Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 23 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / 3 Juta Paru-Paru Terancam “Partikel Gaib” PM2,5: Menkes Minta Warga Terdampak Karhutla Kenakan Masker
Kesehatan

3 Juta Paru-Paru Terancam “Partikel Gaib” PM2,5: Menkes Minta Warga Terdampak Karhutla Kenakan Masker

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 23, 2026 11:46 am
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 jam lalu
Share
Siswa berjalan di halaman sekolah sebelum dimulainya kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 4 Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (21/8/2026).
Siswa berjalan di halaman sekolah sebelum dimulainya kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 4 Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (21/8/2026). (ANTARA FOTO/Auliya Rahman/YU)
SHARE

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk menggunakan masker saat kualitas udara memburuk, serta membatasi aktivitas di luar ruangan. 

Daftar isi Konten
  • Waspada
  • Jangan Anggap Remeh

Imbauan tersebut penting dilakukan untuk mencegah paparan partikel halus PM2,5 dalam asap karhutla yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, serta warga dengan riwayat asma dan penyakit paru.

“(Perihal) karhutla, banyak partikel-partikel, istilahnya PM2.5, banyak bertebaran di udara dan itu sangat mengganggu paru-paru dan pernapasan. Banyak penyakit pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA,”

kata Budi, dalam keterangannya, dikutip pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Baca juga:
673,4 Hektare "Rumah Gajah" Terpanggang: Tim Gabungan Padamkan Karhutla Way… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda 673,4 hektare Resort Kuala Penet kawasan…
Asap Tak Punya Paspor: Karhutla Bukan Lagi Musiman, DPR Minta… Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem Arif Rahman mendesak pemerintah mengevaluasi…
Modifikasi Cuaca, BNPB Kerahkan 30 "Pawang Udara" Basahi Gambut Kalimantan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai upaya…
  • 673,4 Hektare "Rumah Gajah" Terpanggang: Tim Gabungan Padamkan Karhutla Way Kambas
  • Asap Tak Punya Paspor: Karhutla Bukan Lagi Musiman, DPR Minta Pemerintah Putus…
  • Modifikasi Cuaca, BNPB Kerahkan 30 "Pawang Udara" Basahi Gambut Kalimantan

Waspada

Budi menjelaskan bahwa PM2,5 merupakan partikel udara yang dihasilkan dari pembakaran hutan dengan ukuran kurang dari 2,5 mikrometer. Partikel ini sangat berbahaya karena mampu terhirup hingga ke rongga terdalam paru-paru. 

“Paparan kerap memicu keluhan medis berjenjang, mulai dari iritasi mata, tenggorokan gatal, sesak napas, hingga memperburuk kondisi penyakit paru kronis,”

ucap dia.

Budi menegaskan bahwa masker adalah garis pertahanan pertama yang paling mudah diakses masyarakat ketika langit mulai kelabu tertutup asap. 

“Masyarakat terdampak juga harus rutin memeriksa indeks kualitas udara secara mandiri melalui berbagai aplikasi resmi. Pemantauan ini krusial agar masyarakat dapat mengambil keputusan tepat sebelum beraktivitas di luar rumah,”

jelas dia.

Jangan Anggap Remeh

Berdasar data Kementerian Kesehatan sampai dengan Jumat, 21 Agustus 2026, karhutla telah menyebar sampai dengan 87 kabupaten/kota di tujuh provinsi: Jambi, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Merujuk jumlah tersebut, sekitar 3 juta jiwa di 37 kabupaten/kota terpapar langsung oleh kabut asap.

Pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan gejala pernapasan ringan. Warga yang mulai mengalami sesak napas, batuk menetap, nyeri dada, hingga iritasi mata berat diimbau segera mencari pertolongan medis ke puskesmas atau rumah sakit terdekat sebelum kondisi memburuk.

Baca juga:
Sapu Bersih Pemicu Karhutla: KLH Bidik 335 Perusahaan di Sumatra-Kalimantan Pemerintah memperketat pengawasan terhadap 335 perusahaan pemegang konsesi di Sumatra dan Kalimantan…
Karhutla Kalimantan: BNPB Pastikan Bandara Tak "Lumpuh" dan Langit Tetap… Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…
Bala Bantuan Awan Terbang: 35 Pesawat Asing Siap Keroyokan Padamkan… 35 pesawat udara registrasi asing telah memperoleh izin khusus dari Direktorat Jenderal…
  • Sapu Bersih Pemicu Karhutla: KLH Bidik 335 Perusahaan di Sumatra-Kalimantan
  • Karhutla Kalimantan: BNPB Pastikan Bandara Tak "Lumpuh" dan Langit Tetap Aman
  • Bala Bantuan Awan Terbang: 35 Pesawat Asing Siap Keroyokan Padamkan Karhutla Tanpa…
Tag:asapBudi Gunadi SadikinHeadlineKarhutlakementerian kesehatanMaskerudara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Gempa NTT Rusakkan 53.971 Rumah, BNPB Masih Sisir Data
By Adi Briantika
Seorang warga berada di reruntuhan rumah di Dampek, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026).
1
60 Kasus Korupsi di Kampus, ICW Soroti Kerapuhan “Pagar” Pengawasan
By Adi Briantika
Mahasiswa menggelar aksi keprihatinan atas OTT KPK yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Profesor Akhmad Sodiq di Patung Jenderal Soedirman depan gedung pusat Unsoed, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).
2
Karhutla Ancam Kalimantan, IKN Forest City Dipertanyakan: Jangan Cuma Jual Narasi Hijau
By Syifa Fauziah
Peserta menanam bibit pohon dalam kegiatan aksi menanan bersama di Ibu Kota Nusantara (IKN), Paser Penajam Utara, Kalimantan Timur
3
Mulai 2027, PPPK Paruh Waktu Otomatis Diangkat Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes
By Rika Pangesti
Guru membimbing siswi mengerjakan soal saat proses belajar mengajar di SRMP 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026).
4
Konflik Agraria Tak Kunjung Tuntas, Komnas HAM Catat 2.780 Aduan dalam Lima Tahun
By Rika Pangesti
Ilustrasi lahan pertanian
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi mengukur lingkar perut
Kesehatan

Sedot Lemak Apakah Berbahaya? Kenali Risiko dan Efek Sampingnya

Kasus penangkapan seorang terduga bos narkoba Kampung Bahari kembali menjadi sorotan. Pria…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Pemain Bayern Munich Jamal Musiala
Kesehatan

Jamal Musiala Alami Kejang Absans hingga Kolaps di Lapangan, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Pemain Bayern Munich Jamal Musiala membagikan kondisi yang mengkhawatirkan terkait kesehatannya. Pesepak…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Tim Kesehatan menangani wabah Ebola
Kesehatan

Wabah Ebola di Kongo Makin Mematikan, Tewaskan 2.325 Orang dan Lampaui Wabah 2018-2020

Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo kembali menggila. Menurut data pemerintah, penyakit…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Ilustrasi menimbang berat badan
Kesehatan

Ketakutan Naik Berat Badan Bisa Jadi Tanda Anoreksia, Ini Penjelasannya

Ketakutan terhadap kenaikan berat badan terkadang membuat seseorang membatasi makanan secara berlebihan.…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up