Menjelang usia 500 tahun pada 2027 mendatang, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat upacara peringatan HUT ke-499 Jakarta di Monas, pada Senin, 22 Juni 2026.
Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya terlihat dari angka dan statistik, tetapi juga harus dirasakan manfaatnya oleh warga sehari-hari.
Pembangunan harus hadir dalam kehidupan sehari-hari warga,”
kata Pramono mengutip dari Berita Jakarta.
Ia menegaskan sektor pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, bantuan sosial, dan transportasi publik akan tetap menjadi prioritas. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari persiapan menuju usia lima abad Jakarta.
Daftar Program Andalan Jakarta Jelang Usia 5 Abad
1. KJP dan KJMU
Di bidang pendidikan, Pemprov DKI masih melanjutkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP). Program tersebut saat ini sudah menjangkau 707.477 pelajar di Jakarta.
Selain KJP, bantuan pendidikan melalui Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) juga terus berjalan. Sudah ada 15.825 mahasiswa yang tercatat menerima manfaat program tersebut.
Pemprov DKI juga menjalankan program pemutihan ijazah. Kebijakan ini ditujukan untuk membantu warga memperoleh kembali ijazah yang masih tertahan sehingga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan.
2. Kesempatan Kerja Diperluas
Pemerintah juga berupaya membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program padat karya.
Program tersebut diharapkan dapat membantu warga memperoleh pekerjaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kesempatan kerja menjadi salah satu fokus pembangunan yang terus diperkuat Pemprov DKI.
3. Pasukan Putih Siaga Layani Warga
Di sektor kesehatan, layanan Pasukan Putih Jakarta tetap menjadi andalan. Program ini memberikan layanan kesehatan berbasis home service dengan mendatangi langsung warga yang membutuhkan.
Layanan tersebut menyasar warga sakit, lansia, dan penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan mobilitas. Dengan cara ini, akses layanan kesehatan diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat.
4. Bantuan Sosial untuk Kelompok Rentan
Pemprov DKI juga memperluas penerima manfaat program pemenuhan kebutuhan dasar. Program tersebut menyasar kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak.
Menurut Pramono, perluasan bantuan sosial menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah ingin memastikan kelompok yang membutuhkan tetap mendapatkan perlindungan sosial.
5. Transportasi Gratis dan Proyek Baru
Di bidang transportasi, Pemprov DKI terus memperluas layanan angkutan umum hingga kawasan Jabodetabek. Selain itu, layanan transportasi gratis tetap diberikan kepada 15 golongan masyarakat.
Sejumlah proyek transportasi juga tengah disiapkan untuk mendukung mobilitas warga. Di antaranya pengoperasian LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai, pembangunan MRT Jakarta Fase 2A, serta pedestrian deck di kawasan TOD Dukuh Atas.
Pramono mengajak masyarakat tetap optimistis menyambut masa depan Jakarta. Menurutnya, Jakarta memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai tantangan dan terus berkembang menjadi kota yang lebih baik.
Jangan pernah kehilangan optimisme terhadap kota ini. Sebab sejarah telah mengajarkan kita bahwa Jakarta selalu bangkit tanpa meninggalkan warganya,”
tutupnya.

























