Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 27 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / RUU Perampasan Aset Jatuh Tempo 15 Desember, Warga Pati Siapkan Aksi Tagih Janji DPR
Nasional

RUU Perampasan Aset Jatuh Tempo 15 Desember, Warga Pati Siapkan Aksi Tagih Janji DPR

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 27, 2026 2:06 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 jam lalu
Share
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri) bersama Saan Mustopa (kiri) berjabat tangan dengan perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Teguh Istiyanto (kanan) dan Supriyono (kedua kanan) alias Botok saat audiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri) bersama Saan Mustopa (kiri) berjabat tangan dengan perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Teguh Istiyanto (kanan) dan Supriyono (kedua kanan) alias Botok saat audiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). ( ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/sgd/tom.)
SHARE

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berencana menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI pada 15 Desember 2026 untuk menagih komitmen parlemen terkait penyelesaian RUU Perampasan Aset yang ditargetkan rampung pada tanggal tersebut.

Daftar isi Konten
  • Kawal Mandat
  • Rakyat Jadi Korban

Kepastian itu disampaikan perwakilan AMPB, Teguh Istiyanto, saat audiensi bersama pimpinan DPR di Ruang Abdul Muis, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 27 Agustus 2026.

Teguh mengatakan warga Pati tidak ingin komitmen DPR berhenti sebagai janji. Mereka akan kembali datang ke parlemen untuk memastikan kesepakatan penyelesaian RUU Perampasan Aset benar-benar berjalan.

“15 Desember kami akan melakukan aksi seperti hari ini. Kami menunggu,”

kata Teguh.
Baca juga:
Tolak Militer dan MBG, Masyarakat Papua Butuh Pendidikan Gratis Penolakan terhadap penambahan kekuatan militer di Papua dan pelaksanaan program Makan Bergizi…
Sempat Diwarnai Aksi Lempar Botol, Demonstran Berhasil Tembus Barikade Polisi… Aparat kepolisian dikepung massa aksi di depan Spark, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis,…
DPR Siapkan Jurus Baru Kejar Aset Kejahatan, Ini 4 Kategori… Komisi III DPR RI tengah mematangkan aturan mengenai aset yang dapat dirampas…
  • Tolak Militer dan MBG, Masyarakat Papua Butuh Pendidikan Gratis
  • Sempat Diwarnai Aksi Lempar Botol, Demonstran Berhasil Tembus Barikade Polisi Menuju DPR
  • DPR Siapkan Jurus Baru Kejar Aset Kejahatan, Ini 4 Kategori yang Bisa…

Bahkan AMPB merencanakan mendirikan posko sekitar sepekan sebelum tenggat waktu. Massa dari berbagai daerah akan kembali datang untuk menagih langsung komitmen DPR.

“Kami bikin posko satu minggu sebelumnya, seperti hari ini. 15 Desember kami akan datang lagi, akan menagih dari kesepakatan ini,”

ujar dia.

Kawal Mandat

Kedatangan mereka kali ini bukan sekadar untuk menyampaikan aspirasi, tetapi meminta wakil rakyat benar-benar menjalankan mandat yang diberikan masyarakat.

Dia mengatakan massa yang masih bertahan di depan Kompleks Parlemen bukan hanya aktivis. Mereka merupakan warga dari berbagai daerah seperti Pati, Surabaya, Bali, yang sengaja menempuh perjalanan ke Jakarta untuk menuntut parlemen.

“Di depan sana, itu bukan aktivis, Pak, tapi rakyat murni yang ingin bersuara,”

kata Teguh.

Maka, dia meminta DPR menemui massa yang masih berada di luar gedung. Teguh juga meminta aparat tidak melakukan tindakan yang dapat dianggap sebagai intimidasi terhadap warga yang menyampaikan aspirasi.

“Kami mohon mereka ditemui dan dihormati layaknya mereka itu memang rakyat Indonesia. Jangan sampai mereka disakiti, dikriminalisasi, dan diintimidasi. Ini yang mereka takutkan,”

terang Teguh.

Rakyat Jadi Korban

Selain menagih RUU Perampasan Aset, Teguh mengkritik terhadap DPR sebagai lembaga yang menerima mandat dari rakyat. Menurut dia, wakil rakyat harus memastikan kebijakan yang dibuat tidak memperberat kehidupan masyarakat.

“Kami dari desa yang sangat jadi korban, sangat terasa. Mungkin Bapak kalau ada korupsi itu ,ya, dibiarkan saja. Bapak masih punya gaji, fasilitas, tunjangan, bisa makan enak,”

kata Teguh.

