Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 17 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Parkir Nembak dan Premanisme Pasca Lebaran Intai Wisatawan, Citra Daerah Dipertaruhkan
Nasional

Parkir Nembak dan Premanisme Pasca Lebaran Intai Wisatawan, Citra Daerah Dipertaruhkan

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Maret 18, 2026 2:04 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Tempat wisata Pantai Anyer yang terdapat di daerah Banten
Tempat wisata Pantai Anyer yang terdapat di daerah Banten (Sumber foto: Tripadvisor)
SHARE

Di tengah proyeksi lonjakan pergerakan wisatawan Nusantara pada masa libur dan cuti bersama Idulfitri 2026, ancaman klasik berupa pungutan liar, retribusi ilegal, hingga aksi premanisme berkedok tarif parkir kembali menghantui kawasan wisata. 

Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran, menyoroti lemahnya tata kelola objek wisata yang dikelola pemerintah daerah sebagai celah utama suburnya praktik rasuah musiman tersebut.

Dia menggarisbawahi retribusi liar ini umumnya terjadi di destinasi wisata yang berstatus ruang publik terbuka, seperti kawasan pantai, yaitu sistem tiket dan pengawasannya tidak terkelola dengan baik.

Permasalahan tahunan yang menjadi karakter itu umumnya adalah retribusi parkir. Itu yang sering terjadi dan mencoreng nama destinasi. Ada parkir yang tiba-tiba tarifnya naik, lalu aksi premanisme, dan seterusnya. Ini selalu menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah,” 

kata Yusran kepada owrite, Rabu, 18 Maret 2026.

Praktik ‘parkir nembak’ atau tiket masuk tak resmi yang kerap diinisiasi oleh warga setempat dinilai sangat merugikan iklim pariwisata. Padahal, masa high season seperti libur Lebaran seharusnya menjadi etalase promosi gratis bagi daerah tersebut.

Yusran berpendapat menjelang hari besar keagamaan nasional, koordinasi antara pelaku pariwisata dan Pemda setempat sebenarnya selalu dilakukan. Hal ini bertujuan memitigasi tradisi buruk yang dapat merusak citra destinasi di mata wisatawan.

Aktivitas wisata ini juga bagian dari promosi terhadap destinasi. Kapan lagi orang tiba-tiba datang seramai itu? Kemudian dia akan melihat perubahan yang baik atau perubahan yang buruk, itu akan terlihat di situ. Tentu dengan kondisi seperti itu, setiap daerah harus berlomba-lomba mempersiapkan dan menjaga kualitas destinasinya,”

terang dia. 

Yusran juga merespons perihal sistem pengelolaan retribusi di objek wisata yang masih dipegang penuh oleh pemerintah. Ia membandingkan tingkat ketertiban dan profesionalisme antara destinasi yang dikelola negara dengan yang dikelola pihak swasta.

Pihak swasta dianggap memiliki kalkulasi yang lebih ketat ihwal manajemen pendapatan dan pengeluaran operasional, sehingga celah kebocoran retribusi atau pungli bisa ditekan seminimal mungkin. Sebaliknya, pengelolaan tiket masuk dan parkir oleh pemerintah kerap terpantau sangat lemah di lapangan.

Objek wisata yang dikelola swasta itu memang tertib. Kalau mereka turun langsung, masalah pendapatan menjadi sesuatu yang penting karena ada pengeluaran di dalamnya. Tapi kalau pemerintah, semua dari tiket itu tidak sama perhitungannya dengan pengelolaan swasta,”

ujar Yusran.

Sebagai solusi jangka panjang untuk memberantas ‘penyakit tahunan’ pungli dan premanisme wisata ini, PHRI mendorong adanya restrukturisasi tata kelola melalui kerja sama operasional.

Maka objek-objek wisata yang dikelola oleh pemerintah itu, agar bisa dikelola secara profesional, sebaiknya melibatkan swasta. Sehingga pembagiannya jelas, baik terkait perawatan destinasinya, maupun manajemen pendapatan,”

kata Yusran. 

Prediksi Pemudik 

Kementerian Perhubungan memprediksi 143,9 juta orang bakal mudik tahun ini. Angka ini turun 1,7 persen dibanding periode tahun lalu. 

Berdasar hasil Survei Angkutan Lebaran 2026, Jawa Barat diperkirakan menjadi provinsi asal pemudik terbesar dengan total 30,97 juta orang atau 21,52 persen dari jumlah pergerakan nasional.

Sementara, Jawa Tengah menjadi daerah tujuan favorit, dengan proyeksi 38,71 juta orang atau 26,90 persen dari total pemudik. 

Demi mendukung kelancaran perjalanan, pemerintah mendorong kebijakan WFA agar kepadatan bisa terurai dan perjalanan lebih aman serta nyaman.

Berbagai sarana transportasi juga telah disiapkan guna mudik, yakni 31.345 bus, 2.683 kereta, 392 pesawat, 829 kapal laut, hingga 255 kapal penyeberangan.

Tag:Berita PentingLebaranliburanpantaiparkirpegununganSpillwisata
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
1
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
2
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
3
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
4
Pertamina Jelaskan Alasan Pertamax Naik Saat Harga Minyak Dunia Melemah
By Natania Longdong
Petugas berdiri di samping mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax ke tangki sepeda motor di SPBU Batu Anteru, Ternate, Maluku Utara, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/nz)
5

BERITA LAINNYA

Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Lettu Sami Lakka (kiri), Kapten Nandala Dwi Prasetya (kedua kiri), Lettu Budhi Hariyanto Widhi Cahyono (kedua kanan) dan Serda Edi Sudarko (kanan) menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Nasional

Eks Kepala BAIS Didesak Diperiksa, Dugaan Rantai Komando Kasus Andrie Yunus Disorot

Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) mendesak Polda Metro Jaya memperluas penyelidikan kasus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Rapat DPR Komisi III
Nasional

DPR Minta Semua Polisi Pakai Bodycam Saat Penangkapan, Cegah Polemik Kekerasan Aparat

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Safaruddin, mendorong Polri segera…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
5 jam lalu
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai.
Nasional

Komnas HAM Sebut MBG Ada Indikasi Langgar HAM, Pigai Balik Menyerang: Mereka Tak Paham!

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai membantah penilaian Komnas HAM…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
7 jam lalu
Komisi III DPR rapat dengan PPATK terkait pagu anggaran tahun 2027.
Nasional

PPATK Menjerit! Anggaran 2027 Cuma Sepertiga Kebutuhan, Perang Lawan Judi Online Terancam

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengeluhkan minimnya pagu anggaran tahun…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up