Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Bahlil Sebut Kewenangan KSP Dudung Melebihi Semua Menteri: Ngeri-Ngeri Sedap

Bahlil berseloroh bahwa jabatan Dudung memiliki kewenangan yang beras apalagi latar belakang Dudung sebagai purnawirawan jenderal TNI.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi (rakor) terkait kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi (rakor) terkait kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melontarkan kelakar mengenai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI Jenderal Purnawirawan Dudung Abdurachman. Bahlil menyebut kewenangan Dudung bahkan melebihi seluruh menteri di Kabinet Merah Putih.

Awalnya, Bahlil menyapa Dudung yang hadir dalam acara tersebut. Dia kemudian menyinggung kewenangan Kepala Staf Kepresidenan dalam memanggil para menteri.

Pak Dudung ini jabatannya Kepala Staf Kepresidenan, tapi kewenangannya melebihi dari semua menteri,”

kata Bahlil dalam pembukaan Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Bisa Panggil Semua Menteri

Pejabat baru Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman (kiri) bersama pejabat lama Kepala KSP periode 2025-2026 Muhammad Qodari (kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai serah terima jabatan dan pisah sambut di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta
Pejabat baru Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman (kiri) bersama pejabat lama Kepala KSP periode 2025-2026 Muhammad Qodari (kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai serah terima jabatan dan pisah sambut di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz)

Menurut Bahlil, kewenangan tersebut menjadi pembeda antara Dudung dengan para menteri, termasuk menteri koordinator (menko). Sebab, menurut dia, hanya Presiden yang dapat memanggil para menteri secara keseluruhan.

Iklan

Karena yang bisa memanggil menteri-menteri itu cuma presiden. Kami sesama menteri, Menko pun hanya mengkoordinir beberapa menteri di bawah koordinasi. Tapi Pak Dudung ini memanggil semua menteri,”

ujarnya.

Bahlil pun berseloroh bahwa jabatan Dudung memiliki kewenangan yang besar. Ia bahkan mengaitkannya dengan latar belakang Dudung sebagai purnawirawan jenderal TNI.

Karena itu ngeri-ngeri sedap jabatan Pak Dudung ini. Karena mungkin bintangnya empat kali ya,”

kata Bahlil disambut suasana santai dalam acara tersebut.

Dampak Geopolitik ke Energi RI

Selain menyinggung Dudung, dalam sambutannya Bahlil juga membahas tantangan geopolitik global dan dampaknya terhadap ketahanan energi Indonesia.

Presiden Prabowo memerintahkan kepada kami untuk segera mencari terobosan-terobosan alternatif dalam rangka mendorong kedaulatan energi kita,”

tutur Bahlil.

Pemerintah, lanjut dia, akan tetap mendorong pengembangan energi baru terbarukan, termasuk panas bumi, sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan impor energi.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.