Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 16 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Respons Dandhy Laksono Usai Mama Yasinta ‘Pesta Babi’ Laporkan Pembuat Film ke Polisi
Nasional

Respons Dandhy Laksono Usai Mama Yasinta ‘Pesta Babi’ Laporkan Pembuat Film ke Polisi

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 31, 2026 5:55 pm
Rahmat Tunny
Adi Briantika
Share
Yasinta Moiwend alias Mama Sinta bersama kuasa hukum mengonsultasikan dugaan eksploitasi film 'Pesta Babi'.
Yasinta Moiwend alias Mama Sinta bersama kuasa hukum mengonsultasikan dugaan eksploitasi film 'Pesta Babi'. (Foto: Owrite.id/Rahmat Baihaqi)
SHARE

Sutradara film dokumenter Pesta Babi, Dandhy Laksono, mengkritik pengerahan salah satu tokoh filmnya, Yasinta Moiwend alias Mama Yasinta, ke Jakarta. Kedatangan perempuan itu ke ibu kota disebut bertujuan untuk menyeret pembuat film ke jalur hukum.

Daftar isi Konten
  • Kelindan
  • Pelaporan

Di tengah kontroversi yang menyeret isu Proyek Strategis Nasional (PSN), eksploitasi sumber daya alam, dan kondisi masyarakat adat Papua, Dandhy mempertanyakan pihak-pihak yang kini mendampingi Mama Yasinta, namun tidak terlihat ketika masyarakat adat menghadapi persoalan penguasaan tanah ulayat.

Melalui postingannya di akun Facebook pada, Minggu 31, Mei 2026, Dandhy menyindir fenomena yang ia nilai ironis di tengah konflik agraria, dan tudingan kerusakan lingkungan yang menjadi salah satu tema utama dalam film Pesta Babi.

“Waktu tanah ulayatnya diambil tanpa izin, mereka tak datang menjemput dan mengantarnya ke Jakarta untuk lapor polisi,”

kata Dandhy.

Menurut Dandhy, selama ini yang justru hadir mendampingi masyarakat adat adalah kelompok-kelompok yang bekerja atas dasar solidaritas untuk memperjuangkan hak-hak warga setempat.

“Yang datang adalah anak-anak adat yang jadi pengacara pro bono, karena solidaritas dan ingin ikut melindungi tanah moyangnya,”

ucap dia.
Baca juga:
Polda Metro Mulai Verifikasi Bukti 'Pesta Babi', Mama Sinta Belum… Penyelidikan dugaan eksploitasi dalam film dokumenter Pesta Babi yang dilaporkan oleh tokoh…
Dokter ‘Seceng’ dari Papua, dr. FX Sudanto Mengabdi Tanpa Pamrih… Saat banyak orang mengejar karier di kota besar, dr. FX Sudanto justru…
Buntut ‘Pesta Babi’, Mama Sinta Kini Merapat ke LPSK Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah menerima permohonan perlindungan dari Tokoh…
  • Polda Metro Mulai Verifikasi Bukti 'Pesta Babi', Mama Sinta Belum Bakal Diperiksa
  • Dokter ‘Seceng’ dari Papua, dr. FX Sudanto Mengabdi Tanpa Pamrih Selama 50…
  • Buntut ‘Pesta Babi’, Mama Sinta Kini Merapat ke LPSK

Pernyataan tersebut muncul di tengah perdebatan publik, mengenai proyek-proyek pembangunan di Papua yang oleh sejumlah kelompok masyarakat sipil dinilai berdampak pada perubahan bentang alam, hilangnya kawasan hutan, hingga ancaman terhadap ruang hidup masyarakat adat.

Film Pesta Babi sendiri mengangkat berbagai persoalan yang dialami warga Papua, termasuk isu lingkungan, hutan adat, dan dampak pembangunan terhadap kehidupan masyarakat lokal. Lantas, Dandhy menegaskan dirinya tetap menghormati sikap Mama Yasinta yang kini mengambil langkah hukum terhadap pihak pembuat film.

