Kebakaran juga melanda Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada Jumat pukul 10.17 WIB. BPBD Kabupaten Ponorogo melaporkan area terbakar mencapai 2,5 hektare. Titik api berada jauh dari pemukiman warga sehingga tidak dilaporkan ada korban jiwa. BPBD Kabupaten Ponorogo dan instansi terkait bergotong royong bersama masyarakat setempat memadamkan api agar tidak meluas.
Masih di Provinsi Jawa Timur, karhutla juga melanda Desa Belah yang berada di wilayah administrasi Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat, pukul 10.00 WIB. Luas lahan terdampak mencapai dua hektare. Para personel BPBD Kabupaten Pacitan segera menuju lokasi untuk memadamkan bersama dengan petugas Damkar, Satpol PP, serta masyarakat. Pada Sabtu, api berhasil dipadamkan pukul 15.03 WIB.
Kebakaran juga terjadi di Desa Balung, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Jumat, pukul 10.00 WIB. Lahan seluas dua hektare dilaporkan terbakar, munculnya titik api berasal dari area Perhutani.
BPBD Kabupaten Situbondo segera menuju ke lokasi kejadian untuk berkoordinasi lintas instansi dan segera memadamkan api. Kondisi mutakhir, api berhasil dipadamkan pada Sabtu pukul 14.00 WIB berkat kerjasama tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, Relawan, serta masyarakat sekitar.
Angin dan Air
Angin kencang dilaporkan BPBD setempat menerjang Desa Tanjung Pecinaan pada Jumat (24/7) pukul 12.00 WIB. Enam Kepala Keluarga terdampak dan enam rumah warga rusak ringan akibat kejadian ini.
BPBD Kabupaten Situbondo telah mengasesmen dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta kecamatan setempat, kondisi terkini yang dilaporkan pada hari Sabtu, kerusakan pada rumah warga masih dalam proses penanganan.
Selanjutnya, banjir melanda Desa Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada Jumat pukul 17.00 WIB. BPBD Kabupaten Aceh Utara melaporkan empat jembatan hanyut dan situasi terkini pada Sabtu, kondisi arus air masih cukup deras, akibat beberapa jembatan yang hanyut menyebabkan putusnya akses dari Desa Sawang menuju Desa Lhok Cut, Kubut, Blang Cut dan Gunci.
BPBD Kabupaten Aceh Utara lakukan asesmen dan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa serta kecamatan setempat dan lintas instansi untuk upaya penanganan darurat.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya hidrometeorologi kering selama musim kemarau, termasuk bahaya kekeringan. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla.
Upaya pencegahan bagian dari pengurangan risiko bencana merupakan langkah efektif dalam pengendalian karhutla.
“Ditinjau dari tingkat kemudahan terbakar pada lapisan atas permukaan tanah, sebagian Sumatra, Kalimantan, Papua dan hampir seluruh Pulau Jawa pada kategori sangat mudah terbakar pada Senin, 27 Juli 2026,”
kata Muhari.
Masyarakat pun berperan dalam pemantauan dan pengendalian dini di wilayahnya. Segera laporkan kepada BPBD atau otoritas setempat bila terjadi insiden kebakaran secepat mungkin sehingga penanganan dapat berlangsung secara efektif.