Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Negosiasi Damai Bisa Buyar! Konflik AS-Iran Kian Panas, Jalur Minyak Dunia Terancam
Internasional

Negosiasi Damai Bisa Buyar! Konflik AS-Iran Kian Panas, Jalur Minyak Dunia Terancam

iren natania longdongHardani Triyoga
Last updated: Juni 10, 2026 11:14 am
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang. (Foto: Istimewa/AI).
SHARE

Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap sejumlah target militer Iran pada Selasa, 9 Juni 2026. Manuver AS itu dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump menuding Teheran bertanggung jawab atas jatuhnya helikopter Apache milik AS di Selat Hormuz.

Gempuran AS ke Teheran itu makin memperburuk situasi keamanan di Timur Tengah. Diplomasi yang dilakukan dua pihak terancam gagal total dengan aksi saling serang tersebut.

Militer AS menyatakan serangan itu menyasar sistem pertahanan udara Iran, stasiun kendali darat, serta lokasi radar pengawasan di sekitar Selat Hormuz.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut operasi itu sebagai respons atas serangan terhadap pasukan AS dan jalur pelayaran komersial.

Saya percaya responsnya harus sangat kuat, sangat dahsyat, dan itulah yang terjadi kali ini,”

kata Trump dikutip dari Channel News Asia (CNA), Rabu, 10 Juni 2026.

Hantam Pulau Qeshm

Operasi militer dimulai sekitar pukul 17.00 waktu Pantai Timur AS dan dinyatakan berakhir menjelang pukul 21.00 waktu setempat. Media pemerintah Iran melaporkan serangan AS menghantam Pulau Qeshm dan Kota Pelabuhan Sirik yang berada di kawasan Selat Hormuz.

Ledakan juga dilaporkan terjadi di Bandar Abbas dan wilayah Jask yang berada di dekat pintu masuk selat strategis tersebut.

Baca juga:
Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS Usai Gubernur BI… Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Senin pagi, 27 Juli 2026.…
AS Kian Mesra dengan Israel, RUU Pertahanan dengan Anggaran Jumbo… Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat menyetujui Rancangan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional…
Iran Gempur Pangkalan AS, 12 Tentara Amerika Terluka Parah dan… Konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah kembali memakan…
  • Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur, Ini…
  • AS Kian Mesra dengan Israel, RUU Pertahanan dengan Anggaran Jumbo Disahkan
  • Iran Gempur Pangkalan AS, 12 Tentara Amerika Terluka Parah dan Dievakuasi ke…

Pun, sebagai balasan, Iran sudah menyerang sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. Menurut Komando Khatam al-Anbiya, beberapa pangkalan AS menjadi sasaran serangan.

Selain itu, pasukan elite Iran, Korps Garda Revolusi(IRGC) mengaku menyerang armada kelima AS di Bahrain. Serangan IRGC menggunakan pesawat nirawak dan mengancam akan memberikan tanggapan yang lebih keras apabila permusuhan terus berlanjut.

Menanggapi situasi itu, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengaktifkan sirene peringatan darurat. Sirene itu telah dibunyikan dan meminta warga segera menuju lokasi aman.

Seorang penasihat Raja Bahrain mengklaim sistem pertahanan udara negara itu berhasil menggagalkan serangan Iran.

Adapun, Pentagon belum memberikan tanggapan resmi terkait perkembangan tersebut.

Ketegangan terbaru dari kedua negara yang berselisih itu dipicu insiden jatuhnya helikopter Apache AS di perairan dekat pantai Oman. Heli Apache itu jatuh saat menjalankan patroli pada Selasa dini hari.

Donald Trump Dikecam Usai Unggah Foto AI Dirinya Mirip Yesus Kristus

Seorang pejabat AS mengatakan helikopter tersebut ditembak jatuh oleh drone serang satu arah milik Iran.

Meski demikian, Presiden Trump mengatakan dua pilot yang berada di dalam helikopter selamat dan tak mengalami luka.

Namun, media pemerintah Iran membantah tudingan itu. Seorang sumber militer menyampaikan tak ada operasi udara ofensif Iran di Selat Hormuz dalam 24 jam sebelum insiden terjadi.

