Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 19 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Kapal Terus Kecelakaan, DPR Bongkar Fakta Mengejutkan: 12 Insiden Terjadi dalam 2 Tahun
Nasional

Kapal Terus Kecelakaan, DPR Bongkar Fakta Mengejutkan: 12 Insiden Terjadi dalam 2 Tahun

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Agustus 19, 2026 1:40 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
1 jam lalu
Share
KN Masalembo bawa korban kebakaran kapal KM Mutiara Sentosa II di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.
KN Masalembo bawa korban kebakaran kapal KM Mutiara Sentosa II di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono).
SHARE

Rentetan kecelakaan kapal dalam beberapa waktu terakhir membuat Komisi V DPR RI memanggil Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk minta pertanggungjawaban pemerintah.

Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PDIP Lasarus mengatakan rapat bersama Menteri Perhubungan RI, Kepala Basarnas, Kepala BMKG, dan jajaran terkait digelar khusus untuk mengevaluasi sejumlah kecelakaan moda transportasi laut yang terjadi belakangan ini.

Pada siang hari ini dalam rangka membahas evaluasi kecelakaan moda transportasi laut beberapa waktu belakangan ini yang akan nanti kita bahas satu per satu,”

kata Lasarus dalam rapat di ruang Komisi V DPR RI, komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Dalam rapat itu, Komisi V membedah sedikitnya empat kecelakaan kapal. Di antaranya KM Putri Yasmin yang terbakar di Selat Lombok pada 12 Agustus 2026, KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep pada 2 Agustus 2026, KM Prince Soya yang terbakar di Pelabuhan Samarinda pada 1 Agustus 2026, serta KM Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar pada 15 Juli 2026.

Baca juga:
Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Bos BI, Banggar DPR Ungkap… Presiden RI Prabowo Subianto mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank…
Perpres Ojol Tinggal Selangkah Lagi, Tarif Makanan dan Barang Ikut… Aturan ojek online (ojol) segera masuk tahap akhir. DPR RI bersama pemerintah…
Surat Prabowo Masuk DPR: Calon Gubernur BI dan Pimpinan OJK… Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan surat kepada DPR RI terkait calon Gubernur,…
  • Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Bos BI, Banggar DPR Ungkap Sinyal Mengejutkan…
  • Perpres Ojol Tinggal Selangkah Lagi, Tarif Makanan dan Barang Ikut Bakal Diatur
  • Surat Prabowo Masuk DPR: Calon Gubernur BI dan Pimpinan OJK Masih Misteri

Rangkaian kecelakaan itu bukan satu-satunya catatan Komisi V DPR. Lasarus mengungkap dalam dua tahun, setidaknya ada 12 kecelakaan pelayaran signifikan yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam 2 tahun terakhir 2025-2026, telah terjadi 12 kecelakaan pelayaran yang signifikan,”

jelas Lasarus.

Sejumlah kecelakaan sebelumnya juga menyisakan persoalan serius. Salah satunya KM Pulau Mas Jaya yang pada 2 Juli 2025 mengalami kecelakaan dengan temuan kelebihan muatan ekstrem. Kapal yang kapasitas maksimalnya hanya 138 ton disebut membawa muatan hingga 538 ton.

Ada pula KM Barcelona 5 yang terbakar di perairan Talise, Sulawesi Utara pada 20 Juli 2025. Dalam insiden itu, jumlah penumpang yang tercatat dalam manifes disebut hanya 280 orang. Sementara, korban selamat yang dievakuasi mencapai lebih dari 570 orang.

Menurut Lasarus, pola persoalan dalam kecelakaan pelayaran juga cenderung berulang. Mulai dari kapal yang tidak laik laut, pengabaian kapasitas muatan, persoalan sistem proteksi kebakaran, hingga lemahnya mitigasi keselamatan.

Kecelakaan Kapal Makin Sering, DPR Minta SOP Pemeriksaan Sebelum Berlayar Dikaji Ulang

Dia bilang masalah di sektor perhubungan laut juga masih mengulang persoalan yang sama seperti ketidaklayakan kapal hingga pengabaian kapasitas muatan kapal.

Sistem proteksi kebakaran masih bermasalah, sistem keselamatan hingga mitigasi keselamatan pelayaran yang tidak sistematik dilakukan,”

tutur Lasarus.

Komisi V menilai kondisi itu jadi pertanyaan serius terhadap efektivitas pengawasan pemerintah. Terlebih, Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut untuk mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Lasarus mengingatkan pemerintah sudah memiliki perangkat hukum untuk menjamin keselamatan pelayaran. Salah satunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

Namun, keberadaan regulasi dinilai belum cukup jika pengawasan di lapangan tidak berjalan. Komisi V mencatat, dari rekomendasi investigasi kecelakaan pelayaran, sebanyak 44 rekomendasi atau 57 persen berkaitan dengan aspek pengawasan dan pengendalian.

Dari kecelakaan demi kecelakaan yang terjadi dalam 2 tahun terakhir, bahkan ada kecelakaan yang berdekatan tak sampai berselang sehari. Publik tak dapat disalahkan dalam menilai atau menggambarkan seolah-olah pemerintah belum bersungguh-sungguh dan belum menjalankan fungsi sebagaimana mestinya,”

ujar Lasarus.

Karena itu, Komisi V meminta pemerintah memperkuat pengawasan terhadap kelaiklautan kapal, kapasitas muatan, sistem proteksi kebakaran, pemeriksaan keselamatan hingga validasi manifes penumpang.

