Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 24 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Karhutla Bukan Cuma Soal Asap, PKS Soroti Korban Satwa hingga Dalang Pembakaran
Nasional

Karhutla Bukan Cuma Soal Asap, PKS Soroti Korban Satwa hingga Dalang Pembakaran

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 24, 2026 10:35 am
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 jam lalu
Share
Api membakar sebuah pondok dari bambu di Kelurahan Sabaru, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (15/8/2026).
Api membakar sebuah pondok dari bambu di Kelurahan Sabaru, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (15/8/2026). (ANTARA FOTO/Auliya Rahman/wpa.)
SHARE

Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus Anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Kholid meminta pemerintah menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara terpadu. Sebab dampak kebakaran jauh lebih luas dibanding sekadar kemunculan kabut asap.

“(Hal) yang dihadapi bukan hanya lahan yang terbakar. Ada ancaman kesehatan warga, ada anak-anak dan lansia yang menghirup udara tidak sehat, ada satwa yang kehilangan habitat. Bila ditemukan unsur kesengajaan, ada pihak yang harus bertanggung jawab. Semua harus ditangani secara bersamaan,”

ujar Kholid dalam keterangannya, Senin, 24 Agustus 2026.
Baca juga:
Hutan Hangus, Satwa Pupus: PKS Desak Polisi Tak Cuma "Tangkap… Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid menyorot dampak ekologis…
Karhutla Jalan Pintas Buka Lahan Sawit: Polisi Jerat 72 Tersangka Polisi menetapkan 72 tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar…
Asap Karhutla Jadi Ancaman Kesehatan, Kasus ISPA Melonjak hingga 78… Lebih dari tiga juta warga di 37 kabupaten/kota terpapar langsung kabut asap…
  • Hutan Hangus, Satwa Pupus: PKS Desak Polisi Tak Cuma "Tangkap Teri"
  • Karhutla Jalan Pintas Buka Lahan Sawit: Polisi Jerat 72 Tersangka
  • Asap Karhutla Jadi Ancaman Kesehatan, Kasus ISPA Melonjak hingga 78 Persen

Kholid mengatakan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas pertama pemerintah. Memburuknya kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan berpotensi meningkatkan gangguan pernapasan, terutama bagi balita, ibu hamil, lansia, dan kelompok masyarakat dengan kondisi kesehatan rentan.

Kabut asap juga telah mengganggu aktivitas masyarakat hingga transportasi, termasuk penerbangan. Kholid meminta Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, serta Kalimantan Selatan memastikan fasilitas kesehatan dalam kondisi siaga.

Kesiapan itu, kata dia, harus mencakup ketersediaan obat-obatan, oksigen, tenaga kesehatan, hingga distribusi masker kepada masyarakat terdampak.

“Jangan menunggu jumlah korban meningkat baru respons kesehatan diperkuat. Dalam situasi seperti ini, prinsipnya harus preventif. Negara harus hadir lebih awal untuk melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan,”

tegas Kholid.

Ekologis

Kholid juga menyoroti kerusakan ekologis yang ditimbulkan karhutla. Ia menyinggung temuan tim Manggala Agni di Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, yang menemukan satwa mati terbakar saat memadamkan si jago merah. Satwa liar, termasuk orangutan, juga harus dievakuasi dari kawasan terdampak setelah habitat terganggu karhutla.

“Ketika hutan terbakar, yang hilang bukan hanya pohon dan lahan. Di dalamnya ada sebuah ekosistem. Ada satwa liar yang kehilangan rumah, sumber makanan, bahkan kehilangan nyawa. Sebagian merupakan spesies yang dilindungi dan membutuhkan waktu sangat panjang untuk dipulihkan,”

kata Kholid.

Ia meminta Kementerian Kehutanan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) memperkuat pemetaan kawasan rawan, jalur penyelamatan satwa, serta kapasitas tim evakuasi selama masa darurat. 

