Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 26 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / BPJS Watch Desak Presiden Prabowo Turun Tangan soal Penonaktifan 11 Juta PBI JKN
Nasional

BPJS Watch Desak Presiden Prabowo Turun Tangan soal Penonaktifan 11 Juta PBI JKN

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Februari 18, 2026 5:49 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
4 bulan lalu
Share
Pelayanan BPJS Kesehatan
Pelayanan BPJS Kesehatan. (Foto: bpjs-kesehatan.go.id)
SHARE

Penonaktifan 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) per 1 Februari 2026 menuai polemik dan protes luas di masyarakat.

Pengamat jaminan sosial (BPJS Watch), Timboel Siregar, mendesak Presiden Prabowo Subianto, segera turun tangan menyelesaikan persoalan yang dinilai telah menimbulkan kekisruhan antar-kementerian dan menyulitkan akses layanan kesehatan bagi warga miskin.

Timboel menyebut kebijakan tersebut menyebabkan jutaan peserta yang dinonaktifkan tidak lagi dapat mengakses layanan kesehatan dengan penjaminan JKN.

Sementara itu, peserta yang masih aktif pun menjadi resah karena khawatir dinonaktifkan sewaktu-waktu tanpa pendataan yang objektif, tanpa penjelasan, dan tanpa pemberitahuan.

Menurut Timboel, rapat kerja Pemerintah dan DPR pada 9 Februari lalu belum memberikan solusi konkret.

Walaupun sudah ada rapat kerja Pemerintah dan DPR hari senin lalu (9 Februari), tetap saja kesulitan dialami oleh 11 juta peserta PBI yang dinonaktifkan (kecuali untuk 106.153 peserta yang diaktifkan langsung selama 3 bulan oleh SK Kemensos no. 24 tahun 2026) karena mereka tidak mendapatkan kepastian pengaktifan PBI JKN-nya,”

kata Timboel dalam keterangan resminya, dikutip Rabu, 18 Februari 2026.

Ia juga menyoroti ketidaksinkronan pernyataan antar-menteri, khususnya Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, dan Menteri Keuangan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menyebut ada sekitar 120 ribu peserta PBI JKN dengan penyakit kronis dan katastropik yang dinonaktifkan, sementara Menteri Sosial menyatakan jumlahnya 106 ribu lebih.

Di sisi lain, Menteri Keuangan menilai anggaran sudah dialokasikan dan tidak berkurang, namun tetap terjadi kekisruhan dalam implementasi.

Kondisi semakin rumit setelah Kementerian Kesehatan menerbitkan Surat Edaran Dirjen Kesehatan Lanjutan tentang larangan penolakan pasien dengan status JKN nonaktif sementara.

Namun, menurut Timboel, surat edaran tersebut tidak memiliki daya paksa kuat di fasilitas kesehatan, sehingga penolakan layanan tetap terjadi karena status kepesertaan belum aktif.

Kisruh juga muncul ketika Wali Kota Denpasar menyatakan bahwa penonaktifan PBI JKN merupakan instruksi Presiden Prabowo. Pernyataan itu kemudian diprotes Menteri Sosial yang meminta klarifikasi. 

Jadi kalau dibilang oleh Pak Walikota, ini adalah instruksi Presiden Prabowo, saya nilai itu benar adanya, dan tentunya tidak ada yang salah dengan instruksi tersebut. Instruksi pemutakhiran data yang lebih obyektif (valid) di Inpres 4 tahun 2025 adalah hal baik,”

ujar Timboel.

Meski demikian, yang menjadi persoalan adalah proses pendataan yang dinilai tidak dilakukan secara valid, tanpa penjelasan langsung kepada masyarakat, serta tanpa pemberitahuan atas penonaktifan kepesertaan.

Timboel juga menyoroti dampak fiskal di daerah. Sejumlah pemerintah daerah terpaksa menanggung iuran JKN masyarakat miskin yang dinonaktifkan melalui APBD agar tetap mendapat layanan.

Hal ini terjadi di tengah penurunan Transfer ke Daerah dari Rp919 triliun pada APBN 2025 menjadi Rp692,99 triliun pada APBN 2026.

Ia mempertanyakan mengapa masyarakat miskin harus dipersulit untuk mengaktifkan kembali kepesertaan melalui Dinas Sosial, yang memerlukan dokumen, biaya transportasi, dan waktu tunggu.

