Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 15 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Prabowo Marah Tambang Ilegal Tak Tuntas, Pengamat: TNI-Polri Malah Ngurus Jagung dan Dapur MBG
Nasional

Prabowo Marah Tambang Ilegal Tak Tuntas, Pengamat: TNI-Polri Malah Ngurus Jagung dan Dapur MBG

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 14, 2026 5:15 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 hari lalu
Share
Situasi Tambang Nikel di Indonesia. (Sumber: Yayasan Indonesia Cerah)
Situasi Tambang Nikel di Indonesia. (Sumber: Yayasan Indonesia Cerah)
SHARE

Direktur The Indonesian Institute (TII), Center for Public Policy Research Adinda Tenriangke Muchtar menilai, kemarahan Presiden Prabowo Subianto soal maraknya tambang ilegal justru menunjukkan adanya persoalan dalam pembagian tugas TNI dan Polri. 

Daftar isi Konten
  • Tupoksi Melenceng
  • Keterlibatan Oknum Aparat

Dikatakannya, ketika ruang tugas aparat berseragam semakin luas hingga masuk ke urusan pangan dan program sipil, fokus terhadap tugas utama pertahanan dan keamanan justru berpotensi terpecah.

Ada kemarahan yang disampaikan oleh Prabowo ketika mengkritisi soal TNI dan Polri yang sudah disesuaikan gajinya, tapi kok nggak bisa berkontribusi untuk mengatasi tambang ilegal,”

kata Adinda kepada Owrite, Jumat, 14 Agustus 2026.
Omon-Omon Prabowo dan Aparat Loyo: Denny Indrayana Soroti Tambang Ilegal di Kalsel

Ditambahkannya, perluasan ruang tugas TNI dan Polri harus dilihat bersama dengan perubahan kebijakan dan aturan yang memberikan ruang lebih besar bagi aparat berseragam untuk terlibat dalam berbagai urusan di luar tugas pokoknya.

Adanya undang-undang, baik untuk TNI dan Polri, dan bagaimana Presiden juga memberi ruang yang semakin luas untuk militerisasi, if not sekuritisasi untuk pihak-pihak berseragam,”

ucapnya.

Tupoksi Melenceng

Menurut Adinda, persoalan muncul ketika aparat pertahanan dan keamanan tidak lagi dapat fokus menjalankan tugas pokok dan fungsinya. 

Ia menilai, keterlibatan dalam berbagai program sipil dapat membuat perhatian aparat terpecah dari persoalan keamanan yang lebih berat.

Mereka tidak bisa fokus di barak atau di markasnya, karena akhirnya melakukan tugas-tugas yang tidak sesuai dengan tupoksinya, baik pertahanan maupun keamanan,”

jelasnya.

Adinda menyoroti keterlibatan aparat dalam sejumlah program pemerintah, mulai dari urusan pertanian hingga operasional program pangan. 

Malah ngurusin jagung, dapur, swasembada pangan dan lain sebagainya. Kalau sifatnya perbantuan bisa, tapi itu kan dalam konteks kalau ada situasi kecemasan, itu yang salah kaprahnya,”

terangnya.

Dalam konteks tersebut, Adinda mempertanyakan mengapa pembalakan liar dan pertambangan ilegal masih dapat berlangsung apabila TNI dan Polri memiliki sumber daya serta kewenangan yang semakin besar. 

Baca juga:
Kejar Target Setoran Pajak 2027, Purbaya Pertimbangkan Tarik Pajak Baru Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang mengenakan pajak baru. Hal ini…
Anggaran Pendidikan Melonjak Rp100 Triliun, Purbaya Ungkap Kabar Gaji Guru… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menaikkan gaji guru…
Purbaya Tegaskan Belum Berencana Naikkan Gaji ASN pada 2027 Pemerintah belum berencana menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri…
  • Kejar Target Setoran Pajak 2027, Purbaya Pertimbangkan Tarik Pajak Baru
  • Anggaran Pendidikan Melonjak Rp100 Triliun, Purbaya Ungkap Kabar Gaji Guru 2027
  • Purbaya Tegaskan Belum Berencana Naikkan Gaji ASN pada 2027

Keterlibatan Oknum Aparat

Ia juga menyinggung kemungkinan adanya keterlibatan oknum petinggi aparat dalam aktivitas ilegal tersebut sebagai sesuatu yang perlu dipertanyakan dan dibuktikan.

Jadi kalau ada pertanyaan kenapa masih ada pembalakan liar, kenapa ada pertambangan liar yang bisa jadi melibatkan petinggi-petinggi TNI atau Polri. Tanya kenapa, Pak? Karena memang fokusnya bukan di sana,”

tegasnya.

Lebih jauh Adinda, pengawalan terhadap sejumlah proyek strategis nasional (PSN) juga perlu dikaji dari perspektif pembagian tugas kelembagaan. 

Fokusnya untuk mengawal PSN-PSN yang tidak di dalam ranah TNI maupun Polri, jadi tidak sesuai dengan tupoksinya maupun posisi mereka secara profesional,”  

tutupnya.
Tag:Adinda Tenriangke MuchtarDapur MBGHeadlinePrabowo SubiantoTambang ilegalTNI Urus JagungTNI/Polri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, Berpotensi Tsunami
By Dusep Malik
Gempa Bumi 7,7 Magnitudo Guncang Nagekeo, NTT. (Sumber: BMKG)
1
Purbaya Tegaskan Belum Berencana Naikkan Gaji ASN pada 2027
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Pusat DJP (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
2
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Rumah dan Hotel Dilaporkan Rusak
By Anisa Aulia
Tim SAR lakukan evakuasi Gempa Bumi M7,7 di NTT. (Sumber: Tim SAR Maumere NTT)
3
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Satu Orang Tewas Tertimpa Bangunan 
By Rahmat Baihaqi
Tim SAR Gabungan evakuasi korban gempa NTT yang tertimpa bangunan. (Sumber: Tim SAR Maumere NTT)
4
Anggaran MBG 2027 Turun Jadi Rp240 Triliun, Sasar 70 Juta Penerima
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
5

BERITA LAINNYA

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Nasional

SBY Absen di Upacara HUT ke-81 RI, Mensesneg Prasetyo: Beliau Harus Cek Kesehatan

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
5 jam lalu
Tim SAR Gabungan evakuasi korban gempa NTT yang tertimpa bangunan. (Sumber: Tim SAR Maumere NTT)
Nasional

Update Gempa Magnitudo 7,7 di NTT, 14 Orang Meninggal Dunia

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan korban jiwa akibat gempa bumi magnitudo…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
5 jam lalu
Petugas melihat kondisi bangunan Pelabuhan Laurentius Say Maumere yang rusak akibat gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Sumber: Antara Foto/Gregorio J Gilbert/sth/nz)
Nasional

Pasca Gempa Magnitudo 7,7 di NTT, Ini Daftar Pelabuhan dan Bandara yang Rusak

Sejumlah pelabuhan dan bandara di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami kerusakan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
Ilustrasi Jalan Rusak akibat Gempa Bumi. (Sumber: Unsplash/ Anastasia R.)
Nasional

Sejumlah Jalan Nasional Tertimbun Longsor Imbas Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan sejumlah ruas jalan nasional di…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up