Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 11 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Menlu Malaysia Kecam Wacana Purbaya Soal Pemungutan Pajak Kapal di Selat Malaka
Internasional

Menlu Malaysia Kecam Wacana Purbaya Soal Pemungutan Pajak Kapal di Selat Malaka

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: April 23, 2026 5:17 pm
Natania Longdong
Dusep Malik
Share
Selat Malaka yang menjadi jalur perdagangan strategis di dunia. (Sumber: Google Maps)
Selat Malaka yang menjadi jalur perdagangan strategis di dunia. (Sumber: Google Maps)
SHARE

Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan turut bereaksi terkait pernyataan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa yang berpotensi mengambil pajak dari kapal-kapal yang melintasi Selat Malaka. 

Daftar isi Konten
  • Selat Malaka Kontribusi 25 Persen Perdagangan Global
  • Singapura Tak Akan Ikut Mendukung Usul Purbaya

Mohamad Hasan mengatakan bahwa setiap keputusan terkait Selat Malaka tidak bisa dibuat secara sepihak, dan negara-negara di kawasan tersebut memang mengadopsi pendekatan berbasis konsensus mengenai keamanan maritim. 

Ia juga mencatat bahwa Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Thailand memiliki pemahaman yang sejalan mengenai masalah ini, serta melakukan patroli bersama di sepanjang selat untuk memastikan jalur pelayaran kapal yang aman.

Apa pun yang dilakukan di Selat Malaka harus melibatkan kerja sama keempat negara. Itulah pemahaman kami, hal itu tidak dapat dilakukan secara sepihak,”

kata Mohamad Hasan seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis, 23 April 2026.

Selain itu, Mohamad Hasan menuturkan bahwa negara-negara tersebut juga sebelumnya telah membuat kesepakatan bersama tentang patroli dan keamanan Selat Malaka, itu sebabnya, tidak boleh ada keputusan sepihak yang diambil oleh salah satu negara terkait Selat Malaka.

ASEAN sepenuhnya didasarkan pada konsensus. Bahkan di tingkat sub-komite, semuanya didasarkan pada konsensus,”

katanya, merujuk pada Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara.
Purbaya Soroti Peluang Pajak Kapal di Selat Malaka: Punya RI Jalurnya Paling Besar

Selat Malaka Kontribusi 25 Persen Perdagangan Global

Diketahui, Selat Malaka adalah jalur air sempit di Asia Tenggara yang menghubungkan India melalui Laut Andaman ke Tiongkok dan Asia Timur melalui Laut Cina Selatan. Selat ini merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting dan tersibuk di dunia, yang menangani lebih dari 25 persen perdagangan global.

Sebelumnya, pada Rabu, 22 April 2026, saat berbicara di sebuah simposium keuangan di Jakarta, Menteri Luar Negeri Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa mengemukakan gagasan untuk mengenakan bea masuk pada kapal-kapal yang melewati Selat Malaka sebagai upaya untuk mendorong posisi strategis RI di sepanjang jalur perdagangan dan energi global. 

Purbaya mengatakan bahwa gagasan tersebut, yang didukung oleh Presiden Prabowo Subianto, terinspirasi oleh rencana Iran untuk mengenakan biaya kepada kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz. Namun, Purbaya mengakui bahwa menerapkan kebijakan tersebut tidak akan mudah dan bahwa pemerintah Indonesia saat ini masih memandang usulan tersebut sebagai ide awal.

Singapura Tak Akan Ikut Mendukung Usul Purbaya

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengatakan pada Rabu pagi bahwa jalur pelayaran melalui Selat Malaka dan Singapura harus tetap terbuka untuk semua. Ia lebih lanjut menekankan bahwa Singapura tidak akan mendukung upaya apa pun untuk membatasinya.

Hak untuk melintas dijamin untuk semua orang. Kami tidak akan berpartisipasi dalam upaya apa pun untuk menutup, melarang, atau mengenakan biaya tol di wilayah sekitar kami,”

imbuhnya.

Dia menambahkan bahwa Malaysia, Indonesia, dan Singapura adalah negara-negara dengan ekonomi yang bergantung pada perdagangan dan menyadari bahwa menjaga Selat Malaka tetap terbuka adalah demi kepentingan mereka.

Di antara kami bertiga, kami memiliki mekanisme kerja sama, bukan untuk memungut tol, tetapi untuk menjaga agar jalan tol tetap terbuka dan mempertahankan posisi tersebut. Intinya di sini adalah bahwa ketiga negara memiliki kepentingan strategis dan selaras secara strategis dalam menjaga agar jalan tol tetap terbuka. Itu bukanlah sesuatu yang dapat anda anggap remeh di banyak tempat lain,”

katanya. 
Wacana Purbaya Pajaki Kapal di Selat Malaka Ditolak Tegas Singapura, Begini Alasannya
Tag:jalan tolmalaysiaPajakPurbayaSelat Malaka
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Melonjak 32 Persen, Harga Pertamax Mulai Hari Ini Dijual Rp16.250 per Liter
By Natania Longdong
BBM Pertamina Jenis Pertamax resmi naik Jadi Rp16.250 per liter. (Sumber: Owrite/Hadi Febriansyah)
1
Ray Rangkuti Tolak UU Polri Baru: Alih-alih Menuju Reformasi Polisi, Ugal-ugalan
By Hardani Triyoga
Personel Polri bersiap mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (30/4/2026). Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 24.980 personel untuk pengamanan aksi Hari Buruh di Jakarta yang berpusat di kawasan Monas dan depan Gedung DPR/MPR
2
Luhut Bongkar Rencana Besar Prabowo, Bansos Rp5,4 Juta Langsung Cair ke Rekening Warga
By Natania Longdong
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut B. Pandjaitan. (Sumber: Instagram @luhut.pandjaitan)
3
Viral Foto Prabowo dan Teddy di Paris, Netizen: Enak Banget Ya Kerjaannya
By Ani Ratnasari
Selfie Seskab Teddy dan Prabowo di Paris
4
Edison Ajak Keponakan Ambil Jatah Proyek “Jaga Hubungan Baik” Pemkab Muara Enim
By Rahmat Baihaqi
Bupati Muara Enim Edison berada di mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Militer Iran pamerkan rudal balistik yang dipakai untuk konflik dengan AS.
Internasional

Iran Mengamuk! IRGC Klaim Hancurkan Hanggar F-35 Milik AS di Yordania

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Korps Garda…

Hardani TriyogaSyifa Fauziah
By
Hardani Triyoga
Syifa Fauziah
11 jam lalu
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
Internasional

Negosiasi Damai Bisa Buyar! Konflik AS-Iran Kian Panas, Jalur Minyak Dunia Terancam

Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap sejumlah target militer Iran pada Selasa,…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
15 jam lalu
Umat Islam memanjatkan doa di depan Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Kamis (23/4/2026). Dalam musim Haji 2026, Indonesia mendapatkan kuota sebanyak 221.000 orang yang terbagi atas 203.320 calon haji reguler (92 persen) dan 17.680 calon haji khusus (8 persen).
Internasional

Arab Saudi Bakal Diguyur Hujan hingga Akhir Pekan, Ini Deretan Wilayah Terdampak

Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi memperkirakan curah hujan dan badai petir…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Internasional

Rekor Baru Sejak Perang Dunia II, Israel-AS Negara Paling Banyak Terlibat Konflik di 2025

Sebuah laporan dari Institut Penelitian Perdamaian Oslo (PRIO) Norwegia, yang dipublikasikan pada…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up