Dia menilai dampak korupsi paling berat dirasakan masyarakat kecil. Ketika keuangan negara tergerus, muncul potensi kebijakan yang membebani rakyat, dan akhirnya rakyat menanggung akibatnya.

“Korupsi ini memang sebagai biang kehancuran negara ini, biang kesengsaraan rakyat, Pak,”

tegas dia.

Teguh pun meminta DPR lebih berhati-hati terhadap setiap kebijakan yang berpotensi menambah beban masyarakat. Dia meminta wakil rakyat tidak serta-merta menyetujui kebijakan yang merugikan kelompok rentan.

“Kalau ada kebijakan yang itu ada hubungannya dengan membebani rakyat, tolong tolak mentah-mentah, Pak! Jangan langsung ditandatangani!”

ujar dia.

Dia menyerahkan konsekuensi berikutnya kepada DPR apabila kesepakatan tersebut tidak terealisasi.

“Entah itu jenengan mundur atau lanjut, tergantung 15 Desember tersebut,”

kata Teguh.
Baca juga:
Janji DPR Ditunggu hingga 15 Desember, AMPB Siapkan Aksi Jika… Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok beri ultimatum kepada…
Rp330,9 Triliun Dikorupsi, Koalisi: Negara Cuma Bawa Pulang 4,84 Persen Kerugian negara akibat tindak pidana korupsi sepanjang 2024 mencapai Rp330,9 triliun. Namun,…
Rakyat Disebut Ditindas Elite, Perwakilan Papua di Depan DPR: Rampas… Tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset menggema dalam aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu…
  • Janji DPR Ditunggu hingga 15 Desember, AMPB Siapkan Aksi Jika RUU Perampasan…
  • Rp330,9 Triliun Dikorupsi, Koalisi: Negara Cuma Bawa Pulang 4,84 Persen
  • Rakyat Disebut Ditindas Elite, Perwakilan Papua di Depan DPR: Rampas Aset Koruptor,…
Tag:AMPBdemonstrasiDPRPatiruu perampasan aset
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Budi Arie ‘Senggol’ Percepatan Pemilu, PKS: Sebaiknya Jokowi Jelaskan agar Tak Jadi Bola Liar
By Hardani Triyoga
Kepala Kantor Staf Presiden PKS, Pipin Sopian.
1
Kemenkeu Luruskan Omongan Purbaya Soal Rp7 T ke BPS, Ternyata Bukan Cuma DTSEN
By Anisa Aulia
Petugas sensus mendata meteran listrik rumah warga saat melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di Kelurahan Maliaro, Ternate, Maluku Utara. (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/hma)
2
Di Depan Warga Pati, Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Gagal Disahkan di 2026
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjawab pertanyaan wartawan usai rapat pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nym)
3
RUU Perampasan Aset Jatuh Tempo 15 Desember, Warga Pati Siapkan Aksi Tagih Janji DPR
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri) bersama Saan Mustopa (kiri) berjabat tangan dengan perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Teguh Istiyanto (kanan) dan Supriyono (kedua kanan) alias Botok saat audiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
4
Warga Pati Ketuk Pintu DPR soal RUU Perampasan Aset, Tenggat 15 Desember
By Rika Pangesti
Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyantap hidangan di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Warga melintas di samping bangunan rumah yang roboh akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (19/8/2026).
Nasional

Gempa NTT Rusak 77.912 Rumah, BNPB Kejar Data untuk Rehab-Rekon

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan proses rehabilitasi dan rekonstruksi kerusakan rumah…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
7 menit lalu
Warga mengendarai sepeda motor di sekitar lahan yang terbakar di Kelurahan Panarung, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (26/8/2026).
Nasional

Semprot Api, Pulang: WALHI Nilai Kunjungan Raja Juli ke Kalteng Tanpa Solusi

Direktur Eksekutif WALHI Kalimantan Tengah Janang Firman Palanungkai mengkritik kunjungan Menteri Kehutanan…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
13 menit lalu
Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berunjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Nasional

Rp330,9 Triliun Dikorupsi, Koalisi: Negara Cuma Bawa Pulang 4,84 Persen

Kerugian negara akibat tindak pidana korupsi sepanjang 2024 mencapai Rp330,9 triliun. Namun,…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
42 menit lalu
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (tengah) didampingi (dari kiri) anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo, Hinca Panjaitan, Adang Daradjatun, dan Bimantoro Wiyono saat menyampaikan keterangan pers terkait RUU tentang Perampasan Aset di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Nasional

DPR Siapkan Jurus Baru Kejar Aset Kejahatan, Ini 4 Kategori yang Bisa Dirampas Negara

Komisi III DPR RI tengah mematangkan aturan mengenai aset yang dapat dirampas…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
46 menit lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up