Lasarus bahkan meminta Menteri Perhubungan mengevaluasi secara menyeluruh seluruh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Menurut dia, persoalan di pelabuhan sudah terlalu kompleks untuk dibiarkan berulang.

Saya tidak tahu KSOP-KSOP kita ini ngapain aja gitu loh, Pak. Pak Menteri memang harus mengevaluasi secara menyeluruh seluruh KSOP ini, Pak,”

kata Lasarus.

Ia menilai persoalan keselamatan juga tidak hanya berada di tangan pemerintah. Operator kapal dan operator pelabuhan harus punya tanggung jawab yang sama untuk memastikan kapal tidak berlayar dengan kondisi atau kapasitas yang membahayakan penumpang.

Kalau operator kapalnya nakal, ini menimbulkan persoalan. Sudah didata oleh KSOP, harusnya sudah selesai dan ditutup, tapi masih dibiarkan ada yang naik dan seterusnya,”

ujarnya.
Baca juga:
Prabowo Usul Dwikewarganegaraan Terbatas, DPR Ingatkan Jangan Jadi Karpet Merah… DPR RI buka suara perihal wacana Presiden RI Prabowo Subianto terkait dwikewarganegaraan…
Gempa NTT: DPR Turun Tangan Dorong Bantuan dan Relokasi Anggaran DPR RI menaruh perhatian khusus pada penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara…
DPR Siap Gaspol Bahas RUU Perampasan Aset, 2-3 Kali RDPU… Komisi III DPR RI mulai mengebut pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.…
  • Prabowo Usul Dwikewarganegaraan Terbatas, DPR Ingatkan Jangan Jadi Karpet Merah bagi Semua…
  • Gempa NTT: DPR Turun Tangan Dorong Bantuan dan Relokasi Anggaran
  • DPR Siap Gaspol Bahas RUU Perampasan Aset, 2-3 Kali RDPU Tiap Pekan…

Menurut Komisi V, rentetan kecelakaan tersebut menjadi peringatan bahwa pembenahan keselamatan pelayaran harus dilakukan dari hulu. Bukan hanya mempercepat pencarian dan pertolongan setelah kecelakaan terjadi, tetapi memastikan kecelakaan dapat dicegah sebelum kapal meninggalkan pelabuhan.

Faktor manusia ini dulu harus kita utamakan, Pak, karena nyawa itu yang paling utama,”

jelas Lasarus.

Komisi V pun meminta pemerintah meningkatkan koordinasi antara BMKG, syahbandar, BPTD, dinas perhubungan, dan operator kapal. Sistem pencarian dan pertolongan juga diminta semakin terukur, cepat, dan responsif untuk menekan jumlah korban jika kecelakaan kembali terjadi.

Lasarus menegaskan pemerintah tetap perlu diapresiasi atas kerja penyelamatan yang dilakukan. Namun, apresiasi tersebut tidak boleh menutup persoalan yang terus berulang di sektor transportasi laut.

Tapi, masalah yang berulang dan berulang ini seperti tidak bisa kita selesaikan,”

katanya.

Tag:DPRFaktakapalkecelakaan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Mulai Oktober, Bayar Pakai QRIS di Bawah Rp100 Ribu Tak Kena MDR, Ini Aturannya
By Ani Ratnasari
Penumpang memindai kode QR untuk membayar tiket bus Trans Jateng di Semarang, Jawa Tengah
1
Praperadilan Eks Jampidsus: Polri Buka Suara atas Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah
By Rahmat Baihaqi
Polri memberikan jawaban atas gugatan praperadilan kubu eks Jampidsus Febrie di PN Jakarta Selatan, 19 Agustus 2026.
2
Dugaan Perecok Aksi BEM UI: Mahasiswa Bawa Pisau, Sopir Ambulans Angkut Golok
By Rahmat Baihaqi
Petugas kepolisian dan mahasiswa duduk bersama saat berlangsung unjuk rasa di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
3
BGN “Bekali” 658.300 Guru untuk Literasi MBG, Warganet: Nambahin Kerjaan Aja!
By Ani Ratnasari
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono.
4
Dari Balap Karung sampai Makan Kerupuk, Kenapa 17 Agustus Selalu Jadi Ajang Perlombaan?
By Salsabillah Irwanda
Dari Balap Karung sampai Makan Kerupuk, Kenapa 17 Agustus Selalu Jadi Ajang Perlombaan?
5

BERITA LAINNYA

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi (rakor) terkait kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Nasional

Bahlil Sebut Kewenangan KSP Dudung Melebihi Semua Menteri: Ngeri-Ngeri Sedap

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melontarkan kelakar mengenai…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono.
Nasional

BGN “Bekali” 658.300 Guru untuk Literasi MBG, Warganet: Nambahin Kerjaan Aja!

Badan Gizi Nasional (BGN) berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen)…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
4 jam lalu
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya saat meninjau langsung persiapan pengiriman bantuan
Nasional

Hari Kelima Pasca-Gempa NTT: 65 Ton Logistik Kembali Dikirim, Total Capai 253 Ton

Lima hari pascabencana gempa yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), pada…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
Seorang petugas berjaga saat sebuah armada truk jungkit (dump truck) listrik menukar baterai di Stasiun Pengisian dan Penukaran Baterai (battery swapping station) di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah
Nasional

Bukan Cuma SPKLU, Ini Infrastruktur yang Wajib Disiapkan untuk Motor Listrik Nasional

Program Motor Listrik Nasional (Molinas) yang digagas Presiden Prabowo Subianto masih menjadi…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up