Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 21 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Curhat Mama Nelayan Suku Kamoro: Dikepung Limbah Freeport, Ditindas Kapal Luar
Nasional

Curhat Mama Nelayan Suku Kamoro: Dikepung Limbah Freeport, Ditindas Kapal Luar

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 6, 2026 4:55 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Natalia, perempuan nelayan suku Kamoro, Papua Tengah, saat RDPU dengan Komisi IV DPR, 6 Juli 2026.
Natalia, perempuan nelayan suku Kamoro, Papua Tengah, saat RDPU dengan Komisi IV DPR, 6 Juli 2026. (Tangkapan layar tayangan TV Parlemen)
SHARE

Natalia, seorang perempuan nelayan suku Kamoro, mengeluhkan dampak limbah PT Freeport Indonesia yang mereka rasakan. Limbah tambang tersebut mengubah kawasan pesisir di Mimika. Akibatnya, hasil tangkapan ikan menurun dan ruang tangkap ikan semakin menyempit.

Daftar isi Konten
  • Dampak Domino
  • Tak Sembarang

Penyempitan disebut memicu persaingan hingga konflik antarkampung karena warga terpaksa berebut lokasi mencari ikan, bahkan perempuan nelayan kini kehilangan banyak sumber penghidupan. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi IV DPR RI pada Senin, 6 Juli 2026. Natalia mengatakan

“Kami, mama-mama nelayan, sudah kehilangan tempat untuk mencari pohon mangrove dan bahan untuk membuat perahu sampan,”

ucap Natalia.

Kondisi tersebut diperparah oleh dampak limbah tambang dan banyaknya kapal nelayan dari luar Papua yang memiliki izin menangkap ikan di wilayah pesisir Kamoro.

“Kapal-kapal nelayan non-Papua memiliki izin untuk mencari ikan di tempat kami. Akibatnya, setiap kali kami pergi mencari, kami tidak pernah puas dengan hasil tangkapan,”

ujar Natalia.
Baca juga:
Karhutla Kalimantan Makin Gawat: 66 Ribu Warga Kena ISPA, Tetapkan… Pemerintah pusat didesak segera menetapkan status bencana nasional untuk kebakaran hutan dan…
DPR Semprot Penanganan Karhutla: Kegiatan Banyak, Tak Satu pun Ada… DPR mengkritik pola penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pemerintah yang dinilai…
Keterwakilan Perempuan di Parlemen Mandek 16-22 Persen, Target 30 Persen… Target keterwakilan perempuan minimal 30 persen di parlemen belum juga tercapai. Kementerian…
  • Karhutla Kalimantan Makin Gawat: 66 Ribu Warga Kena ISPA, Tetapkan Bencana Nasional!
  • DPR Semprot Penanganan Karhutla: Kegiatan Banyak, Tak Satu pun Ada Indikator Outcome…
  • Keterwakilan Perempuan di Parlemen Mandek 16-22 Persen, Target 30 Persen Masih Jauh…

Dampak Domino

Dia juga menyoroti perubahan fisik yang janggal pada hasil laut di pesisir Mimika. Umpama, para nelayan kini kerap menangkap ikan dengan bentuk tubuh tidak proporsional, seperti berkepala besar namun berekor kecil, serta kondisi kepiting yang tumbuh kerdil.

Perubahan morfologi yang diduga kuat akibat dampak akumulasi limbah tailing PT Freeport tersebut membuat kualitas hasil tangkapan menurun drastis, sehingga semakin sulit dipasarkan dan memukul perekonomian nelayan setempat. Perubahan kualitas hasil tangkapan membuat pedagang enggan membeli tangkapan laut, dampaknya sumber pendapatan masyarakat pesisir terus menurun.

“Dulunya kami hidup dari menjual ikan, sekarang tidak lagi. Kami bingung harus mencari ikan ke mana lagi karena ruang tangkap kami sudah tidak ada,”

aku Natalia.

