Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 6 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Timbun Segudang Dampak Buruk: DPR Papua Tengah Minta Area Tailing Freeport Dibenahi
Nasional

Timbun Segudang Dampak Buruk: DPR Papua Tengah Minta Area Tailing Freeport Dibenahi

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 6, 2026 2:55 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 jam lalu
Share
Sungai Ajkwa dialiri pasir sisa tambang (tailing) dari perusahaan Tambang Freeport Indonesia di Timika, Papua, Sabtu (14/2).
Sungai Ajkwa dialiri pasir sisa tambang (tailing) dari perusahaan Tambang Freeport Indonesia di Timika, Papua, Sabtu (14/2). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
SHARE

DPR Papua Tengah membawa langsung keluhan masyarakat Mimika ke Komisi IV DPR RI terkait dugaan dampak pengelolaan tailing PT Freeport Indonesia yang membenani warga setempat, seperti pendangkalan sungai, hutan mangrove rusak, krisis air bersih, dan akses transportasi laut terganggu.

Daftar isi Konten
  • Ganggu Pergerakan
  • Mujur tapi Rusak
  • Respons Pusat

Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah John NR Gobai mengatakan pihaknya sengaja menghadirkan perwakilan masyarakat adat dan nelayan agar Komisi IV DPR bisa mendengar langsung kondisi yang terjadi di lapangan.

“Kami tidak datang sendiri, agar Bapak dan Ibu bisa langsung mendengar dari masyarakat, kami hadirkan mereka di sini,”

kata Gobai dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi IV DPR RI, Senin, 6 Juli 2026.

Salah satu persoalan paling mendesak ialah sedimentasi akibat tailing yang mengalir dari kawasan tambang hingga pesisir Mimika. kondisi tersebut membuat alur sungai semakin dangkal dan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Freeport itu membuang limbah dari gunung sampai ke pesisir sejauh 25 kilometer. Prediksi saya, kalau tidak ditangani, tanggul ini akan menjadi tembok ratapan. Hari ini permukaan tailing sudah 10 meter lebih tinggi daripada Kota Timika,”

ujar dia.
Baca juga:
Freeport Raup Kontribusi Besar, DPR Ingatkan Derita Masyarakat Adat Jangan… Pemerintah RI diminta tak menutup mata terhadap dampak lingkungan dan sosial yang…
Perpres Prabowo Jadi Alarm: DPR Nilai Penyebaran LGBTQ Sudah Makin… Presiden RI Prabowo Subianto meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025…
Usul Kepala Daerah Dapat Persentase PAD Dikritik: Bukan Berantas Korupsi,… Usulan Ketua Komisi II DPR RI agar kepala daerah memperoleh hak keuangan…
  • Freeport Raup Kontribusi Besar, DPR Ingatkan Derita Masyarakat Adat Jangan Terus Diabaikan
  • Perpres Prabowo Jadi Alarm: DPR Nilai Penyebaran LGBTQ Sudah Makin Masif
  • Usul Kepala Daerah Dapat Persentase PAD Dikritik: Bukan Berantas Korupsi, Justru Berpotensi…

Ganggu Pergerakan

Ia berpendapat pendangkalan sungai bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi telah menghambat mobilitas warga. Sungai selama ini menjadi jalur utama transportasi sekaligus urat nadi perekonomian masyarakat pesisir.

Akibat alur sungai yang semakin dangkal, masyarakat setempat terpaksa mencari jalur laut yang lebih dalam untuk menuju kampung mereka. Kondisi itu justru meningkatkan risiko kecelakaan karena harus berhadapan dengan ombak besar.

Gobai mengungkapkan berbagai upaya penyelesaian sebenarnya sudah dilakukan, termasuk memperjuangkan kapal perintis. Namun, program tersebut tidak berjalan lantaran kapal kerap kandas.

“Jangankan perahu, kapal Pelni saja bisa kandas di sana. Kapal perintis yang kami upayakan juga kandas, sehingga program tidak dilanjutkan,”

kata dia.

Selain transportasi, DPR Papua Tengah juga menyoroti dampak lain yang dirasakan masyarakat antara lain sulitnya memperoleh air bersih, kerusakan hutan mangrove, hingga ancaman terhadap keberlangsungan hidup warga yang bergantung pada ekosistem pesisir.

Kemudian, kawasan endapan tailing saat ini dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas pendulangan tradisional, tapi hingga kini aktivitas tersebut belum memiliki kepastian hukum. Maka pemerintah perlu menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) agar masyarakat adat dapat mengelola potensi tersebut secara legal dan memperoleh manfaat ekonomi secara langsung.

“Tailing ini masalah bagi masyarakat, tapi bisa jadi berkat bagi pihak lain. Kalau masyarakat sendiri yang mengelola, mereka yang mendapat manfaatnya. Jangan sampai pihak luar yang menikmati hasilnya,”

ucap Gobai.