“Kami hormati pilihan Mama Yasinta. Sebagaimana kami menghormati hak setiap orang untuk tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi di Papua,”

tegas Dandhy.

Kelindan

Kontroversi ini semakin memperlihatkan tajamnya perdebatan seputar masa depan Papua. Di satu sisi, terdapat narasi pembangunan dan investasi yang diklaim membawa kemajuan.

Sementara di sisi lain, muncul kekhawatiran dari masyarakat adat dan aktivis lingkungan perihal keberlanjutan hutan, tanah ulayat, serta hak-hak masyarakat yang hidup turun-temurun di wilayah tersebut.

Perseteruan Pesta Babi pun kini tidak lagi sekadar soal film dokumenter, tetapi telah berkembang menjadi perdebatan yang lebih luas mengenai siapa yang berhak berbicara atas nama Papua dan masa depan tanah adat di tengah derasnya arus pembangunan.

Pelaporan

Mama Sinta merupakan salah satu pemeran film dokumenter tersebut yang vokal menentang PSN di tanah Papua.

“Mereka putar film Pesta Babi itu di mana-mana, saya sakit hati, saya kecewa sekali! Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan,”

kata Mama Yasinta di Polda Metro Jaya, Jumat, 29 Mei 2026.

Dia mengaku dirinya tidak tahu kalau dokumenter Pesta Babi bakal diputar dan diajak seseorang bernama Tigor untuk menonton fim itu di Jayapura pada 8 April 2026.

“Saya saksikan sendiri, kenapa wajah saya ditampilkan di depan banyak orang tanpa seizin dari saya?”

tambah dia.

Tag:DokumenterFilmHak UlayatMama YasintapapuaPesta babi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Anggaran Boros MBG Dibongkar, Insentif Rp6 Juta untuk Semua Dapur Bakal Disikat Habis
By Rika Pangesti
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
1
PDIP soal Isu Jokowi Merapat ke PSI: Wong, Anaknya Sudah Ketum, Kami Tidak Takut!
By Hardani Triyoga
Politisi PDIP, Deddy Sitorus. doc: @Deddysitorus
2
Tiga Pejabat Prabowo ‘Diusir’ Mahasiswa UGM, Teriakan Revolusi Menggema!
By Rahmat Tunny
Tiga Menteri Prabowo saat diskusi di UGM. (Sumber: Ig @jogjastudent)
3
Jurus Bahlil Kurangi Elpiji-Bensin: Usulkan Rp1,45 Triliun demi Kompor & Motor Listrik
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) berjabat tangan dengan anggota Komisi XII DPR usai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
4
Anggaran MBG Rp268 Triliun, BGN Pastikan Masih Masuk Pos Pendidikan dan Kesehatan
By Rika Pangesti
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
5

BERITA LAINNYA

Gedung kantor LPSK
Nasional

Perlindungan Korban Terpinggirkan, DPR Desak Tambahan Anggaran untuk LPSK

Komisi XIII DPR RI menyoroti kecilnya porsi anggaran perlindungan saksi dan korban…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengamati posisi hilal dengan alat teleskop di kawasan wisata Pantai Taman Loang Baloq, Mataram, NTB, Minggu (17/5/2026). BMKG melakukan pemantauan hilal untuk menentukan awal bulan Zulhijah dan penetapan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Nasional

PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu 17 Juni 2026, Berikut Penjelasannya

Nahdlatul Ulama (NU) menyatakan tahun baru 1 Muharram 1448 H jatuh pada…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
3 jam lalu
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
Nasional

Anggaran MBG Rp268 Triliun, BGN Pastikan Masih Masuk Pos Pendidikan dan Kesehatan

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Relawan menata wadah Makan Bergizi Gratis di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Malang, Jawa Timur
Nasional

Desakan Stop MBG Menguat, BGN: Kami Ditugaskan Presiden untuk Memperbaiki

Badan Gizi Nasional (BGN) merespons desakan sejumlah pihak yang meminta program Makan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
22 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up