Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia membutuhkan investasi untuk memberikan ruang bagi pemerintah membiayai berbagai program pembangunan, termasuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik dan layanan publik.
Dalam kegiatan groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, dikutip Jumat, 17 Juli 2026, pemerintah membuka peluang kerja sama dengan seluruh negara yang ingin berinvestasi di Tanah Air selama saling menguntungkan.
“(Indonesia) butuh investasi, butuh uang. Untuk apa? Untuk memberi makan rakyat, memperbaiki sekolah, membayar guru-guru dengan baik, memberi makan anak-anak (dan) ibu-ibu hamil, memperbaiki rumah sakit, membayar dokter, perawat, dan semua tenaga kesehatan dengan baik,”
kata Prabowo.
Junjung Prinsip
Kebutuhan anggaran negara juga diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) serta mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur yang mendukung kemajuan bangsa.
“(Indonesia) butuh uang untuk membayar semua pegawai negeri dengan baik, untuk membangun prasarana yang penting untuk kehidupan yang modern,”
ujar dia.
Prabowo menegaskan Indonesia tidak memiliki musuh dan memilih menjalin persahabatan dengan seluruh negara, serta prinsip politik luar negeri Indonesia adalah menghormati semua bangsa dan membuka ruang kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Menurut Prabowo, para pemimpin Indonesia memahami tantangan global yang dihadapi saat ini. Karena itu, pemerintah memilih mendorong investasi sebagai salah satu cara memperkuat fondasi ekonomi nasional.


