Setelah serangan AS berlangsung, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan negaranya tak akan tinggal diam menghadapi ancaman Washington.

Tidak akan membiarkan serangan atau ancaman apa pun tanpa balasan,”

tulis Araghchi melalui akun X resmi miliknya.

Araghchi sebelumnya juga sudah memperingatkan soal keberadaan pasukan asing di kawasan Iran yang bisa meningkatkan risiko terjadinya insiden militer.

Untuk mengurangi risiko, solusi terbaik adalah mereka pergi,”

lanjut Araghchi.
Baca juga:
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963 per Dolar AS, IHSG Anjlok… Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak melemah pada…
Serangan Houthi-Ukraina Bikin Pasar Was-was, Harga Minyak Dunia Tembus US$99,68… Harga minyak diperkirakan akan mencatatkan kenaikan mingguan pada Jumat. Sebab, serangan yang…
Harga Emas Hari Ini 24 Juli 2026: Antam Longsor Rp35… Harga emas global turun tipis pada perdagangan Jumat setelah merosot 2 persen…
  • Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963 per Dolar AS, IHSG Anjlok 1,88 Persen
  • Serangan Houthi-Ukraina Bikin Pasar Was-was, Harga Minyak Dunia Tembus US$99,68 per Barel
  • Harga Emas Hari Ini 24 Juli 2026: Antam Longsor Rp35 Ribu, Global…

Eskalasi Timur Tengah kembali terjadi setelah Iran dan Israel saling melancarkan serangan udara pada pekan ini. Dari laporan sementara, insiden itu menewaskan dua orang di Teheran.

Meski Trump menyebut insiden helikopter itu bukan masalah besar dan mengklaim pilotnya aman, tapi peeselisihan itu tetap berpotensi menghambat upaya diplomatik. Kondisi itu bisa menggagalkan kesepakatan damai di Timur Tengah. Pun, lobi agar membuka kembali Selat Hormuz jalur vital bagi perdagangan minyak dan komoditas global juga bisa buyar.

Dampak ketegangan juga mulai terasa di pasar energi. Harga minyak dunia tercatat naik sekitar 1 persen pada perdagangan awal Asiap pada Rabu hari ini. Kenaikan itu seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Tag:Amerika SerikatDonald TrumphelikopteriranSelat Hormuztimur tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Pamit Setelah 7 Tahun, Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Gubernur BI
By Anisa Aulia
Konferensi Pers pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
1
Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi, Destry Damayanti Jamin Stabilitas BI
By Anisa Aulia
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
2
Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur, Ini Proyeksinya Hari ini
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
3
Piala AFF 2026: Kamboja Mencoba Melawan Takdir, Skuad Garuda Bertekad Pesta Gol di Pakansari
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/7/2026).
4
Sidoarjo Gawat HIV Usia Muda: 1.183 Kasus Terdeteksi, LSL Hingga Ibu Hamil Mulai ‘Kena Getah’!
By Syifa Fauziah
Serba-serbi HIV/AIDS.
5

BERITA LAINNYA

Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
Internasional

Kemlu Angkat Suara soal Serangan Kapal Komersial di Laut Merah, Ini Sikap Indonesia

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengecam serangan terhadap kapal-kapal komersial yang melintas…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 hari lalu
DPR AS menyetujui RUU Otorisasi Pertahanan Nasional Tahun Fiskal 2027 senilai US$1,15 triliun atau sekitar Rp20.580 triliun.
Internasional

AS Kian Mesra dengan Israel, RUU Pertahanan dengan Anggaran Jumbo Disahkan

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat menyetujui Rancangan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
3 hari lalu
Ilustrasi Tentara AS terluka imbas serangan drone Iran.
Internasional

Iran Gempur Pangkalan AS, 12 Tentara Amerika Terluka Parah dan Dievakuasi ke Jerman

Konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah kembali memakan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
3 hari lalu
Pemimpin negosiasi sekaligus Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf.
Internasional

Trump Ancam Iran, Balasan Qalibaf Lebih Mengerikan untuk Negara Timur Tengah

Ketua Parlemen Iran dan kepala negosiator Mohammad Bagher Qalibaf mengatakan situasi di…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up