Presiden Prabowo Subianto yang duduk bersebelahan dengan Presiden ke-7 Joko Widodo saat menyaksikan atraksi jet tempur dalam perayaan HUT ke-81 RI di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026, menjadi sorotan publik.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan posisi tersebut merupakan situasional, sebab Prabowo disebut sengaja memberikan tempat khusus kepada Jokowi sebagai bentuk penghormatan kepada mantan kepala negara itu.
“(Karena) situasional, Bapak Presiden (Prabowo) menghormati Pak Jokowi sebagai Presiden ke-7,”
kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Halangan Hadir
Dari jajaran mantan presiden, hanya Jokowi yang hadir dalam acara kenegaraan tersebut.
“Karena hanya Pak Jokowi yang berkesempatan hadir, Presiden Megawati, Pak Presiden SBY, (mereka) berhalangan. Dalam situasi yang situasional tidak hanya Pak Jokowi, kemudian Bapak Presiden meminta untuk beberapa ketua lembaga ikut maju ke depan,”
ujar dia.
Prasetyo berujar pengaturan tempat duduk juga mempertimbangkan keterbatasan kapasitas area depan. Maka tidak seluruh pejabat dan pimpinan lembaga dapat ditempatkan di posisi yang sama.
“Karena keterbatasan tempat juga tidak bisa semua (peserta tertentu) ada di depan dan itu tidak mengurangi rasa hormat kami. Semua situasional,”
tutur Prasetyo.