Mujur tapi Rusak

Dalam kesempatan itu, Gobai mengakui PT Freeport Indonesia memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan negara, termasuk Dana Bagi Hasil (DBH) yang mencapai sekitar Rp7,73 triliun. Lagi, ia mengingatkan capaian ekonomi tersebut tidak boleh mengabaikan persoalan yang dihadapi masyarakat adat.

“Pertumbuhan ekonomi makro ini tidak boleh dibayar dengan penderitaan tak terukur dari masyarakat adat yang ada di sana,”

kata dia.

Sebagai tindak lanjut, DPR Papua Tengah mengajukan empat usulan kepada Komisi IV DPR RI:

  1. Meminta pengerukan muara Pulau Tiga menggunakan kapal keruk milik Freeport agar jalur pelayaran masyarakat kembali berfungsi;
  2. Mendorong rehabilitasi lingkungan secara masif di kawasan terdampak tailing;
  3. Meminta pemerintah menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat di area tailing agar dapat dikelola masyarakat adat;
  4. Mendesak penyediaan akses air bersih yang layak bagi warga di wilayah pesisir Mimika.

Respons Pusat

Pimpinan rapat, Panggah Susanto, mengatakan RDPU digelar untuk mendengarkan secara langsung aspirasi DPR Papua Tengah dan masyarakat Kabupaten Mimika terkait dugaan dampak pengelolaan tailing. Saran dalam forum tersebut akan menjadi bahan bagi Komisi IV DPR untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi di lapangan sebelum menentukan langkah tindak lanjut.

Baca juga:
Rieke Diah Pitaloka 'Haramkan' Restorative Justice untuk Pelaku Kekerasan Seksual… Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka menegaskan kasus kekerasan seksual…
Oknum Polisi Diduga Siksa Perempuan, DPR Desak Komnas HAM dan… Dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30) yang dilakukan…
Revisi UU LLAJ: Komisi V DPR Siapkan Ojol Jadi Angkutan… Komisi V DPR RI memastikan revisi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan…
  • Rieke Diah Pitaloka 'Haramkan' Restorative Justice untuk Pelaku Kekerasan Seksual Anak
  • Oknum Polisi Diduga Siksa Perempuan, DPR Desak Komnas HAM dan LPSK Turun…
  • Revisi UU LLAJ: Komisi V DPR Siapkan Ojol Jadi Angkutan Umum
Tag:DPREkosistemKerusakan LingkunganPapua TengahPT Freeport IndonesiaTailing
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Magis Firaun Siap Bikin Messiah Menangis?
By Hadi Febriansyah
Messi vs Salah dalam Piala Dunia 2026.
1
Pakar Kritik Langkah Utus Dubes ke Pemakaman Khamenei: Publik Bisa Curiga Pemerintah Memihak AS-Israel
By Natania Longdong
Warga Iran berduka saat mengikuti proses pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei (Foto: WANA).
2
KPK Endus Dugaan Aliran Uang ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kasus Abdul Wahid Melebar
By Rahmat Baihaqi
Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah), Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam (kiri), dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau M Arief Setiawan (kanan)
3
Derbi Iberia Piala Dunia 2026: Laga Terakhir Ronaldo atau Panggung Bocah Ajaib Lamine Yamal?
By Hadi Febriansyah
Cristiano Ronaldo vs LAmine Yamal dalam derbi Iberia Piala Dunia 2026.
4
Sudah Sepekan Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Ini Alasan Asap Masih Terus Mengepul
By Ani Ratnasari
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat (tengah) berbincang dengan Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH Rasio Ridho Sani (kedua kiri) saat meninjau kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten
5

BERITA LAINNYA

Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD
Nasional

Mahfud MD Kritik Jawaban Purbaya ke Denny Sumargo: Jangan Songong kepada Pembayar Pajak

Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD mengkritik gaya komunikasi…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
Deretan aplikasi media sosial (medsos). (Sumber: Unsplash/Piotr Cichosz)
Nasional

PP Tunas Belum Maksimal, Anak-anak Masih Bisa Akses Medsos dengan Palsukan Usia

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membeberkan bahwa implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
3 jam lalu
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang tunai saat konferensi pers operasi tangkap tangan Bupati Langkat Syah Afandin di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Nasional

Bocor tapi Mujur: Drama Kucing-kucingan OTT Kuansing-Langkat, Ada ‘Cepu’ dalam KPK?

Meski sempat bocor dua kali berturut-turut, operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
4 jam lalu
Ilustrasi dokter jaga di IGD Rumah Sakit.
Nasional

Kasus Dokter Icha Bikin Geger! Ada Dugaan Intimidasi Oknum DPRD, Perpres Baru Disiapkan

Kasus meninggalnya dr Icha di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up