Malam yang seharusnya menjadi ajang santai antara pemerintah dan media berubah mencekam. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dievakuasi dari acara White House Correspondents’ Dinner setelah suara tembakan terdengar di dalam ballroom.
Dikutip dari CNBC, Insiden penembakan terjadi di Hotel Washington Hilton, Sabtu malam waktu setempat (25 April 2026). Sedikitnya lima tembakan terdengar sekitar pukul 20.35, saat para tamu baru memulai hidangan pertama pada jamuan makan malam tersebut.
Trump, yang duduk di panggung bersama Ibu Negara Melania Trump, terlihat langsung diamankan oleh personel Secret Service (pasukan pengamanan kepresidenan AS). Dan terlihat pula sejumlah tamu terlihat panik dan berlindung di bawah meja.
Pelaku Langsung Dilumpuhkan
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun CNBC, seorang pria bersenjata senapan mendekati area detektor logam sebelum akhirnya ditembak oleh agen Secret Service.
Pelaku kemudian diamankan dalam kondisi diborgol. Hingga kini, detail lengkap terkait motif maupun identitas pelaku masih belum diungkap. Trump memastikan bahwa pelaku telah ditangkap.
Secret Service dan aparat penegak hukum bertindak cepat dan berani. Pelaku telah diamankan,”
tulis Trump melalui akun Truth Social.
Trump Janji Bicara ke Publik
Kurang dari dua jam setelah dievakuasi, Trump mengumumkan akan menggelar konferensi pers di Gedung Putih.
Saya akan memberikan konferensi pers dalam 30 menit dari ruang briefing Gedung Putih,”
tulisnya.
Ia juga memastikan seluruh pejabat yang hadir, termasuk Melania Trump dan anggota kabinet lainnya, berada dalam kondisi aman.
Trump menambahkan bahwa acara tahunan tersebut akan dijadwalkan ulang dalam 30 hari ke depan.
Acara Elit Berubah Mencekam
Perlu diketahui, acara White House Correspondents’ Dinner dikenal sebagai salah satu agenda paling prestisius di Washington, yang mempertemukan pejabat tinggi negara, jurnalis, dan tokoh publik.
Sejumlah pejabat penting turut hadir dalam acara tersebut, termasuk Wakil Presiden JD Vance, Direktur FBI Kash Patel, serta Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr.
Namun malam itu, suasana berubah drastis dari formal menjadi penuh kepanikan hanya dalam hitungan detik. Video yang beredar menunjukkan Trump segera ditarik turun dari panggung, sementara aparat bersenjata lengkap masuk ke area ballroom untuk mengamankan situasi.
Insiden ini kembali menyoroti celah keamanan dalam acara tingkat tinggi di Amerika Serikat, sekaligus menjadi peringatan bahwa ancaman tetap bisa muncul bahkan di ruang paling terjaga sekalipun.

