Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 13 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Purbaya
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / 7 Fakta Penting Dibalik Gagalnya Perundingan As-Iran di Pakistan
Internasional

7 Fakta Penting Dibalik Gagalnya Perundingan As-Iran di Pakistan

Ani Ratnasaridusep-malik
Last updated: April 13, 2026 4:11 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Delegasi Iran tiba di Pakistan. (Sumber: X/@XHIndonesia)
Delegasi Iran tiba di Pakistan. (Sumber: X/@XHIndonesia)
SHARE

Perundingan panas antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Islamabad, Pakistan pada 10-12 April 2026 resmi berakhir tanpa kesepakatan. Padahal, Pembicaraan ini sudah berlangsung hampir 21 jam dan digadang-gadang menjadi momen penting meredakan ketegangan kedua negara.

Daftar isi Konten
  • 1. Negosiasi Maraton 21 Jam Tanpa Hasil
  • 2. Pakistan Jadi Jembatan Diplomasi
  • 3. Isu Nuklir Jadi tembok Besar
  • 4. Saling Tuduh, Tanda Minimnya Kepercayaan
  • 5. Pernyataan Trump Picu Kontroversi
  • 6. Dunia Khawatir Konflik Memanas
  • 7. Harapan Damai Masih Ada

Meski gagal mencapai hasil yang kongkrit, Pakistan tetap optimis bahwa peluang damai masih terbuka. Dilansir dari Daily Pakistan berikut fakta-fakta mengenai perundingan AS-Iran di Pakistan.

1. Negosiasi Maraton 21 Jam Tanpa Hasil

Perundingan yang berlangsung di Islamabad ini mempertemukan pejabat tinggi kedua negara. Dari pihak Iran hadir Mohammad Bagher ghalibaf dan Abbas Araghchi, sementara delegasi AS dipimpin oleh JD Vance. 

Negosiasi ini berlangsung lebih dari 20 jam dengan tekanan tinggi. Wakil Presiden AS, JD Vance menyebut pembicaraan tersebut ‘substantif’ namun tetap gagal menghasilkan kesepakatan. 

2. Pakistan Jadi Jembatan Diplomasi

Di tengah panasnya konflik, Pakistan tampil sebagai mediator aktif. Pemerintah Pakistan, melalui Perdana Menteri Shahbaz Sharif, Wakil PM Ishaq Dar, dan pemimpin militer Asim Munir memainkan peran penting sebagai mediator.

Negosiasi ini bahkan disebut sebagai salah satu upaya diplomasi terbesar Pakistan dalam meredakan konflik global.

3. Isu Nuklir Jadi tembok Besar

Salah satu penyebab utama kegagalan adalah perbedaan sikap soal program nuklir Iran. 

Amerika Serikat menuntut jaminan agar Iran tidak mengembangkan senjata nuklir. Namun, Iran menolak keras dan meminta pencabutan sanksi sebagai syarat utama negosiasi.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa, negaranya siap damai asalkan kesepakatan dilakukan secara adil dan sesuai hukum internasional.

4. Saling Tuduh, Tanda Minimnya Kepercayaan

Setelah perundingan gagal, kedua pihak saling menyalahkan.

AS menilai pihak Iran tidak mau berkompromi, sementara Iran menuduh Washington menetapkan syarat yang tidak realistis. Kondisi ini menunjukkan bahwa, rendahnya kepercayaan masih jadi penghalang utama diplomasi.

5. Pernyataan Trump Picu Kontroversi

Di tengah situasi panas, Presiden AS Donald Trump justru mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan.

Ia mengaku tidak peduli apakah kesepakatan dengan Iran tercapai atau tidak, bahkan mengklaim bahwa Amerika sudah mengalahkan Iran. Pernyataan ini dinilai berpotensi memperkeruh suasana diplomasi.

6. Dunia Khawatir Konflik Memanas

Kegagalan perundingan ini memicu kekhawatiran global, terutama terkait Stabilitas Kawasan Timur Tengah dan Jalur energi dunia seperti Selat Hormuz. 

Apabila ketegangan ini terus meningkat, dampaknya akan meluas ke ekonomi global.

7. Harapan Damai Masih Ada

Meski berakhir tanpa hasil, Pakistan menegaskan bahwa, dialog akan terus dilanjutkan. Pemerintah Pakistan berharap komunikasi yang sudah terjalin bisa menjadi pintu masuk menuju kesepakatan di masa depan.

Meski perundingan berakhir tanpa hasil, dialog antara Amerika Serikat dan Iran masih menyisakan harapan untuk dilanjutkan. Namun tanpa kompromi nyata, upaya damai berisiko kembali terjebak dalam kebuntuan yang sama. 

Tag:As-IranIslamabadNuklirPakistanPerundinganSelat HormuzTrump
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
PDIP Abu-abu: Cermin Gengsi Gabung Pemerintah, Persulit Diri Cari Simpati Publik
By Rahmat Tunny
Momen keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Doc: IG Prabowo Subianto
1
Dampak Warga Patungan Perbaiki Jalan-Jembatan Rusak: Pemda Lolos Jerat Hukum?
By Adi Briantika
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (tengah) meninjau Jembatan Enang-Enang di Desa Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Rabu (8/7/2026).
2
Fenomena Warga Patungan Bikin Jalan: Saat Gotong Royong Kalahkan Proyek Kosmetik Daerah
By Adi Briantika
Pengendara melewati akses darurat di Jembatan Kalawi Limau Manih, Pauh, Padang, Sumatera Barat, Selasa (7/7/2026).
3
Koperasi Alat Orang Lemah, Prabowo: Lidi Kalau Bersatu jadi Kekuatan
By Natania Longdong
Presiden Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, 12 Juli, di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno.
4
PDIP Malu-malu Kucing: Sebagian Kader Gemar Kritik, Sisanya Hobi Melobi
By Rahmat Tunny
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat peresmian renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur, Senin, 15 Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, saat akan menaiki pesawat kepresidenan
Internasional

Air Force One Baru Trump Ternyata Minus Sistem Anti-Rudal

Pesawat Air Force One baru yang digunakan Presiden AS Donald Trump untuk…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
1 hari lalu
IRGC Iran luncurkan rudal balistik.
Internasional

Iran Serang Target Militer AS, IRGC Keluarkan Ancaman Keras untuk Washington

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran meluncurkan serangan rudal yang menargetkan pusat…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Presiden AS, Donald Trump. (Sumber: whitehouse.gov)
Internasional

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Rencana Iran Bunuh Trump, Keamanan Presiden AS Diperketat

Israel membagikan informasi intelijen kepada Amerika Serikat (AS) terkait kabar rencana Iran…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
3 hari lalu
KBRI Phnom Penh di hadapan para WNI yang datang ke KBRI setelah berhasil keluar dari sindikat penipuan daring di Kamboja, Januari 2026.
Internasional

Gerebek Online Scam di Timor Leste: 61 WNI Dikurung, 6 Lainnya Lenyap Entah ke Mana

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan sebanyak 61 warga negara Indonesia (WNI)…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up