Padahal, sebelumnya proses pengaktifan dapat dilakukan langsung di fasilitas kesehatan seperti puskesmas.

Saya berharap Presiden Prabowo segera turun tangan menyelesaikan masalah penonaktifan PBI JKN ini, yang membuat kekisruhan dan kesulitan masyarakat mengakses layanan kesehatan dengan penjaminan JKN,”

ungkap Timboel.

Ia bahkan menilai, persoalan ini lebih mendesak dibanding sejumlah agenda lain pemerintah. 

Saya kira masalah penonaktifan ini sangat lebih penting dari masalah Gentengisasi, Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, atau pun Board of Peace-nya Trump,”

ucap Timboel.

Menurutnya, hak hidup, hak sehat, dan hak atas JKN dijamin oleh UUD 1945 dan harus dipastikan pelaksanaannya oleh Presiden. Timboel mendesak evaluasi terhadap kinerja para menteri terkait serta solusi cepat bagi jutaan peserta yang terdampak.

Saya mengharapkan pernyataan dan aksi nyata Bapak Presiden atas masalah ini dengan mengevalusi kinerja para Menteri, dan semoga ada solusi segera, termasuk proses pemutakhiran data PBI JKN di kemudian hari menjadi baik tanpa kekisruhan,”

pungkasnya.
Tag:BPJS KesehatanBudi Gunadi SadikinMenteri KesehatanMenteri Keuanganmenteri sosialPrabowo SubiantoPresidenpurbaya yudhi sadewasaifullah yusuf
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Heboh Isu Keponakan Prabowo Budi Djiwandono ‘Awasi’ Gibran, Gerindra Akhirnya Buka Suara
By Rika Pangesti
Ketua DPP Gerindra sekaligus Sekretaris Fraksi Gerindra di DPR Bambang Haryadi.
1
Gerindra Bela Gibran soal Isu Danai Demo Mahasiswa UBK: Jangan Adu Domba Presiden dan Wapres
By Rika Pangesti
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI sekaligus Sekretaris Fraksi Partai Gerindra Bambang Haryadi
2
Pasokan Batu Bara PLN Habis Bulan Juni, Bahlil: Ilmu Abuleke Apalagi ini?
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)
3
Korban Bertambah! Calon Manajer Kopdes-KNPM Meninggal saat Latihan Militer, Total 3 Nyawa Melayang
By Rahmat Baihaqi
Seleksi Manajer Koperasi Desa di Stadion
4
Tak Tinggal Diam, Bahlil Gandeng Kejagung Telusuri Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)
5

BERITA LAINNYA

Koalisi Masyarakat Sipil merespons soal revisi UU HAM, 25 Juni 2026 di kantor YLBHI, Jakarta Pusat.
Nasional

Koalisi Sipil Soroti RUU HAM, Perlindungan Masyarakat Adat Dinilai Masih Lemah

Koalisi masyarakat sipil melontarkan kritik terhadap draf Revisi Undang-Undang Hak Asasi Manusia…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
6 jam lalu
Koalisi Masyarakat Sipil merepons perihal revisi UU HAM, 25 Juni 2026, di YLBHI, Jakarta Pusat.
Nasional

Draf Revisi UU HAM: Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu Terancam ‘Dimakamkan’

Koalisi masyarakat sipil menilai draf revisi Undang-Undang Hak Asasi Manusia (UU HAM)…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
7 jam lalu
Koalisi Masyarakat Sipil merespons soal revisi UU HAM, 25 Juni 2026 di kantor YLBHI, Jakarta Pusat.
Nasional

Revisi UU HAM Rasa Otoriter: Koalisi Sipil Tuntut Pemerintah Stop Proses Legislasi Elitis

45 organisasi masyarakat sipil menyatakan penolakan terhadap draf Revisi Undang-Undang Hak Asasi…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
7 jam lalu
Ilustrasi aktivitas masyarakat terganggung karena adanya pemadaman listrik.
Nasional

Ancaman Blackout Ada, DPR Ingatkan Defisit 2,6 Juta Ton Batu Bara Tak Dianggap Remeh

Ancaman pemadaman listrik massal (blackout) disebut masih bisa terulang apabila pasokan batu…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up