Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan akan melakukan panggilan langsung kepada pemerintah Kamboja dan Thailand menyusul pecahnya kembali konflik bersenjata di wilayah perbatasan kedua negara Asia Tenggara tersebut.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam sebuah acara di Pennsylvania, di mana Trump mengungkapkan bahwa ia akan mencoba menghentikan eskalasi yang mulai memanas sejak Senin 8 Desember 2025.
Saya harus menelepon mereka besok. Saya akan menghentikan perang antara dua negara yang sangat kuat, Thailand dan Kamboja,”
Trump pada Selasa (9/12), seperti dikutip Reuters.
Trump Klaim Berhasil Redam Banyak Konflik Global
Dalam pidatonya, Trump menyebut dirinya telah berperan besar dalam menyelesaikan berbagai konflik dunia, termasuk ketegangan Pakistan–India dan Israel–Iran.






