Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 30 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Dokter Jelaskan Kondisi Pasien HIV/AIDS Jika tidak Mengkonsumsi ARV
Kesehatan

Dokter Jelaskan Kondisi Pasien HIV/AIDS Jika tidak Mengkonsumsi ARV

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Januari 20, 2026 4:10 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
ilustrasi obat
ilustrasi obat (Foto: Pixabay)
SHARE

HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, sedangkan AIDS adalah stadium paling akhir dari infeksi HIV ketika sistem imun sudah sangat lemah dan tubuh rentan terhadap infeksi serius.

Daftar isi Konten
  • Faktor Risiko HIV/AIDS
  • Pengobatan HIV/AIDS dengan Obat Tradisional

Menurut data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sampai tahun 2023 tercatat ada sebanyak 57.299 orang positif HIV dari 6.142.136 jiwa yang mengidap HIV. Persentase kasus HIV tertinggi yang dilaporkan terjadi pada kelompok usia 25–49 tahun (sebanyak 64%, yang diikuti kelompok usia 20–24 tahun sebanyak 18,1%.

Sementara itu, dalam rentang Januari hingga Desember 2023, ditemukan sebanyak 17.121 orang mengidap AIDS. Dalam data tersebut, individu berusia 30–39 tahun menjadi kelompok dengan persentase AIDS tertinggi mencapai 49%, penderita berusia 20–29 tahun sebanyak 39,2%, dan kelompok usia 40–49 tahun 30,7%.

Faktor Risiko HIV/AIDS

HIV dan AIDS dapat terjadi pada siapa saja. Beberapa perilaku atau kondisi yang dapat meningkatkan risiko individu tertular penyakit menular seksual ini adalah:

  • Memiliki pasangan seks lebih dari satu
  • Berhubungan intim, baik melalui vagina, anus, atau mulut, tanpa mengenakan pengaman
  • Menderita penyakit menular seksual, seperti sifilis, klamidia, atau gonore
  • Berbagi jarum suntik pada penggunaan obat-obatan terlarang
  • Menerima transfusi darah atau transplantasi organ dari pendonor yang terinfeksi HIV
  • Menjalani prosedur medis dengan alat yang tidak steril

Infeksi HIV/AIDS merupakan penyakit seumur hidup. Meski belum ada metode pengobatan untuk mengatasi infeksi HIV, namun ada obat yang bisa memperlambat perkembangan penyakit ini dan dapat meningkatkan harapan hidup penderita.

Salah satu obat yang harus dikonsumsi pasien HIV/AIDS adalah ARV. Obat tersebut untuk mengobati infeksi HIV dengan cara menekan replikasi virus, menurunkan jumlah virus dalam darah, memperkuat sistem kekebalan tubuh (sel CD4), dan mencegah perkembangan HIV menjadi AIDS, sehingga pasien bisa hidup lebih sehat dan panjang umur serta mengurangi risiko penularan.

Karena obat ARV dikonsumsi setiap hari seumur hidup, banyak pasien yang berhenti konsumsi obat tersebut. Padahal hal itu sangat sangat memperburuk keadaan pasien.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam sub spesialis Hematologi-Onkologi Prof. Dr. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD, KHOM mengatakan tanpa mengonsumsi ARV, semua orang yang terinfeksi HIV, lambat atau cepat akan memburuk kesehatannya dan meninggal.

Artinya manfaat ARV jelas sekali, dapat menyelamatkan nyawa, memperbaiki kualitas hidup, namun memang ada efek sampingnya, yang bisa diobati dan bisa diantisipasi,”

ujar Prof Zubairi dalam keterangannya di X @profesor zubairi, Selasa 20 Januari 2026.

Pengobatan HIV/AIDS dengan Obat Tradisional

Lebih lanjut Profesor Zubairi mengatakan mengenai obat tradisional, beras kencur, kunyit, cabe puyang, daun pepaya, jahe, semuanya memang baik untuk menjaga kesehatan dan terbukti aman setelah ratusan tahun dipakai oleh nenek moyang kita.

Tetapi posisi obat tradisional itu adalah pengobatan tambahan (suportif) bukan untuk mengobati dan membunuh virus HIV.

Artinya, ARV wajib dikonsumsi jangka panjang, boleh ditambah obat tradisional, beras kencur misalnya,”

ucapnya.

Profesor Zubairi menjelaskan prinsip ARV harus terus dilanjutkan. Buah-buahan dan sayur juga perlu setiap hari dimakan untuk menjaga kesehatan.

Buah berupa tomat, mangga, pisang, pepaya, jambu atau buah merah. Semua sama baiknya untuk kesehatan tubuh kita.

Demikian pula sayur, boleh kacang panjang, bayam, kangkung, labu siam, wortel, daun singkong atau yang lain,”

tandasnya.

Tag:dokterHIV/AIDSMengkonsumsi ARVpasien
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Comeback Gila Brasil! Jepang Dipukul KO Lewat Gol Telat Martinelli, Tiket 16 Besar Aman
By Hadi Febriansyah
Gabirel Martineli jadi pembeda Brasil lawan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026 (Foto: Dok. FIFA)
1
VAR, Penalti, dan Air Mata! Jerman Tumbang Dramatis, Paraguay Melaju ke 16 Besar
By Hadi Febriansyah
Laga Jerman vs Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
2
Jelang Putusan: 177 Hari Berkutat di Sidang Chromebook, Nadiem Makarim Sentil Sistem Hukum Nasional
By Rahmat Baihaqi
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim selesai membacakan duplik saat sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
3
Latsarmil Manajer Kopdes Sedot Rp30 Juta per Peserta, DPR: Negara Harusnya Bisa Hemat Triliunan
By Rika Pangesti
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
4
Ketok Palu Nasib Nadiem Makarim Hari Ini, PN Jakpus Dijaga Ketat Polisi Biar Gak Jebol
By Rahmat Baihaqi
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim bersiap mengikuti jalannya sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi air es
Kesehatan

Benarkah Sering Minum Air Es saat Cuaca Panas Bikin Gemuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Cuaca panas sering membuat banyak orang memilih minuman dingin atau es untuk…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
2 jam lalu
Ilustrasi seorang terserang flu
Kesehatan

Banyak yang Masih Salah Paham, Ini Fakta Minum Es Saat Flu

Flu sering kali membuat tenggorokan terasa tidak nyaman, hidung tersumbat, dan tubuh…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
19 jam lalu
Mayones sebagai saus dalam makanan
Kesehatan

Menkes Ingatkan Mayones Padat Kalori, Satu Sendok Makan Setara Satu Gorengan

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan masyarakat agar lebih bijak…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
19 jam lalu
Ilustrasi makanan manis
Kesehatan

Sugar Rush Ternyata Hanya Mitos? Ini Bahaya Sebenarnya dari Kebanyakan Gula

Sugar rush merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan lonjakan energi atau perasaan…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up