Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 21 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • BMKG
  • iran
  • Banjir
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Prabowo Mau ‘Tertibkan’ Pengkritik Tak Patriotik, Amnesty International: Cara Pikirnya Keliru
Nasional

Prabowo Mau ‘Tertibkan’ Pengkritik Tak Patriotik, Amnesty International: Cara Pikirnya Keliru

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Maret 17, 2026 10:17 am
Iren Natania
Dusep
Share
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid.
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (Sumber: owrite/Dusep Malik)
SHARE

Amnesty International Indonesia merespons terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto, yang akan menertibkan pengamat yang tidak patriotik dan tidak suka akan keberhasilan pemerintahannya.

Pernyataan tersebut pun mendapat kecaman dari Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid.

Kami mengecam pernyataan Presiden Prabowo yang mengancam ‘menertibkan’ pengkritik pemerintah karena dianggap ‘tidak patriotik’. Itu jelas merupakan cara berpikir yang keliru seolah kritik adalah kekacauan yang harus ditertibkan,”

kata Usman Hamid dalam keterangan resmi, Selasa, 17 Maret 2026.

Menurut Usman Hamid, sikap anti-kritik perlu dikoreksi karena bisa mencederai kebebasan berpendapat. Penggunaan intelijen untuk memantau kritik juga merupakan penyalahgunaan kekuasaan yang mengancam kebebasan berpendapat.

Lembaga intelijen, kata Usman, seharusnya berfokus melaporkan bahan deteksi dini untuk mencegah ancaman keamanan nasional kepada Presiden sesuai dengan UU No. 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara.

Intelijen bukanlah alat untuk memantau pengamat ataupun masyarakat sipil yang kritis terhadap pemerintah. Sebaiknya Presiden menunjukkan simpati pada sejumlah pengkritik yang mengalami teror dan intimidasi, termasuk penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus,”

ujar Usman.

Selain itu, menurut Usman, presiden juga perlu memberikan arah sekaligus dukungan penuh kepada jajaran kepolisian yang baru saja merilis hasil penyelidikan awal terkait kasus Andrie Yunus. Diketahui, hingga memasuki hari ke-empat, belum juga ada tersangka yang ditetapkan dan ditahan oleh kepolisian. 

Oleh karena itu arah dan dukungan Presiden, DPR, dan juga masyarakat diperlukan agar jajaran kepolisian segera menangkap para pelaku segera. Presiden perlu mengakhiri labelisasi para pengkritik sebagai ‘tidak patriotik’ atau ‘antek asing’ karena berbahaya, apalagi jika diikuti dengan pengawasan intel. Itu membangkitkan trauma represi era otoriter Orde Baru,”

beber Usman.

Menurut Amnesty International Indonesia, penguasa di masa lalu pernah melontarkan diksi “gebuk” kepada para pemimpin media massa dengan dalih ‘menertibkan pelaksanaan konstitusi.’ Diksi ‘tertibkan’ ini juga secara langsung dianggap mencederai hak konstitusional warga negara atas kebebasan berpendapat dan berekspresi, yang juga dijamin secara tegas oleh Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik (ICCPR) yang telah diratifikasi Indonesia.

Lebih memprihatinkan lagi, pernyataan bernada ancaman ini dilontarkan tepat di tengah teror yang menyelimuti masyarakat sipil. Hanya beberapa jam sebelumnya, pada tengah malam 12 Maret 2026, Andrie Yunus, aktivis yang gigih membela korban pelanggaran HAM, menjadi target percobaan pembunuhan oleh sekelompok orang tak dikenal melalui serangan air keras, yang diduga zat kimia asam kuat ke arah wajah dan tubuh korban,”

jelas Usman.

Dalam situasi yang rentan ini, Usman menyebut bahwa retorika presiden yang dianggap ‘mengancam’ pengamat sangat berbahaya karena dapat disalahartikan oleh aparat di lapangan sebagai legitimasi untuk melakukan represi terhadap para pembela HAM dan warga negara yang bersuara kritis kepada pemerintah.

