Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 10 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Iran Mengamuk! IRGC Klaim Hancurkan Hanggar F-35 Milik AS di Yordania
Internasional

Iran Mengamuk! IRGC Klaim Hancurkan Hanggar F-35 Milik AS di Yordania

Hardani TriyogaSyifa Fauziah
Last updated: Juni 10, 2026 3:22 pm
Hardani Triyoga
Syifa Fauziah
Share
Militer Iran pamerkan rudal balistik yang dipakai untuk konflik dengan AS.
Militer Iran pamerkan rudal balistik yang dipakai untuk konflik dengan AS. (Foto: WANA).
SHARE

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas militer AS di Timur Tengah. Aksi Teheran sebagai respons langsung atas serangan militer Washington terhadap wilayah Iran di sekitar Selat Hormuz.

Daftar isi Konten
  • Apache AS Biang Kerok
  • Doktrin Baru Iran Hadapi AS

Dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Iran pada Rabu, IRGC menyampaikan serangan menyasar sejumlah aset militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

Mengutip laporan Aljazeera, operasi tersebut melibatkan serangan drone terhadap Armada Kelima AS di Bahrain dan Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait. Begitu juga serangan rudal jarak jauh Iran yang menyasar pangkalan udara di Azraq, Yordania.

IRGC mengklaim sudah menyerang 21 target milik AS dan berhasil menghancurkan empat di antaranya. Salah satu target yang disebut mengalami kerusakan adalah hanggar jet tempur F-35 di pangkalan militer AS di Yordania.

Selain itu, Iran juga mengaku berhasil menembak jatuh pesawat nirawak MQ-9 milik AS yang terbang di atas wilayah Kota Jam, Iran.

Apache AS Biang Kerok

Eskalasi terbaru ini dipicu oleh operasi militer AS yang sebelumnya menyerang Pulau Qeshm dan sejumlah pelabuhan di sepanjang pesisir Iran dekat Selat Hormuz. Washington menuding Iran bertanggung jawab atas jatuhnya helikopter Apache milik AS di kawasan tersebut.

Menurut IRGC, serangan AS memicu kerusakan infrastruktur sipil. Hal itu termasuk menara telekomunikasi di Kota Sirik dan dua tangki air yang hancur akibat serangan.

Iran pun memperingatkan bahwa pihaknya siap beri respons lebih keras jika Washington kembali melancarkan operasi militer.

Baca juga:
Ian Wright Murka, Piala Dunia 2026 Disebut Turnamen Paling Kacau… Piala Dunia 2026 belum resmi bergulir, namun berbagai polemik sudah lebih dulu…
Negosiasi Damai Bisa Buyar! Konflik AS-Iran Kian Panas, Jalur Minyak… Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap sejumlah target militer Iran pada Selasa,…
Kontroversi Piala Dunia 2026, Suporter Iran Terancam Tak Bisa Dukung… Federasi Sepak Bola Iran mengungkapkan kekecewaannya setelah alokasi tiket untuk pendukung tim…
  • Ian Wright Murka, Piala Dunia 2026 Disebut Turnamen Paling Kacau Sepanjang Sejarah
  • Negosiasi Damai Bisa Buyar! Konflik AS-Iran Kian Panas, Jalur Minyak Dunia Terancam
  • Kontroversi Piala Dunia 2026, Suporter Iran Terancam Tak Bisa Dukung Timnya di…

IRGC menyampaikan pasukannya tetap berada dalam kondisi siaga penuh untuk memberikan respons yang disebut sebagai tindakan yang ‘menghancurkan dan menentukan’. Cara itu terhadap setiap serangan lanjutan dari AS.

IRGC juga menyindir bahwa Washington akan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang muncul akibat eskalasi konflik.

Hingga kini, pemerintah AS belum beri tanggapan resmi terkait klaim serangan yang disampaikan Iran.

Dampak konflik langsung terasa di kawasan Teluk. Bahrain dan Kuwait dilaporkan mengaktifkan alarm serangan udara menyusul serangan yang diklaim dilakukan Iran.

Di Yordania, militer setempat menyatakan berhasil mencegat lima rudal yang diluncurkan ke arah Azraq.

Mengakibatkan kegagalan serpihan tanpa cedera manusia atau kerusakan material,”

demikian pernyataan militer Yordania dikutip dari Aljazeera, Rabu, 10 Juni 2026.

Adapun, militer Kuwait menyebut berhasil mencegat target udara musuh yang memasuki wilayah udaranya. Meski tak merinci lebih lanjut identitas target tersebut.

Doktrin Baru Iran Hadapi AS

Wakil Presiden Eksekutif Quincy Institute for Responsible Statecraft, Trita Parsi, menilai respons cepat Iran menunjukkan adanya perubahan pendekatan strategis Teheran dalam menghadapi AS.

