Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Megapolitan

Demo 3 Titik: Polda Metro Terjunkan 4.057 Personel, Wanti-wanti Jangan Gampang Tersulut

Demonstrasi akan digelar di tiga lokasi, yakni kawasan Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, sekitar Gedung DPR/MPR dan Kementerian Kehutanan.

Anggota kepolisian dari korps Brimob berjalan saat melakukan pengamanan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Anggota kepolisian dari korps Brimob berjalan saat melakukan pengamanan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Senin (15/6/2026). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/kye)

Polda Metro Jaya menerjunkan 4.057 personel guna pengamanan demonstrasi yang digelar pada Senin, 22 Juni 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan personel gabungan terdiri dari 3.701 personel Polda Metro Jaya, 156 personel Polres, serta 200 personel BKO TNI.

“Pengamanan dilakukan secara humanis, persuasif, dan tetap mengedepankan keselamatan seluruh pihak, yakni peserta aksi maupun masyarakat pengguna jalan,”

ucap dia dalam keterangannya.

Tetap Tertib

Demonstrasi akan digelar di tiga lokasi, yakni kawasan Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, sekitar Gedung DPR/MPR dan Kementerian Kehutanan.

Iklan

Personel yang disiagakan bakal mengantisipasi potensi kerawanan, kemacetan, pelanggaran lalu lintas, konvoi, pemblokiran jalan, hingga gangguan terhadap fasilitas umum. Polisi juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari lokasi aksi.

“Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional melihat dinamika di lapangan. Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk menghindari sementara kawasan yang menjadi titik kegiatan, apabila tidak memiliki kepentingan mendesak,”

kata Budi.

Kepada peserta aksi, polisi mengingatkan agar tidak gampang terprovokasi selama penyampaian pendapat dan tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan tidak bertindak yang dapat merugikan publik.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.