Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 2 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Karhutla 2026 Belum Puncak, DPR Warning 2027 Bisa Lebih Parah
Nasional

Karhutla 2026 Belum Puncak, DPR Warning 2027 Bisa Lebih Parah

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: September 2, 2026 3:28 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Relawan berupaya memadamkan kebakaran lahan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Sumber: Antara Foto/Auliya Rahman/tom)
Relawan berupaya memadamkan kebakaran lahan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Sumber: Antara Foto/Auliya Rahman/tom)
SHARE

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia pada 2026 dinilai belum mencapai ancaman terburuk. 

Daftar isi Konten
  • Kerugian
  • Ribuan Titik Panas

Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, memperingatkan puncak ancaman justru berpotensi terjadi pada 2027 dan kerugian negara bisa melampaui Karhutla di 2019  yang menyentuh Rp221 triliun apabila pemerintah terlambat memperkuat mitigasi sejak sekarang.

Karena memang ancaman untuk kebakaran gambut lagi periode 2026 ini itu masuk siklus 4 tahunan El Nino dan kemudian musim kering yang ekstrem itu seperti kejadian 2015 dan 2019,”

katanya dalam diskusi publik di DPR RI, Rabu, 2 September 2026.

Menurut Riyono, tren luas lahan yang terbakar dalam satu dekade terakhir memang menunjukkan perkembangan yang relatif lebih baik. 

Misteri Bibit Sawit Muncul di Area Bekas Karhutla, Apa Kata Menhut Raja Juli?

Namun, kondisi tersebut tidak boleh membuat pemerintah lengah menghadapi ancaman kebakaran pada periode 2026-2027.

Kalau data BPS 2015 sampai 2025, luasan lahan yang terbakar itu sebenarnya cenderung menurun,”

ucapnya.

Riyono justru memberikan peringatan keras terhadap kondisi tahun depan. Menurut dia, karhutla yang terjadi pada 2026 belum menggambarkan potensi ancaman terbesar yang harus dihadapi Indonesia.

Tetapi ini 2026, dan nanti puncaknya ini belum puncak teman-teman. Ini puncaknya 2027,”

tegasnya.

Peringatan tersebut menjadi serius karena ancaman El Niño memang belum sepenuhnya berakhir. BMKG memprediksi El Niño bertahan setidaknya hingga awal kuartal pertama 2027. 

Kerugian

Sebelumnya, BMKG juga mengingatkan potensi siklus El Niño empat tahunan pada 2027 yang, apabila berbarengan dengan penguatan Monsun Australia, dapat membuat musim kemarau Indonesia berlangsung lebih panjang.

Riyono membandingkan potensi kerugian tersebut dengan karhutla 2019. Kerugian pada periode itu mencapai hampir Rp221 triliun. 

Angka sebesar itu dikhawatirkan dapat kembali terjadi, bahkan terlampaui, apabila mitigasi menghadapi ancaman 2027 tidak disiapkan lebih awal.

Tahun 2019 itu kerugian negara karena adanya kebakarannya hampir 221 triliun. Mungkin 2027 bisa jadi lebih kalau mitigasinya dari awal itu tidak disiapkan,”

jelasnya.

Dia menilai, persoalan utama justru terletak pada kesiapan mitigasi sebelum kebakaran terjadi. Riyono mengaku, telah mengingatkan Kementerian Kehutanan mengenai besarnya potensi kebakaran pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.

Karena kelemahannya apa? Kelemahannya sebelum kejadian 2026 ini, dengan Kementerian Kehutanan saya sudah ingatkan, potensi api 2026 ini lebih besar dibanding dengan 2025,”

ungkapnya.

Peringatan mengenai tingginya ancaman karhutla 2026 memang bukan tanpa dasar. BMKG sejak April 2026 telah mengingatkan kondisi iklim tahun ini berpotensi lebih kering, dengan musim kemarau yang datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang. 

Ribuan Titik Panas

Saat itu, BMKG juga mencatat 1.601 titik panas hingga awal April dan meminta kesiapsiagaan nasional menghadapi karhutla.

Memasuki pertengahan tahun, ancaman tersebut semakin nyata. BMKG kemudian menyatakan El Niño 2026 telah aktif dan berpotensi mencapai level sangat kuat, sementara risiko karhutla meningkat terutama di Sumatera dan Kalimantan. 

