Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 29 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Trump Akan Hubungi Thailand dan Kamboja Usai Perang Perbatasan
Internasional

Trump Akan Hubungi Thailand dan Kamboja Usai Perang Perbatasan

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Desember 10, 2025 4:44 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
7 bulan lalu
Share
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: Instagram Donald Trump)
SHARE

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan akan melakukan panggilan langsung kepada pemerintah Kamboja dan Thailand menyusul pecahnya kembali konflik bersenjata di wilayah perbatasan kedua negara Asia Tenggara tersebut.

Daftar isi Konten
  • Trump Klaim Berhasil Redam Banyak Konflik Global
  • Thailand Tolak Mediasi, Kamboja Siap Berunding
  • Konflik Berkepanjangan: Ratusan Ribu Pengungsi

Pernyataan itu ia sampaikan dalam sebuah acara di Pennsylvania, di mana Trump mengungkapkan bahwa ia akan mencoba menghentikan eskalasi yang mulai memanas sejak Senin 8 Desember 2025.

Saya harus menelepon mereka besok. Saya akan menghentikan perang antara dua negara yang sangat kuat, Thailand dan Kamboja,”

Trump pada Selasa (9/12), seperti dikutip Reuters.

Trump Klaim Berhasil Redam Banyak Konflik Global

Dalam pidatonya, Trump menyebut dirinya telah berperan besar dalam menyelesaikan berbagai konflik dunia, termasuk ketegangan Pakistan–India dan Israel–Iran.

Ia juga menyinggung bahwa perselisihan Thailand–Kamboja sebelumnya berhasil diredakan berkat upayanya, meski kini perang kembali pecah.

Konflik bersenjata antara Thailand dan Kamboja memasuki hari ketiga pada Rabu 10 Desember 2025. Laporan militer Thailand menyebut pasukan Kamboja menembakkan roket BM-21 yang jatuh di dekat Rumah Sakit Phanom Dong Rak, Surin.

Akibat perang ini sekitar 400.000 warga Thailand di wilayah perbatasan telah dievakuasi, 21.000 warga Kamboja juga dipindahkan ke lokasi aman.

Dari pihak korban jiwa Kamboja, 9 warga sipil tewas, 20 luka berat, Thailand 4 tentara tewas, 68 orang luka-luka.

Thailand Tolak Mediasi, Kamboja Siap Berunding

Pemerintah Thailand menegaskan bahwa saat ini tidak ada ruang untuk negosiasi dan kondisi dianggap tidak mendukung adanya mediasi pihak ketiga.

Sementara itu, penasihat utama PM Kamboja Hun Manet menyampaikan bahwa Phnom Penh terbuka untuk berdiskusi kapan saja.

Konflik terbaru dipicu insiden tewasnya seorang tentara Thailand pada Senin dini hari saat kontak senjata. Kedua negara saling menuding sebagai pihak yang memulai serangan.

Walau keduanya sempat menyepakati gencatan senjata, pelanggaran perjanjian sering terjadi, bahkan setelah kesepakatan damai yang dimediasi Trump dan PM Malaysia Anwar Ibrahim pada Oktober lalu.

Konflik Berkepanjangan: Ratusan Ribu Pengungsi

Perang Thailand–Kamboja sebelumnya pecah pada Juli, berlangsung lima hari, dan menyebabkan 48 orang meninggal, dan 300.000 warga harus mengungsi.

Dengan perang kembali meledak, situasi kemanusiaan di perbatasan ASEAN ini semakin mengkhawatirkan.

Tag:Donald TrumpKambojaPerang Perbatasanthailand
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prosesi Adat Jokowi Injak Kepala Kerbau Tuai Tafsir, Pengamat: Perang Politik Lawan PDIP!
By Rahmat Tunny
Presiden ke-7 RI Joko Widodo menginjak kepala kerbau saat menghadiri prosesi adat di Lampung. (Sumber: Istimewa)
1
Malam Reuni Bareng SBY-JK, Pagi Roy Suryo Langsung Jalani Sidang Gugat Kapolda Metro Jaya
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo gugat Kapolda Metro dan Jaksa Agung terkait penangkapan paksa dirinya kasus pencemaran nama baik Presiden Ke-7 Joko Widodo ke PN Jaksel.
2
‘Magnet’ Politik Jokowi Sudah Luntur, Safari di Lampung jadi Alarm untuk PSI dan Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi bersama PSI safari politik di Lampung. (Foto: IG PSI).
3
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan 1.300 Nyawa, WHO Sebut Ancaman Belum Berakhir
By Ani Ratnasari
Ilustrasi cuaca panas ekstrem di Eropa.
4
Batu Bara RI Tembus 790 Juta Ton Tapi Masih Byarpet: Kenapa PLN Masih Krisis Pasokan?
By Natania Longdong
Warga menggunakan senter untuk berangkat menuju masjid saat pemadaman listrik bergilir di Cinunuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi cuaca panas ekstrem di Eropa.
Internasional

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan 1.300 Nyawa, WHO Sebut Ancaman Belum Berakhir

World Health Organization (WHO) melaporkan gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian besar…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
38 menit lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Hubungan AS-Israel Retak? Trump Katanya Tak Anggap Lagi Tel Aviv Sekutu Istimewa

Menurut laporan yang diterbitkan oleh Politico, Amerika Serikat (AS) tidak lagi memandang…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
42 menit lalu
ilustrasi helikopter Aramco di Arab Saudi.
Internasional

Misteri Helikopter Aramco Saudi Jatuh Tewaskan 14 Orang, Penyebab Masih Diselidiki

14 orang dilaporkan tewas secara tragis saat helikopter milik perusahaan raksasa minyak…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Fenomena 'Heat Dome'.
Internasional

Suhu Tembus 41 Derajat Bikin Eropa Jadi ‘Oven’, 1.300 Orang Tewas Akibat Silent Killer

Gelombang panas di Eropa mengakibatkan ribuan kematian. Hal itu disampaikan oleh Kepala…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up