Baca juga:
Trump Balas Iran, Harga Minyak Langsung Meroket! Pasar Global Ketar-Ketir Harga minyak dunia naik pada Rabu, mengalami kenaikan setelah Amerika Serikat (AS)…
Bikin Heboh, Timnas Iran Dilarang Menginap di Amerika Serikat Selama… Timnas Iran harus menghadapi tantangan nonteknis yang cukup berat menjelang tampil di…
Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS dan… Persiapan menuju Piala Dunia 2026 kembali diwarnai kontroversi. Kali ini, insiden menimpa…
  • Trump Balas Iran, Harga Minyak Langsung Meroket! Pasar Global Ketar-Ketir
  • Bikin Heboh, Timnas Iran Dilarang Menginap di Amerika Serikat Selama Piala Dunia…
  • Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS dan Dideportasi

Parsi menuturkan Iran memiliki keyakinan bahwa mereka harus merespons secara proporsional. Respons itu dilakukan dengan sangat keras dan cepat, terhadap setiap serangan AS.

Karena jika tidak, akan tercipta normal baru, di mana Amerika Serikat dapat menyerang Iran dengan lebih atau kurang impunitas,”

katanya.

Menurut Parsi, Iran ingin menunjukkan bahwa setiap serangan terhadap wilayahnya akan selalu dibalas tanpa memandang skala maupun cakupan serangan tersebut.

Tetapi pada akhirnya, setiap kali berbagai jenis peristiwa ini terjadi, kesan yang saya dapatkan dari kedua belah pihak adalah bahwa kepercayaan dan keyakinan mereka dalam kemampuan untuk mencapai kesepakatan mulai berkurang,”

tutur Parsi.

Konflik terbaru Kembali terjadi dan menjadi eskalasi paling serius sejak gencatan senjata diberlakukan pada April lalu.

Rangkaian konflik yang berlangsung sejak serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari telah mengguncang pasar global. Konflik itu memicu kenaikan harga energi, serta meningkatkan biaya logistik dan pangan di berbagai negara.

Di tengah memanasnya situasi, peluang tercapainya kesepakatan damai dinilai semakin sulit. Situasi diperumit oleh meningkatnya operasi militer Israel terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon yang mendapat dukungan Iran.

Negosiasi Damai Bisa Buyar! Konflik AS-Iran Kian Panas, Jalur Minyak Dunia Terancam

Jurnalis Al Jazeera di Teheran, Mohamed Vall, melaporkan kedua kubu sebenarnya belum menginginkan perang terbuka berskala penuh.

Apakah Amerika akan menerima pembalasan terbaru dari Iran ini dan mengakhiri operasi mereka atau apakah akan ada serangan baru akan menjadi jelas dalam beberapa jam ke depan,”

kata Vall

Tag:Amerika SerikatF-35iranIRGCSelat Hormuz
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Melonjak 32 Persen, Harga Pertamax Mulai Hari Ini Dijual Rp16.250 per Liter
By Natania Longdong
BBM Pertamina Jenis Pertamax resmi naik Jadi Rp16.250 per liter. (Sumber: Owrite/Hadi Febriansyah)
1
Luhut Bongkar Rencana Besar Prabowo, Bansos Rp5,4 Juta Langsung Cair ke Rekening Warga
By Natania Longdong
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut B. Pandjaitan. (Sumber: Instagram @luhut.pandjaitan)
2
Ray Rangkuti Tolak UU Polri Baru: Alih-alih Menuju Reformasi Polisi, Ugal-ugalan
By Hardani Triyoga
Personel Polri bersiap mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (30/4/2026). Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 24.980 personel untuk pengamanan aksi Hari Buruh di Jakarta yang berpusat di kawasan Monas dan depan Gedung DPR/MPR
3
Edison Ajak Keponakan Ambil Jatah Proyek “Jaga Hubungan Baik” Pemkab Muara Enim
By Rahmat Baihaqi
Bupati Muara Enim Edison berada di mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
4
Pertamax Naik 32 Persen: Tahukah Anda UMKM Kini Jadi Korban ‘Beban Bisu’ yang Mematikan?
By Rahmat Tunny
Pengamat Ekonomi, Febryan Wishnu.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
Internasional

Negosiasi Damai Bisa Buyar! Konflik AS-Iran Kian Panas, Jalur Minyak Dunia Terancam

Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap sejumlah target militer Iran pada Selasa,…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
6 jam lalu
Umat Islam memanjatkan doa di depan Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Kamis (23/4/2026). Dalam musim Haji 2026, Indonesia mendapatkan kuota sebanyak 221.000 orang yang terbagi atas 203.320 calon haji reguler (92 persen) dan 17.680 calon haji khusus (8 persen).
Internasional

Arab Saudi Bakal Diguyur Hujan hingga Akhir Pekan, Ini Deretan Wilayah Terdampak

Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi memperkirakan curah hujan dan badai petir…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
21 jam lalu
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Internasional

Rekor Baru Sejak Perang Dunia II, Israel-AS Negara Paling Banyak Terlibat Konflik di 2025

Sebuah laporan dari Institut Penelitian Perdamaian Oslo (PRIO) Norwegia, yang dipublikasikan pada…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
24 jam lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Trump Sebut Perdamaian Iran-Israel Tinggal Hitungan Hari, Klaim atau Optimisme AS?

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa para negosiator berada dalam…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up