Perlindungan biodiversitas harus menjadi bagian dari operasi penanggulangan karhutla. Namun, penanganan karhutla juga tak boleh berhenti pada pemadaman. Bahkan penegakan hukum harus menjadi bagian penting untuk mencegah keberulangan.

Ia mengapresiasi aparat yang telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus pembakaran lahan. Namun, ia mengingatkan agar proses hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan atau pemilik lahan skala kecil.

“Kalau kebakaran terjadi karena kesengajaan, penegakan hukum harus mengikuti aliran tanggung jawab sampai ke atas. Jangan hanya menangkap orang yang menyalakan api, tetapi telusuri siapa yang memperoleh manfaat ekonomi dari pembakaran tersebut,”

ujar dia.

Kholid berucap jika ditemukan keterlibatan korporasi atau institusi bisnis, pertanggungjawaban hukum harus diterapkan secara tegas. Polri diminta melanjutkan penyidikan berdasarkan bukti.

Sementara itu, Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup diminta menggunakan instrumen administratif secara efektif, mulai dari evaluasi hingga penindakan terhadap izin konsesi apabila ditemukan pelanggaran.

“Karhutla akan terus berulang jika biaya membakar lebih murah daripada konsekuensi hukum. Karena itu penegakan hukum juga merupakan bagian dari strategi pencegahan,”

tutur Kholid.
Baca juga:
Karhutla Membara: PKS Minta Arahan Prabowo Tak Mandek di Atas… Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid mengatakan agar arahan…
Karhutla dan Telusur Dana: DPR Minta Polisi Buru Pemodal Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta Bareskrim Polri tidak berhenti menjerat…
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare… Tren kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang semester I 2026…
  • Karhutla Membara: PKS Minta Arahan Prabowo Tak Mandek di Atas Kertas
  • Karhutla dan Telusur Dana: DPR Minta Polisi Buru Pemodal
  • Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
Tag:DPRHabitatKarhutlaPKSSatwaudara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
By Ani Ratnasari
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
1
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Rekening Donasi Demo Diblokir
By Anisa Aulia
Saham Bank Mandiri Melemah usai isu Pemblokiran Rekening AMPB. (Gambar dibuat AI)
2
Trofi Melayang, Mental Juang Menyala: Timnas Putri Indonesia U-16 Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026
By Hadi Febriansyah
Sejumlah pesepak bola, staf pelatih, dan ofisial Timnas Putri Garuda Pertiwi U16 Indonesia berfoto dengan medali runner up Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026).
3
Homeschooling Bukan Sekadar “Pindah Kelas” ke Rumah, Ini Tantangannya Versi UNESCO
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi anak homeschooling.
4
Karhutla Membara: PKS Minta Arahan Prabowo Tak Mandek di Atas Kertas
By Rika Pangesti
Sejumlah warga berolahraga di atas Jembatan Ampera yang tertutup kabut asap saat pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (23/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan berusaha memadamkan kebakaran lahan di Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ili (OI), Sumatera Selatan, Sabtu (1/8/2026).
Nasional

Hutan Hangus, Satwa Pupus: PKS Desak Polisi Tak Cuma “Tangkap Teri”

Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid menyorot dampak ekologis…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
17 menit lalu
Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Nasional

Sade Terbakar, Warisan Budaya Sasak Dipertaruhkan

Kebakaran yang melanda Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
55 menit lalu
Petugas Kepolisian Polres Kampar dibantu Satgas Karhutla Riau memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
Nasional

Karhutla dan Telusur Dana: DPR Minta Polisi Buru Pemodal

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta Bareskrim Polri tidak berhenti menjerat…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
2 jam lalu
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) didampingi Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago (kiri) meninjau posko pengungsian Gelora Samador di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis (20/8/2026).
Nasional

Makin Panas! Denny Indrayana Buka Sayembara Rp3,5 Miliar soal Ijazah Gibran

Pakar hukum Prof. Denny Indrayana kembali mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
19 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up