Oleh karena itu, Presiden harus segera mengklarifikasi makna diksi ‘tertibkan’ tersebut. Presiden dan jajarannya harus menghentikan segala bentuk intimidasi verbal yang rawan memicu pelanggaran HAM dan memastikan ruang aman bagi kebebasan sipil. Ingat, negara ini tidak dibangun di atas ancaman dan pembungkaman, melainkan di atas perlindungan hak-hak dasar warga negara, termasuk hak berpendapat,”

tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat kabinet di Jakarta pada Jumat 13 Maret 2026 mengatakan akan tertibkan para pengamat yang tidak suka akan keberhasilan pemerintahannya dan tidak bersikap patriotik.

Presiden mengaku telah mengantongi data intelijen soal pengamat-pengamat yang kerap mengkritiknya, termasuk mengetahui segala motif di balik kritik itu dan siapa-siapa saja yang ikut menyokong para pengkritik.

Dia menduga sikap para pengamat itu itu muncul akibat dorongan dari pihak-pihak lain yang merasa kalah, tidak punya kekuasaan, dan terancam rezekinya.

Pernyataan presiden itu muncul setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kondisi perekonomian nasional yang disebutnya sedang baik-baik saja dan meminta Presiden tidak perlu khawatir soal analisis para pengamat dari media sosial yang menyebut kondisi ekonomi nasional sedang memburuk.

Tag:amnesty internationalkritikorde barupatriotikPengkritik PemerintahprabowoPurbayaUsman Hamid
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Pramuniaga menunjukkan emas batangan di sebuah gerai penjualan emas di Malang, Jawa Timur
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Antam 21 April 2026 Naik, Tembus Rp2,88 Juta per Gram

Harga emas logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melangalmi kenaikan pada Selasa, 21 Februari 2026. Dilansir dari laman Logam Mulia, emas Antam turun Rp40.000 menjadi Rp 2.880.000, dari…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Pancake Jamur Tiram
Hype

Resep Pancake Jamur Tiram, Camilan Nikmat Cocok untuk Diet Vegan

Beberapa orang menjalani kehidupan vegan tanpa mengonsumsi bahan makanan yang berasal dari hewani dan turunannya. Meski demikian, para pelaku diet vegan tetap bisa mengonsumsi makanan enak kok salah satunya adalah…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
Ekonomi Bisnis

Iran Tolak Negosiasi di Bawah Ancaman, Harga Minyak Brent Dijual US$94,87 Per Barel

Harga minyak dunia turun pada sesi perdagangan Asia, di tengah ketidakpastian mengenai nasib putaran kedua perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Dilansir dari CNBC, Selasa, 21 April 2026,…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Jamaah calon haji mengikuti upacara pelepasan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (7/4/2026). Sebanyak 1.275 jamaah calon haji dari Kabupaten Kediri akan diberangkatkan menuju tanah suci dalam 4 kloter.
Nasional

Kementerian Haji dan Umrah Ungkap 95 Kasus, Umrah Tempati Posisi Teratas

Kementerian Haji dan Umrah mengungkapkan, telah menerima 95 kasus dugaan tindak pidana…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
15 jam lalu
Jamaah haji dari berbagai negara melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi
Nasional

Tekan Angka Pelanggaran Haji dan Umrah, Polri Buat Satgas Haji Hingga Tingkat Kabupaten

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Kementerian Haji dan Umrah membentuk Satuan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
16 jam lalu
SWSI resmi dibentuk untuk wadah berhimpun bagi jurnalis senior Tanah Air
Nasional

SWSI Resmi Berdiri, Jadi Wadah Wartawan Senior untuk Jaga Marwah Jurnalistik dan Demokrasi

Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) resmi dibentuk untuk wadah berhimpun bagi jurnalis…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
24 jam lalu
Upacara pelepasan dan penghormatan tiga jenazah personel penjaga perdamaian Indonesia
Nasional

Pasukan TNI Terjebak di Bungker Lebanon, UNIFIL Jadi Misi Paling Mematikan di Dunia

Direktur Geopolitik Great Institute Teguh Santosa menyorot nasib Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa…

owrite-adi-briantikadusep-malik
By
Adi Briantika
Dusep
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up