan Gianni Infantino, dan foto-foto tersebut langsung menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Para penggemar dibuat heboh melihat Ronaldo berada dalam satu ruangan dengan para tokoh paling berpengaruh di dunia teknologi dan sepak bola.
Kehadiran Ronaldo di Washington D.C. terjadi hanya dua hari setelah Portugal memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Meski absen karena skorsing kartu merah, Portugal menang telak 9-1 atas Armenia di Estadio do Dragao, Porto.
Dengan torehan 13 poin, Portugal keluar sebagai juara Grup F dan otomatis melaju ke putaran final. Piala Dunia 2026 disebut-sebut sebagai kesempatan terakhir Ronaldo untuk mengejar trofi yang belum pernah ia menangkan.

