Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Kemenkes Temukan PM2,5 di Soetta 2,5 Kali Batas Aman, Warga Diminta Pakai Masker
Kesehatan

Kemenkes Temukan PM2,5 di Soetta 2,5 Kali Batas Aman, Warga Diminta Pakai Masker

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: September 11, 2026 2:26 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
45 menit lalu
Share
Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. Dante Saksono Harbuwono
Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. Dante Saksono Harbuwono (Foto: Instagram @dante.herbuwono)
SHARE

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan konsentrasi partikulat halus PM2,5 di sejumlah area Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, masih berada di atas batas aman kesehatan setelah erupsi Gunung Anak Krakatau. 

Salah satu titik pengukuran bahkan mencatat PM2,5 mencapai 63 mikrogram per meter kubik (µg/m³), atau sekitar 2,5 kali lipat dari batas aman 25 µg/m³.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan kondisi tersebut menunjukkan kualitas udara tetap perlu diperhatikan meski aktivitas penerbangan di bandara telah kembali berjalan.

Baca juga:
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, DPR Desak Kemenkes dan… Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…
Kenapa Matahari Berwarna Merah Saat Karhutla? Dosen IPB Ungkap Penyebabnya Belum lama ini ramai di media sosial Matahari berwarna merah atau jingga…
Karhutla Tak Berhenti di Titik Api, IPB Pantau Jejak Asap… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak berhenti ketika api berhasil dipadamkan. Asap…
  • Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, DPR Desak Kemenkes dan Pemprov DKI…
  • Kenapa Matahari Berwarna Merah Saat Karhutla? Dosen IPB Ungkap Penyebabnya
  • Karhutla Tak Berhenti di Titik Api, IPB Pantau Jejak Asap dan Kualitas…

Menurutnya, parameter yang digunakan untuk menilai keselamatan penerbangan berbeda dengan pengukuran partikulat yang berkaitan dengan risiko kesehatan masyarakat.

Mungkin kalau untuk otoritas bandara itu menggunakan paper test untuk keamanan penerbangan, tapi ternyata particulate matter untuk kesehatannya masih tinggi,”

ujar Dante dalam keterangan resminya, Jumat 11 September 2026.

Ia menjelaskan, pengukuran menggunakan particulate counter diperlukan untuk mengetahui konsentrasi partikel berukuran kecil yang dapat terhirup manusia dan tidak selalu terlihat secara kasatmata.

Untuk kesehatan, itu kita pakai yang 2,5. Kalau nanti partikel yang lebih besar kita anggap sudah mulai menurun, tapi 2,5-nya masih ada, masih tinggi,”

jelasnya.

Pemantauan Kualitas Udara

Kemenkes melakukan pemantauan kualitas udara secara berkala melalui Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) dan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK).

Pengukuran dilakukan menggunakan Air Quality Detector atau particulate counter untuk memantau konsentrasi PM2,5 dan PM10.

Berdasarkan pemantauan pada 8 September 2026, sejumlah titik di Bandara Soekarno-Hatta dan wilayah sekitarnya masih menunjukkan konsentrasi partikulat yang melebihi batas aman.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena paparan abu vulkanik dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama akibat partikulat berukuran kecil yang dapat masuk hingga ke saluran pernapasan dan paru-paru.

Kemenkes mencatat hingga 6 September 2026 terdapat 16.759 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) secara kumulatif di wilayah terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Kasus tersebut tersebar di empat provinsi dan 23 kabupaten/kota.

Dari total kasus tersebut, sebanyak 3.771 kasus terjadi pada anak usia 0–5 tahun, sedangkan 12.988 kasus dialami masyarakat berusia di atas 5 tahun.

Bahaya PM2.5 di Balik Kabut Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh

Dante mengatakan angka kejadian ISPA pada 2026 juga tercatat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada meski aktivitas penerbangan telah kembali berlangsung.

Yang paling penting adalah bahwa masyarakat tetap harus waspada. Walaupun bandara sekarang sudah dibuka, ternyata masalah kesehatan dari pengukuran particulate counter ini masih terus berdampak untuk kesehatan,”

ujar Dante.

Ia mengimbau masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker, khususnya di wilayah dengan konsentrasi partikulat yang masih tinggi.

Saya mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan tetap menggunakan masker karena particulate matter-nya yang 2,5 masih di atas normal,”

katanya.

Masyarakat juga diminta mengurangi paparan abu vulkanik dengan membatasi aktivitas di luar rumah ketika kualitas udara belum membaik.

Kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat dengan penyakit tertentu, dianjurkan meminimalkan aktivitas di luar ruangan.

Misalnya stay at home, kemudian menggunakan masker, kalau ada gejala datang ke fasilitas kesehatan,”

tutup Dante.

Tag:Bandara Soekarno-HattaKemenkesKualitas UdaraPakai Masker
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Iran Dikabarkan Siapkan Operasi Maritim di Asia, Selat Malaka hingga Tanjung Priok Disorot
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
2
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
3
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
4
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
5

BERITA LAINNYA

Tele-Robotic Surgery Pertama di Indonesia
Kesehatan

Dokter Bisa Operasi dari Jarak 1.000 Km, Tele-Robotic Surgery Pertama di Indonesia

Teknologi tele-robotic surgery memungkinkan dokter melakukan pembedahan dari lokasi yang berbeda dengan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
23 jam lalu
Sejumlah pekerja membawa ompreng Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan gerobak untuk disalurkan ke sekolah, di Sangkurio, Mamuju, Sulawesi Barat
Kesehatan

Puluhan Ribu Korban Keracunan MBG, PBHI Desak Presiden Kaji Ulang Program

Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mendesak Presiden Prabowo…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
24 jam lalu
Tenaga kesehatan merawat bayi yang baru dilahirkan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Senin (17/8/2026).
Kesehatan

Abu Vulkanik Turun, Ini Cara Jemur Bayi Tanpa Perlu Keluar Rumah

Kebiasaan menjemur bayi di luar rumah sebaiknya dihentikan sementara ketika lingkungan sekitar…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
2 hari lalu
Ilustrasi seorang balita bersama ibunya
Kesehatan

Face Shield Tak Efektif Lindungi Bayi dari Abu Vulkanik, Ini Penjelasan Epidemiolog

Epidemiolog sekaligus peneliti di Griffith University Australia, dr. Dicky Budiman, B.Med., M.D.,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up