Perusahaan Umum daerah (Perumda) Dharma Jaya memperkuat cadangan pangan dan memperluas kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan Jakarta di tengah ancaman gangguan global.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan bahwa, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi kelangkaan komoditas impor, seperti daging sapi.
Selama kondisi tetap relatif stabil, kami memperkuat cadangan kami. Untuk ternak sapi, pengadaan akan ditingkatkan dari 500 menjadi 1.000 ekor bulan depan sebagai tindakan pencegahan,”
ujarnya.
Selain itu, Raditya juga mengungkapkan akan memperkuat koordinasi dengan BUMN lain, termasuk Food Station untuk menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga melalui penguatan cadangan serta program bazar pangan. Kolaborasi juga akan diperluas apabila terjadi gangguan pasokan.






