Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 6 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Aktivis Papua Tagih Janji Pemerintah soal Dampak Tailing Freeport: Baru Dua Program Jalan, Itu Pun Mandek
Nasional

Aktivis Papua Tagih Janji Pemerintah soal Dampak Tailing Freeport: Baru Dua Program Jalan, Itu Pun Mandek

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 6, 2026 4:43 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Sungai Ajkwa dialiri pasir sisa tambang (tailing) dari perusahaan Tambang Freeport Indonesia di Timika, Papua, Sabtu (14/2).
Sungai Ajkwa dialiri pasir sisa tambang (tailing) dari perusahaan Tambang Freeport Indonesia di Timika, Papua, Sabtu (14/2). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
SHARE

Aktivis lingkungan dan hak masyarakat adat dari Mimika, Adolfina Kuum, menagih janji pemerintah dalam menindaklanjuti dampak pengelolaan tailing PT Freeport Indonesia di wilayah pesisir Mimika. 

Menurutnya, berbagai kesepakatan yang telah dibuat sejak 2023 hingga kini belum berjalan maksimal. Sementara ribuan warga masih menghadapi dampak lingkungan dan sosial.

Baca juga:
Isu PHK TikTok Menggema, DPR Beberkan Fakta Setelah Panggil Manajemen Ramainya isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di TikTok yang beredar di…
Curhat Mama Nelayan Suku Kamoro: Dikepung Limbah Freeport, Ditindas Kapal… Natalia, seorang perempuan nelayan suku Kamoro, mengeluhkan dampak limbah PT Freeport Indonesia…
Skandal Amdal Freeport: Memangnya Itu Tanah Negara? Tempat Roh Leluhur… Aktivis lingkungan dan hak masyarakat adat, Adolfina Kuum alias Doli, melontarkan kritik…
  • Isu PHK TikTok Menggema, DPR Beberkan Fakta Setelah Panggil Manajemen
  • Curhat Mama Nelayan Suku Kamoro: Dikepung Limbah Freeport, Ditindas Kapal Luar
  • Skandal Amdal Freeport: Memangnya Itu Tanah Negara? Tempat Roh Leluhur Kami Hilang!

Pernyataan itu disampaikan Adolfina, yang akrab disapa Doli saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi IV DPR RI pada Senin, 6 Juli 2026. 

Dijelaskan Doli, kehadirannya di DPR bukan untuk pertama kali. Ia datang kembali untuk menagih tindak lanjut atas kesepakatan yang telah dibahas bersama pemerintah pusat pada 12 November 2023.

Menurutnya, sedikitnya 6.000 warga di 23 kampung masih menunggu penyelesaian berbagai persoalan yang mereka hadapi akibat aktivitas tambang di wilayah pesisir Mimika.

Mengapa judul presentasi saya ‘Tindak Lanjut Kesepakatan?’ Karena ini menyangkut nasib 6.000 lebih jiwa yang berdomisili di 23 kampung,”

tutur Doli.

Ia mengungkapkan, dari tujuh tuntutan masyarakat yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, hingga kini baru dua program yang mulai dijalankan, yakni pembangunan rumah singgah dan rehabilitasi mangrove. Namun, kedua program itu pun dinilai belum berjalan sesuai harapan.

Dari tujuh tuntutan masyarakat, baru dua poin yang mulai dijawab, yaitu pembangunan rumah singgah dan rehabilitasi mangrove. Namun, program itu pun sampai hari ini tidak berjalan lancar,”

ujarnya.

Penanganan Lamban, Kerusakan Berjalan

Doli mempertanyakan lambannya penanganan persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun. Padahal menurutnya, kerusakan yang terjadi di wilayah pesisir terus berlangsung.

Bagaimana mungkin sebuah perusahaan bisa membuang limbah hingga ribuan ton setiap hari dan menyebabkan kerusakan luar biasa, tetapi penanganannya sangat lambat?”

tegasnya.
Timbun Segudang Dampak Buruk: DPR Papua Tengah Minta Area Tailing Freeport Dibenahi

Ia menjelaskan, masyarakat masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari akses transportasi laut yang terganggu akibat pendangkalan sungai, menurunnya hasil tangkapan ikan, rusaknya perahu warga, kematian hutan mangrove, krisis air bersih, hingga penyakit kulit.

