Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

PPATK Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Disesuaikan dengan KUHP-KUHAP Baru

PPATK berpendapat bahwa pembahasan RUU Perampasan Aset perlu mencermati perkembangan kerangka hukum pidana baru.

Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botox (keempat kiri) bersama rekan-rekannya menyaksikan Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botox (keempat kiri) bersama rekan-rekannya menyaksikan Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). ( ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom.)

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana mengatakan pihaknya mendukung RUU Perampasan Aset untuk memperkuat upaya negara dalam mengembalikan aset yang berasal dari tindak pidana.

“PPATK sejak awal mendukung RUU Perampasan Aset sebagai bagian dari penguatan upaya pemulihan aset hasil tindak pidana,”

ujar Ivan kepada Owrite.id, Jumat, 4 September 2026.

Cermat

Namun, Ivan berpendapat bahwa pembahasan RUU tersebut perlu melihat perkembangan kerangka hukum pidana yang baru, khususnya setelah Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) teranyar.

“Dengan ada perkembangan KUHP dan KUHAP, tentu diperlukan penyesuaian dengan kerangka hukum yang baru. Semangat utama tetap sama, tetapi masih banyak hal yang perlu dibahas lebih lanjut,”

kata dia.

Maka, pihaknya perlu mencermati perkembangan pembahasan RUU secara utuh hingga nanti disepakati antara pemerintah dan DPR.

Iklan

“Kami perlu melihat perkembangan pembahasan secara utuh dan tidak mendahului substansi akhir yang nantinya disepakati pemerintah dan DPR,”

tutur Ivan.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.