Baca juga:
Menteri LH Bongkar Dugaan Karhutla Disengaja: Bakar Lahan di Tengah… Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, mengungkap adanya indikasi kesengajaan dalam kasus…
335 Perusahaan Terindikasi Karhutla, 21 Disegel Pemerintah: Ada yang Terbakar… Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, mengungkap sebanyak 335 perusahaan terindikasi terkait…
Misteri Bibit Sawit Muncul di Area Bekas Karhutla, Apa Kata… Bibit kelapa sawit diduga ditemukan di area yang sebelumnya terdampak kebakaran hutan…
  • Menteri LH Bongkar Dugaan Karhutla Disengaja: Bakar Lahan di Tengah El Nino…
  • 335 Perusahaan Terindikasi Karhutla, 21 Disegel Pemerintah: Ada yang Terbakar Berulang
  • Misteri Bibit Sawit Muncul di Area Bekas Karhutla, Apa Kata Menhut Raja…

Hingga 29 Juli 2026, BMKG mendeteksi 5.019 titik panas dengan konsentrasi antara lain di Kalimantan Barat, Papua Selatan, dan Riau. 

Riyono menambahkan, kondisi di lapangan sekarang membuktikan bahwa potensi kebakaran yang sebelumnya dia khawatirkan benar-benar muncul di berbagai wilayah.

Sehingga ternyata betul kejadiannya sekarang. Kalimantan, kemudian Sumatera, ya Jawa sedikit. Melengkapi saya itu Gunung Lawu, Ponorogo, Trenggalek itu juga kebakaran, tapi kecil,”

ucapnya.

Karena itu, menurut Riyono pemerintah tidak boleh mengulangi kelemahan mitigasi yang sama apabila ancaman pada 2027 benar-benar membesar. 

Persiapan dinilai harus dilakukan jauh sebelum musim kering datang, terutama di kawasan gambut dan wilayah yang berulang kali menjadi titik rawan kebakaran.

Ya ini potensi titik-titik apinya lebih besar dibanding 2020,”

pungkasnya.
Tag:Anggota Komisi IVKarhutlaPuncak KarhutlaPuncak Karhutla 2027Riyono
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, 431 Dilarikan ke RS
By Syifa Fauziah
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
1
Heboh 431 Santri Diduga Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo: Tak Ada yang Meninggal
By Syifa Fauziah
Santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan saat tiba di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
2
Pertamax Green 95 Naik Rp2.550, Kini Tembus Rp19.150 per Liter! Ini Harga Terbarunya
By Natania Longdong
Pengendara motor antre mengisi BBM di salah satu SPBU kawasan Kuningan, Jakarta
3
Garuda Muda dalam Tekanan, Timnas Indonesia U-20 Wajib Hajar Laos demi Tiket Piala Asia
By Hadi Febriansyah
Timnas Indonesia U-20
4
Raja Juli Sebut Asap Karhutla Tembus Malaysia Karena Tak Punya KTP, Anies: Kok Seperti Dejavu
By Rahmat Tunny
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (tengah) didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto (kedua kiri), Gubernur Sumatera Sleatn Herman Deru (kanan), Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI) Panca Wijaya Akbar (kiri), Wakil Bupati Kabupaten Banyuasin Netta Indian (ketiga kiri) dan Bupati Kabupaten PALI Asgianto (kedua kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai rapat kordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Sumatera Selatan di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (31/8/2026). Rapat tersebut membahas penanganan karhutla dan penegakan hukum terhadap perusahaan yang sengaja melakukan pembakaran lahan di daerah tersebut untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat dan tepat. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
5

BERITA LAINNYA

Kepala BIN Muhammad Herindra di Gedung Nusantara DPR, 2 September 2026.
Nasional

Kepala BIN Ogah Buka Pola Kerusuhan Demo 27 Agustus: Urusan Polisi

Badan Intelijen Negara (BIN) mengaku telah menginformasikan potensi kerusuhan dalam demonstrasi 27…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
4 menit lalu
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni
Nasional

Misteri Bibit Sawit Muncul di Area Bekas Karhutla, Apa Kata Menhut Raja Juli?

Bibit kelapa sawit diduga ditemukan di area yang sebelumnya terdampak kebakaran hutan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
14 menit lalu
Warga melihat situs judi online melalui gawainya di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (24/7/2026).
Nasional

DPR Kaji Judol Masuk Sasaran Perampasan Aset, Uangnya Bisa Kabur ke Luar Negeri

Judi online (judol) belum masuk dalam 13 kriteria tindak pidana yang diumumkan…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
23 menit lalu
Siswa membawa menu Makan Bergizi Gratis (MBG) menuju ke dalam kelas di SDN 13 Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2026).
Nasional

‘Piring Beracun’ MBG Tumbalkan 431 Santri Sidoarjo, YLBHI Desak Moratorium

Sekira 431 santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, dilaporkan…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
58 menit lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up