Tak Sembarang

Nelayan Kamoro juga tidak bisa begitu saja berpindah ke wilayah adat lain karena berpotensi memicu persoalan dengan masyarakat setempat. Mereka tak sembarangan bisa masuk ke wilayah adat lain untuk mencari ikan, karena hal itu berpotensi menimbulkan masalah.

Perebutan lokasi penangkapan ikan bahkan pernah berujung bentrokan antarwarga.

“Konflik dan perkelahian antarkampung hingga menyerupai perang suku sudah pernah terjadi di sana hanya karena berebut tempat mencari ikan yang semakin menyempit,”

kata Natalia.
Baca juga:
DPR Soroti Dugaan Wajib Lepas Jilbab di Unhan: Ini Bisa… Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PKS Yanuar Arif Wibowo minta Universitas…
PPPK Guru Bisa Jadi PNS, DPR ke Pemerintah: Kenapa Nakes… Komisi IX DPR RI mempertanyakan kebijakan pemerintah yang memberi kepastian status kepada…
9 Anak Disandera OPM, Eks Prajurit TNI: Salah Langkah Sandera… Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka…
  • DPR Soroti Dugaan Wajib Lepas Jilbab di Unhan: Ini Bisa Menjadi Bentuk…
  • PPPK Guru Bisa Jadi PNS, DPR ke Pemerintah: Kenapa Nakes Tidak?
  • 9 Anak Disandera OPM, Eks Prajurit TNI: Salah Langkah Sandera Bisa Jadi…
Tag:DPRDPR Papua TengahKamoroNelayanpapuaPesisirPT Freeport IndonesiaTailing
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Lampu Hijau di Rumah Sakit Ternyata Punya Makna Mengharukan, Ada Kaitannya dengan Donor Organ?
By Ani Ratnasari
Hospital Seberang Jaya, Pulau Pinang, Malaysia
1
Rektor Unsoed Kena OTT KPK, DPR Bongkar Masalah Besar Penerimaan Mahasiswa
By Rika Pangesti
Gedung KPK di Jakarta Selatan.
2
Gerbang Mahasiswa Baru: KPK Ungkap Dugaan Modus Rektor Unsoed Sodiq
By Rahmat Baihaqi
Sel tahanan KPK
3
Rektor dan Warek Unsoed Terjaring OTT, KPK Dalami Keterlibatan Pihak Lain
By Rahmat Baihaqi
Sel tahanan KPK
4
Baru Tiga Bulan Jadi Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq Dijaring KPK
By Rahmat Baihaqi
Akhmad Sodiq terpilih kembali menjadi rektor dalam sidang senat tertutup yang digelar pada 1 April 2026 di Auditorium Laboratorium Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman.
5

BERITA LAINNYA

Api membakar semak belukar lahan di dekat kawasan permukiman Tegal Sari, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Nasional

Karhutla Kalimantan Makin Gawat: 66 Ribu Warga Kena ISPA, Tetapkan Bencana Nasional!

Pemerintah pusat didesak segera menetapkan status bencana nasional untuk kebakaran hutan dan…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
4 jam lalu
Guru membimbing siswi mengerjakan soal saat proses belajar mengajar di SRMP 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026).
Nasional

Negara Kekurangan 464 Ribu Guru PNS, P2G: Angkat Guru PPPK Jadi PNS

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) meminta pemerintah mengangkat guru Pegawai Pemerintah dengan…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
4 jam lalu
Foto udara bekas tebangan kayu yang terbakar di Tenam, Batang Hari, Jambi.
Nasional

BNPB Perang Lawan Karhutla, 6 Provinsi Dipasok Helikopter Patroli hingga Water Bombing

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Api membakar semak belukar lahan di dekat kawasan permukiman Tegal Sari, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Nasional

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Pemerintah Didesak Fokus pada Pencegahan

Pemerintah dinilai perlu mengubah orientasi kebijakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up