Bersin yang terjadi saat pagi hari sering dianggap sebagai reaksi tubuh terhadap udara dingin atau debu. Namun, jika keluhan ini muncul hampir setiap hari dan disertai hidung tersumbat, pilek, atau nyeri di sekitar wajah, kondisi tersebut bisa menjadi salah satu gejala sinusitis yang perlu diwaspadai.
Dalam beberapa kasus, keluhan ini dapat menjadi salah satu gejala sinusitis, terutama jika disertai hidung tersumbat, nyeri wajah, dan penurunan kemampuan penciuman.
Dilansir dari laman Kementrian Kesehatan (17 April 2023), berikut penjelasan lebih lanjut tentang sinusitis.
Apa Itu Sinusitis?
Sinus merupakan rongga kecil di dalam tulang kepala yang dalam kondisi normal berisi udara. Sinusitis terjadi ketika dinding rongga sinus mengalami peradangan sehingga saluran pembuangan lendir menjadi tersumbat. Lendir yang terperangkap kemudian dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri dan memicu infeksi sinus.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti alergi, polip hidung (pertumbuhan jaringan jinak pada lapisan hidung), menurunnya daya tahan tubuh (imunodefisiensi), gigi berlubang, serta infeksi virus, bakteri, maupun jamur.
Jenis Sinusitis Berdasarkan Tingkat Keparahan
Sinusitis terbagi menjadi dua jenis, yaitu sinusitis akut dan sinusitis kronis. Keduanya dibedakan berdasarkan lamanya gejala berlangsung.
- Sinusitis Akut
Sinusitis akut biasanya diawali dengan gejala flu, seperti pilek, hidung tersumbat, dan nyeri di area wajah. Gejalanya muncul tiba-tiba dan berlangsung selama 2 hingga 4 minggu. Penyebabnya paling sering adalah infeksi virus.
- Sinusitis Kronis
Sinusitis kronis terjadi ketika peradangan pada sinus berlangsung selama 12 minggu atau lebih. Gejalanya cenderung menetap, seperti hidung tersumbat, gangguan penciuman, dan mudah lelah akibat kualitas tidur yang terganggu.
Cara Membedakan Flu Biasa dan Sinusitis
Gejala flu puncaknya dalam tiga hingga lima hari, lalu mulai membaik dalam waktu sekitar satu minggu. Sementara sinusitis biasanya berlangsung lebih lama. Jika pilek, hidung tersumbat, atau nyeri di area pipi tidak kunjung membaik selama lebih dari 10 hari, bisa mengarah ke sinusitis.
Selain itu, sinusitis sering menimbulkan nyeri atau rasa tertekan yang menetap di area wajah. Warna lendir flu biasa umumnya bening, sedangkan lendir indikasi infkesi sinus berwarna kuning atau hijau. Kemudian sinusitis juga ditandai dengan napas atau mulut berbau.
Gejala lain yang dapat menyertai sinusitis meliputi berkurangnya kemampuan mencium bau, batuk, hidung tersumbat, demam, sakit kepala, kelelahan, serta nyeri pada rahang atas, area sekitar mata, dan gigi.
Cara Meredakan Sinusitis
Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Family Practice menunjukkan bahwa penggunaan larutan saline, seperti isotonik air laut, secara rutin dapat membantu mengurangi kebutuhan obat dekongestan oral pada penderita sinusitis kronis.
Larutan saline bekerja dengan membilas rongga hidung sehingga lendir dan zat penyebab peradangan dapat dibersihkan. Cara ini membantu mempercepat pemulihan mukosa hidung sekaligus menjaga kebersihan saluran pernapasan.



















