Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 3 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Alarm Kesehatan, DPR Soroti Kematian Akibat Campak di Indonesia
Nasional

Alarm Kesehatan, DPR Soroti Kematian Akibat Campak di Indonesia

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: April 2, 2026 10:47 am
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Ketua DPR Puan Maharani
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke-15 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc)
SHARE

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti masih tingginya kasus campak di Indonesia yang bahkan menyebabkan kematian, baik pada balita maupun orang dewasa.

Daftar isi Konten
  • Tenaga Kesehatan Juga Jadi Korban
  • Tren Menurun, Tapi Risiko Masih Ada
  • Perlu Penguatan Sistem Pencegahan

Menurut Puan kondisi ini harus menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya dalam mengevaluasi pelaksanaan program imunisasi nasional.

Kasus kematian akibat campak sejak awal tahun ini harus menjadi peringatan bagi kita semua. Ini juga menjadi kabar duka bagi layanan kesehatan Indonesia,”

kata Puan dalam keterangannya Rabu 1 April 2026.

Meski Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat adanya penurunan kasus campak, data nasional menunjukkan bahwa hingga tahun 2026 terdapat 10 kasus kematian akibat penyakit ini. Mayoritas korban diketahui adalah balita yang belum mendapatkan imunisasi campak.

Tenaga Kesehatan Juga Jadi Korban

Salah satu kasus yang menyita perhatian adalah meninggalnya seorang dokter internsip berinisial AMW (25) di Kabupaten Cianjur pada 26 Maret 2026.

Dokter tersebut diduga tertular saat menangani pasien campak dan tetap menjalankan tugas meski sudah menunjukkan gejala. Ia meninggal akibat komplikasi serius pada jantung dan otak.

Puan menegaskan bahwa rangkaian kasus kematian ini harus menjadi pengingat penting bahwa perlindungan kesehatan dasar tidak boleh memiliki celah.

Terutama pada program imunisasi yang selama ini menjadi fondasi pencegahan penyakit menular,”

ujarnya.

Tren Menurun, Tapi Risiko Masih Ada

Data menunjukkan bahwa kasus suspek dan terkonfirmasi campak mengalami penurunan signifikan hingga 93 persen pada pekan ke-12 tahun 2026 dibanding awal tahun.

Namun, pengawasan epidemiologi tetap dilakukan secara ketat karena kasus masih ditemukan di sejumlah wilayah.

Di Provinsi Jawa Tengah, ribuan kasus campak masih tercatat. Bahkan, tiga daerah telah berstatus kejadian luar biasa (KLB), yakni Kabupaten Klaten, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Pati.

Walaupun ada tren penurunan, fakta di lapangan menunjukkan kasus campak masih muncul. Ini harus menjadi pengingat pentingnya vaksinasi pada anak,”

ujar Puan.

Puan menegaskan bahwa campak merupakan penyakit menular yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi. Namun, jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi serius hingga kematian.

Menurutnya, munculnya kembali korban jiwa menunjukkan bahwa tantangan kesehatan tidak hanya soal fasilitas, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap vaksinasi.

Setiap kematian yang sebenarnya dapat dicegah harus menjadi bahan evaluasi serius. Negara tidak boleh membiarkan perlindungan kesehatan dasar melemah hanya karena informasi yang salah lebih cepat dipercaya dibanding penjelasan ilmiah,”

tegasnya.

Perlu Penguatan Sistem Pencegahan

Puan menilai penanganan kasus campak tidak cukup hanya dengan respons medis jangka pendek. Diperlukan penguatan sistem pencegahan secara menyeluruh.

Ia meminta pemerintah memastikan cakupan imunisasi menjangkau wilayah terpencil, serta memperkuat edukasi kesehatan berbasis komunitas.

Selain anak-anak, Puan juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi kelompok dewasa muda, terutama tenaga kesehatan dan pekerja di lingkungan berisiko tinggi.

Perlu juga perhatian terhadap kelompok dewasa muda setelah adanya korban dari kalangan tenaga kesehatan. Perlindungan imunisasi harus dilihat lebih luas,”

jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Puan menekankan bahwa penguatan sistem kesehatan harus diiringi dengan peningkatan literasi masyarakat.

Negara perlu hadir hingga tingkat komunitas agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar, merasa dilibatkan, dan percaya bahwa setiap kebijakan kesehatan dijalankan untuk melindungi hak hidup seluruh warga negara,”

pungkasnya.

Tag:CampakDPRImunisasiKemenkesKesehatanPencegahanPuan Maharani
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
1
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
2
40.759 Orang Diduga Keracunan MBG, JPPI: Ganti Kepala BGN Tak Selesaikan Masalah
By Natania Longdong
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit
3
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat: Reshuffle Jangan Jadi Bagi-Bagi Jatah Kue Politik!
By Rahmat Tunny
Ilustrasi reshuffle kabinet
4
Purbaya Beri Sinyal Pangkas Lagi Anggaran MBG di Bawah Rp200 Triliun, Ini Cara yang Dipakai
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
5

BERITA LAINNYA

Mahasiswa berorasi saat menggelar aksi di depan kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Nasional

Kejagung Siap Gelontorkan Pertimbangan Hukum RUU Perampasan Aset

Kejaksaan Agung (Kejagung) mendukung penuh penyusunan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset yang tengah…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
29 menit lalu
Pekerja menyiapkan paket makanan untuk program makan bergizi gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sumatera Selatan di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (19/8/2026).
Nasional

DPR Minta BGN Ungkap Harga Porsi MBG: Makan Bukan Sekadar Kenyang!

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani meminta Badan Gizi Nasional (BGN)…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
49 menit lalu
Ilustrasi aset Pemda Riau banyak bersinggungan dengan kawasan hutan.
Nasional

Kantor Pemda Hingga Puskesmas di Riau ‘Tersangkut’ di Hutan, DPR Minta Pusat Turun Tangan

Komisi II DPR RI mendesak pemerintah pusat turun tangan menyelesaikan polemik aset…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
2 jam lalu
Diskusi publik yang dorong agar RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) segera dirampungkan. (Owrite/Rika Pangesti).
Nasional

Ransomware hingga Kebocoran Data Mengintai, APJII Desak RUU KKS Segera Disahkan

Ancaman terhadap ruang siber Indonesia semakin beragam. Serangan ransomware, kebocoran data, hingga…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up