Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 31 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Klaim Prabowo Soal Penanganan Gempa NTT Berbeda dengan Fakta Lapangan
Nasional

Klaim Prabowo Soal Penanganan Gempa NTT Berbeda dengan Fakta Lapangan

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 31, 2026 5:54 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Sejumlah pengungsi beraktivitas di area pengungsian SMK Muhammadiyah Manggarai Timur, Pota, Sambi Rampas, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur
Sejumlah pengungsi beraktivitas di area pengungsian SMK Muhammadiyah Manggarai Timur, Pota, Sambi Rampas, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/kye)
SHARE

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut penanganan bencana gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) telah berhasil ditangani tidak sejalan dengan fakta di lapangan.

Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, menilai pemerintah belum menunjukkan indikator maupun data yang jelas untuk mengukur keberhasilan tersebut, karena sejumlah warga terdampak gempa di NTT masih belum memperoleh bantuan secara memadai.

Bagi saya, sejauh ini pengamatan saya, Presiden tidak sungguh-sungguh memberikan indikator soal keberhasilan dari kebijakan-kebijakan kita,”

katanya kepada Owrite, Senin, 31 Agustus 2026.

Menurut Feri, pernyataan pemerintah mengenai penanganan bencana perlu disertai data yang dapat menunjukkan sejauh mana kebutuhan masyarakat telah terpenuhi. 

Karhutla Kalimantan Jadi Sorotan, Kenapa Titik Api Hanya di Wilayah Indonesia?

Ia menyinggung pernyataan Prabowo mengenai kondisi penanganan bencana di Aceh yang disebut sudah berjalan sangat baik.

Kita ingat ya, Presiden menyampaikan bahwa apa yang terjadi di Aceh sudah sangat baik dan itu perlu disambut dan diapresiasi. Bukan kita tidak mengapresiasi, tapi data menunjukkan berbeda,”

ucapnya.

Masih Banyak Persoalan

Dikatakannya, persoalan serupa juga terlihat dalam penanganan gempa di NTT. Kondisi di lapangan menunjukkan masih terdapat persoalan dalam penyaluran bantuan, termasuk bantuan yang dinilai tidak selalu sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

Begitu juga saya dan banyak pihak merasakan bahwa gempa di NTT belum tuntas, belum maksimal. Kita tahu penyaluran bantuan sangat tidak tepat sasaran, menumpuk di sana-sini, dan bukanlah sesuatu yang kadang-kadang dibutuhkan oleh masyarakat,”

jelasnya.

Lebih jauh dia meminta Presiden dan jajaran pemerintah tidak melihat kritik terhadap penanganan bencana sebagai bentuk serangan politik. 

Menurutnya, kritik tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi agar kebutuhan korban benar-benar dapat dipenuhi.

Pak Presiden, Pak Teddy, dan yang lain perlu pahami bahwa pernyataan ini bukan berarti hendak menyudutkan Anda. Tapi kami berharap Bapak bisa bekerja lebih maksimal dan memastikan kebutuhan masyarakat betul-betul terpenuhi,”

terangnya.
Baca juga:
Prabowo Klaim Bencana Aceh, NTT hingga Karhutla Kalimantan Beres, Faktanya? Klaim Presiden Prabowo Subianto bahwa pemerintah berhasil menangani bencana banjir di Aceh,…
Karhutla Kalimantan Jadi Sorotan, Kenapa Titik Api Hanya di Wilayah… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dinilai menyisakan pertanyaan serius karena…
BMKG Catat 10.232 Gempa Susulan di Flores NTT, 188.161 Warga… Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Senin, 31 Agustus 2026…
  • Prabowo Klaim Bencana Aceh, NTT hingga Karhutla Kalimantan Beres, Faktanya?
  • Karhutla Kalimantan Jadi Sorotan, Kenapa Titik Api Hanya di Wilayah Indonesia?
  • BMKG Catat 10.232 Gempa Susulan di Flores NTT, 188.161 Warga Mengungsi

Dikatakan Feri, keberhasilan di satu wilayah tidak bisa dijadikan alasan untuk menyimpulkan seluruh penanganan bencana telah selesai. Pemerintah tetap harus memperhatikan daerah dan kelompok masyarakat yang belum memperoleh penanganan optimal.

Jadi jangan kemudian dialihkan, ini hendak menyudutkan karena sudah ada yang berhasil. Mungkin sudah ada yang berhasil, tapi masih banyak yang belum berhasil, yang perlu Bapak tangani,”

paparnya.

Ia pun mempertanyakan jarak antara klaim pemerintah dengan kondisi yang masih terjadi di lapangan. Presiden seharusnya memastikan terlebih dahulu kondisi masyarakat secara menyeluruh sebelum menyampaikan klaim keberhasilan penanganan bencana.

Nah, di titik itu kita mempertanyakan, Pak Presiden terlalu cepat berpidato untuk menyatakan segala sesuatu berhasil, tapi di lapangan tidak diketahui oleh Presiden,”  

pungkasnya.
Tag:feri amsariGempa NTTKorban TertanganiPrabowo BohongPrabowo Subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kamus Nyeleneh Warga Threads: Gibran Malah jadi Kode ‘Kosong’ hingga Prabowo Berarti ‘Asbun’
By Ani Ratnasari
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
1
Misterius! Markas GRIB Jaya di Kebon Jeruk Terbakar Dini Hari, Penyebabnya Belum Terungkap
By Rahmat Baihaqi
Kondisi posko ormas GRIB Jaya pasca terbakar.
2
Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026–2031, Dipilih Lewat Musyawarah AHWA
By Natania Longdong
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031.
3
Profil Gus Kikin, Ketua Umum PBNU Terpilih: Cicit KH Hasyim Asy’ari, Pernah Menjadi Pelaut hingga Memimpin Tebuireng
By Ani Ratnasari
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin (kedua kanan) menandatangani pakta integritas usai ditetapkan oleh Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) saat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
4
BMKG Catat 10.232 Gempa Susulan di Flores NTT, 188.161 Warga Mengungsi
By Ani Ratnasari
Update Gempa Bumi Susulan di Flores NTT, 31 Agustus 2026. (Sumber: IG @infobmkg)
5

BERITA LAINNYA

Gedung Mahkamah Konstitusi
Nasional

Anggaran MK 2027 Bisa Bengkak Jadi Rp427,8 Miliar, Ada Dana untuk Renovasi dan Ambulans

Mahkamah Konstitusi (MK) mengusulkan tambahan anggaran Rp67 miliar untuk tahun 2027. Dana…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Ilustrasi RUU Perampasan Aset yang tengah disorot.
Nasional

Ada Harimau hingga Gajah dalam Perdagangan Ilegal, RUU Perampasan Aset Hadapi Dilema

Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dinilai masih menyisakan persoalan ketika objek yang…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Rapat antara Komisi III DPR dengan mitra kerja, 31 Agustus 2026.
Nasional

Kebutuhan Kejagung 2027 Menggelembung, Minta Tambahan Rp22,1 Triliun

Kejaksaan Agung meminta tambahan dana Rp22,1 triliun untuk tahun anggaran 2027 guna…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
2 jam lalu
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan pimpinan Komisi I DPR beri keterangan pers.
Nasional

8 WNI Disebut Direkrut Rusia untuk Perang Lawan Ukraina, Ini Kata Menhan Sjafrie

Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin mengaku belum menerima laporan terkait klaim intelijen…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up