Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 16 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Peringatan Keras Prabowo Soal Pancasila: Jangan Dijadikan Jargon Politik dan Seremoni Tahunan
Nasional

Peringatan Keras Prabowo Soal Pancasila: Jangan Dijadikan Jargon Politik dan Seremoni Tahunan

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 1, 2026 1:44 pm
Rahmat Tunny
Amin Suciady
Share
Presiden Prabowo Subianto (atas) menyampaikan pidatonya saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Presiden Prabowo Subianto (atas) menyampaikan pidatonya saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/nym.)
SHARE

Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras soal posisi Pancasila di tengah tantangan global yang semakin kompleks. 

Dalam pidato peringatan Hari Lahir Pancasila di Kompleks Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Jakarta Pusat, Senin, 1 Juni 2026. Prabowo menegaskan ideologi negara tidak boleh berhenti sebagai jargon politik atau seremoni tahunan semata.

Menurut Prabowo, Pancasila merupakan fondasi utama yang selama ini menjaga Indonesia tetap utuh di tengah keberagaman suku, bahasa, budaya, dan agama yang sangat besar.

Kumpul ‘Full Team’ di Gedung Pancasila: Prabowo Pidato, Megawati Datang, Raffi Ahmad Juga Ada

Pancasila adalah sebuah konsensus agung. Suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan bangsa kita yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa, dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa,”

kata Prabowo dalam pidatonya.

Pernyataan itu disampaikan saat dunia sedang menghadapi berbagai gejolak, mulai dari konflik bersenjata, persaingan antarnegara besar, perang dagang, hingga ketidakpastian ekonomi global yang terus meningkat.

Di tengah situasi tersebut, Prabowo menilai Indonesia memiliki modal besar yang tidak dimiliki banyak negara lain, yakni kesepakatan nasional yang bernama Pancasila.

Tema itu memiliki makna yang sangat mendalam. Di tengah dunia yang semakin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang, dan ketidakpastian ekonomi, Indonesia memiliki pegangan yang kokoh. Pegangan itu adalah Pancasila,”

ucapnya.

Namun, Prabowo mengingatkan bahwa ancaman terbesar bukan hanya datang dari luar negeri, melainkan ketika bangsa Indonesia mulai memandang Pancasila sebagai formalitas belaka tanpa diwujudkan dalam kebijakan dan kehidupan sehari-hari.

Baca juga:
Tiyo Ardianto Jadi Sasaran Serangan, PDIP Sindir Keras Pemburu "Remah… Gelombang kritik terhadap mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto,…
Tiga Pejabat Prabowo ‘Diusir’ Mahasiswa UGM, Teriakan Revolusi Menggema! Agenda diskusi yang menghadirkan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Kepala Badan Percepatan Pengentasan…
Detail Damai AS-Iran Masih Gelap, Harga Minyak Naik ke US$83,42… Harga minyak kembali naik pada perdagangan Selasa, akibat kekhawatiran pasar atas minimnya…
  • Tiyo Ardianto Jadi Sasaran Serangan, PDIP Sindir Keras Pemburu "Remah Kekuasaan"
  • Tiga Pejabat Prabowo ‘Diusir’ Mahasiswa UGM, Teriakan Revolusi Menggema!
  • Detail Damai AS-Iran Masih Gelap, Harga Minyak Naik ke US$83,42 per Barel

Karena itu, ia menegaskan Pancasila harus menjadi panduan nyata dalam menjalankan negara, termasuk dalam merancang arah pembangunan dan sistem ekonomi nasional.

Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah. Pancasila juga tidak boleh sekadar slogan yang kita ucapkan dalam setiap upacara. Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara, termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,”

tegas Prabowo.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan utama Presiden dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini. 

Prabowo mengingatkan bahwa tanpa implementasi nyata, Pancasila berisiko hanya menjadi simbol yang kehilangan makna, padahal ideologi itulah yang selama puluhan tahun menjaga persatuan Indonesia di tengah berbagai perbedaan dan tantangan global.

Tag:Geopolitikhari lahir pancasilaindonesiapancasilaperangPrabowo Subianto
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Anggaran Boros MBG Dibongkar, Insentif Rp6 Juta untuk Semua Dapur Bakal Disikat Habis
By Rika Pangesti
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
1
PDIP soal Isu Jokowi Merapat ke PSI: Wong, Anaknya Sudah Ketum, Kami Tidak Takut!
By Hardani Triyoga
Politisi PDIP, Deddy Sitorus. doc: @Deddysitorus
2
Tiga Pejabat Prabowo ‘Diusir’ Mahasiswa UGM, Teriakan Revolusi Menggema!
By Rahmat Tunny
Tiga Menteri Prabowo saat diskusi di UGM. (Sumber: Ig @jogjastudent)
3
Jurus Bahlil Kurangi Elpiji-Bensin: Usulkan Rp1,45 Triliun demi Kompor & Motor Listrik
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) berjabat tangan dengan anggota Komisi XII DPR usai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
4
Anggaran MBG Rp268 Triliun, BGN Pastikan Masih Masuk Pos Pendidikan dan Kesehatan
By Rika Pangesti
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
5

BERITA LAINNYA

Aktivis yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia membawa poster saat aksi.
Nasional

Ketimpangan Anggaran Disorot, Komnas Perempuan Diminta Kerja Keras dengan Dana Terbatas

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka mengkritik pemerintah yang dinilai…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
38 menit lalu
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira
Nasional

DPR Coret Anggaran Renovasi MPR-DPD, Komisi XIII: Jangan Habis untuk Administrasi

Komisi XIII DPR RI mulai mengencangkan rem belanja lembaga negara. Dalam pembahasan…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
2 jam lalu
Gedung kantor LPSK
Nasional

Perlindungan Korban Terpinggirkan, DPR Desak Tambahan Anggaran untuk LPSK

Komisi XIII DPR RI menyoroti kecilnya porsi anggaran perlindungan saksi dan korban…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengamati posisi hilal dengan alat teleskop di kawasan wisata Pantai Taman Loang Baloq, Mataram, NTB, Minggu (17/5/2026). BMKG melakukan pemantauan hilal untuk menentukan awal bulan Zulhijah dan penetapan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Nasional

PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu 17 Juni 2026, Berikut Penjelasannya

Nahdlatul Ulama (NU) menyatakan tahun baru 1 Muharram 1448 H jatuh pada…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up