Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Negosiasi AS-Iran Masih Buntu, Ini 5 Isu Krusial yang Belum Temui Titik Temu
Internasional

Negosiasi AS-Iran Masih Buntu, Ini 5 Isu Krusial yang Belum Temui Titik Temu

dusep-malik
Last updated: April 26, 2026 11:41 am
Dusep Malik - Redaktur
Share
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika
Gambar ilustrasi konflik Iran vs Amerika (Dokumen istimewa)
SHARE

Negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran hingga Minggu, 26 April 2026 masih jauh dari kata sepakat. Sejumlah isu krusial antar dua negara terus menjadi batu sandungan, membuat peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat kian tipis.

Daftar isi Konten
  • 1. Program Nuklir: Batas atau Penghentian Total
  • 2. Uranium dan Kontrol AS
  • 3. Selat Hormuz: Tekanan di Jalur Energi Dunia
  • 4. Sanksi dan Aset Beku
  • 5. Tuntutan Ganti Rugi Perang

Perbedaan mendasar antara kedua negara tidak hanya soal teknis, tetapi juga menyangkut kepentingan strategis dan kedaulatan. 

Berikut ini lima isu krusial AS-Iran yang belum bisa menjadi titik temu kedua negara di tengah batas waktu yang kian sempit, seperti dikutip dari Al Jazeera:

1. Program Nuklir: Batas atau Penghentian Total

Ilustrasi instalasi nuklir. (Sumber: Unsplash/Dan Meyers)
Ilustrasi instalasi nuklir. (Sumber: Unsplash/Dan Meyers)

Amerika Serikat mendorong agar Iran menghentikan sepenuhnya program nuklirnya. Namun Teheran menolak keras tuntutan tersebut.

Iran hanya bersedia membatasi program nuklirnya dalam jangka waktu tertentu, bukan menghentikannya secara permanen. Bagi Iran, program nuklir adalah bagian dari hak kedaulatan yang tidak bisa dinegosiasikan sepenuhnya.

2. Uranium dan Kontrol AS

Batu Uranium. (Sumber: Unsplash/Chayse Larsen)
Batu Uranium. (Sumber: Unsplash/Chayse Larsen)

Isu lain yang memicu ketegangan adalah permintaan Washington untuk mengambil alih sekitar 400 kilogram uranium yang telah diperkaya oleh Iran.

Permintaan ini langsung ditolak oleh Teheran, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk intervensi terhadap aset strategis nasionalnya.

3. Selat Hormuz: Tekanan di Jalur Energi Dunia

Citra satelit Selat Hormuz
Citra satelit Selat Hormuz. (Sumber: wikipedia)

Ketegangan juga merembet ke Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi global. Iran menegaskan akan tetap membatasi lalu lintas kapal di kawasan tersebut selama Amerika Serikat masih memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sebaliknya, Washington bersikukuh tidak akan mencabut blokade sebelum kesepakatan tercapai. Situasi ini menciptakan kebuntuan yang berpotensi mengganggu stabilitas pasar energi global.

4. Sanksi dan Aset Beku

Ilustrasi Kapal Kargo Iran ditahan Militer AS. (Sumber: X/@ChinaDailyAsia)
Ilustrasi Kapal Kargo Iran ditahan Militer AS. (Sumber: X/@ChinaDailyAsia)

Dari sisi ekonomi, Iran menuntut pencabutan sanksi ekonomi serta pembebasan aset senilai sekitar US$20 miliar sebagai bagian dari kesepakatan.

Bagi Teheran, langkah ini menjadi syarat utama untuk memulihkan ekonomi domestik yang terdampak tekanan internasional.

5. Tuntutan Ganti Rugi Perang

Sumber foto: X/@Iran Defence Force
Sumber foto: X/@Iran Defence Force

Tak hanya itu, Iran juga mengajukan tuntutan kompensasi atas kerusakan akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel.

Nilainya tidak kecil, mencapai sekitar US$270 miliar. Tuntutan ini semakin memperlebar jurang negosiasi karena berpotensi sulit diterima oleh pihak Washington.

Tag:As-IranGanti rugiNegosiasiNuklirperangSanksi EkonomiSelat Hormuztimur tengahuranium
Share This Article
Email Salin Tautan Print
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bersiap Duduk di Kursi Pesakitan
By Rahmat Baihaqi
Pakar telematika Roy Suryo saat diamankan Polda Metro Jaya.
1
Arab Saudi Jadi Korban Kebangkitan Spanyol, Belgia Lolos dari Mimpi Buruk Iran
By Hadi Febriansyah
Laga Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026.
2
Listrik Padam di Banyak Daerah, Bahlil Beri Ultimatum Keras ke Bos PLN
By Natania Longdong
Ilustrasi aktivitas masyarakat terganggung karena adanya pemadaman listrik.
3
Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Dipindah ke Rutan, Tahap Dua Kasus Ijazah Jokowi Bakal Dimulai
By Hardani Triyoga
Roy Suryo saat jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
4
Iran Tutup Selat Hormuz Lagi! Dunia Waswas Usai AS Gagal Kendalikan Israel
By Natania Longdong
Data pergerakan kapal di selat hormuz.
5

BERITA LAINNYA

Krisis ekonomi picu kerusuhan di Bolivia dengan tentara dilibatkan pemerintah.
Internasional

Negara Kacau! Bolivia Kerahkan Militer dan Tetapkan Darurat Nasional Usai Gelombang Protes

Harapan agar krisis ekonomi dan sosial di Bolivia bisa berakhir damai hanya…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
11 jam lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Panas! Trump Siap Tagih Dunia di Selat Hormuz Jika Kesepakatan dengan Iran Berantakan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim tak akan ada pungutan biaya…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
12 jam lalu
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X/@WhiteHouse)
Internasional

Perang Kata Trump vs Meloni Meledak, Italia Murka Usai PM Dituding Memohon Foto

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melancarkan serangan verbal terhadap Perdana…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
15 jam lalu
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Internasional

Tekanan Internal Memuncak, Masa Depan Keir Starmer sebagai PM Inggris di Ujung Tanduk

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadapi tekanan politik paling berat sejak menjabat.…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
16 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up