Tak hanya itu, banyak perempuan nelayan kehilangan ruang kelola sehingga terpaksa meninggalkan profesinya.

Perempuan nelayan terpaksa berubah profesi menjadi buruh kasar karena kehilangan ruang hidup atau ruang kelola mereka,”

katanya.

Doli juga menyoroti pembangunan fasilitas kesehatan yang dinilai belum menjawab kebutuhan masyarakat. Meski pemerintah telah membangun pos kesehatan di wilayah terdampak, menurutnya pelayanan belum optimal karena keterbatasan tenaga medis.

Kami pikir sudah ada perhatian dari pemerintah karena pos kesehatan sudah dibangun, tetapi di mana tenaga kesehatannya?”

ujarnya.

Menurut Doli, rumah singgah yang saat ini dibangun juga bukan solusi permanen. Fasilitas tersebut hanya digunakan warga untuk menunggu air pasang sebelum menyeberang menggunakan perahu kecil ketika kondisi laut tidak memungkinkan.

Di sisi lain, rehabilitasi mangrove yang menjadi salah satu komitmen pemerintah juga disebut belum memberikan hasil yang signifikan.

Doli meminta pemerintah tidak berhenti pada penyusunan kesepakatan dan pembangunan program semata, tetapi memastikan seluruh komitmen benar-benar dirasakan masyarakat di lapangan.

Di sana ada masyarakat adat yang hak dan kerugiannya harus diakui. Hal-hal seperti ini yang tidak diperhatikan,”

ujarnya.
Tag:DPRFreeportpapua
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Pakar Kritik Langkah Utus Dubes ke Pemakaman Khamenei: Publik Bisa Curiga Pemerintah Memihak AS-Israel
By Natania Longdong
Warga Iran berduka saat mengikuti proses pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei (Foto: WANA).
1
Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Magis Firaun Siap Bikin Messiah Menangis?
By Hadi Febriansyah
Messi vs Salah dalam Piala Dunia 2026.
2
KPK Endus Dugaan Aliran Uang ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kasus Abdul Wahid Melebar
By Rahmat Baihaqi
Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah), Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam (kiri), dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau M Arief Setiawan (kanan)
3
Derbi Iberia Piala Dunia 2026: Laga Terakhir Ronaldo atau Panggung Bocah Ajaib Lamine Yamal?
By Hadi Febriansyah
Cristiano Ronaldo vs LAmine Yamal dalam derbi Iberia Piala Dunia 2026.
4
Sudah Sepekan Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Ini Alasan Asap Masih Terus Mengepul
By Ani Ratnasari
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat (tengah) berbincang dengan Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH Rasio Ridho Sani (kedua kiri) saat meninjau kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten
5

BERITA LAINNYA

DPR memanggil manajemen TikTok dan Tokopedia.
Nasional

Isu PHK TikTok Menggema, DPR Beberkan Fakta Setelah Panggil Manajemen

Ramainya isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di TikTok yang beredar di…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
4 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S)
Nasional

Prabowo ke PM Singapura: Kalau Ada Salah Paham, Kita Selesaikan Secara Terbuka

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, eratnya hubungan Indonesia dan Singapura saat menerima kunjungan…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
1 jam lalu
Natalia, perempuan nelayan suku Kamoro, Papua Tengah, saat RDPU dengan Komisi IV DPR, 6 Juli 2026.
Nasional

Curhat Mama Nelayan Suku Kamoro: Dikepung Limbah Freeport, Ditindas Kapal Luar

Natalia, seorang perempuan nelayan suku Kamoro, mengeluhkan dampak limbah PT Freeport Indonesia…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
2 jam lalu
Aktivis lingkungan dan hak masyarakat adat dari Mimika, Adolfina Kuum, dalam RDPU dengan Komisi IV DPR, 6 Juli 2026.
Nasional

Skandal Amdal Freeport: Memangnya Itu Tanah Negara? Tempat Roh Leluhur Kami Hilang!

Aktivis lingkungan dan hak masyarakat adat, Adolfina Kuum alias Doli, melontarkan kritik…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up