Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 9 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Charles Honoris Desak Nutri-Level Segera Diterapkan, Kenapa Tak Hanya Minuman?
Nasional

Charles Honoris Desak Nutri-Level Segera Diterapkan, Kenapa Tak Hanya Minuman?

Rika Pangestidusep-malik
Last updated: September 9, 2026 10:03 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Komisi IX DPR memilih gelar rapat pembahasan anggaran 2027 Badan Gizi Nasional (BGN) secara tertutup.
Komisi IX DPR memilih gelar rapat pembahasan anggaran 2027 Badan Gizi Nasional (BGN) secara tertutup. (Foto: Owrite/Rika Pangesti).
SHARE

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mendesak pemerintah mempercepat penerapan kebijakan Nutri-Level pada produk pangan olahan. 

Daftar isi Konten
  • Percepatan Akses Masyarakat
  • Panjangnya Transisi Penerapan

Ia meminta kebijakan tersebut tidak berhenti sebagai label informasi bagi konsumen, tetapi digunakan untuk mendorong industri menghasilkan makanan yang lebih sehat.

Desakan itu disampaikan Charles di tengah tingginya angka penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia. Ia menilai kondisi tersebut sudah cukup mendesak sehingga penerapan Nutri-Level tidak seharusnya menunggu terlalu lama.

Charles menyampaikan hal itu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI bersama Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di ruang rapat Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Baca juga:
Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo Alami Gangguan Ingatan,… Kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi,…
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam, DPR Tegaskan Sekolah Terdampak Wajib… Komisi X DPR RI minta sekolah di wilayah terdampak abu vulkanik Gunung…
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, DPR Desak Kemenkes dan… Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…
  • Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo Alami Gangguan Ingatan, DPR: Jangan…
  • Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam, DPR Tegaskan Sekolah Terdampak Wajib PJJ
  • Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, DPR Desak Kemenkes dan Pemprov DKI…

Percepatan Akses Masyarakat

Ilustrasi seorang wanita saat konsumsi minuman kemasan
Ilustrasi seorang wanita saat konsumsi minuman kemasan (Foto: Freepik)

Dalam rapat tersebut, Komisi IX membahas sejumlah persoalan kesehatan, termasuk percepatan akses masyarakat terhadap obat, vaksin, dan produk kesehatan inovatif.

Implementasi Nutri-Level untuk mengendalikan konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) juga menjadi salah satu pembahasan. Nutri-Level merupakan label gizi di bagian depan kemasan yang dapat dicantumkan pada produk pangan olahan. 

Menurut Charles, kebijakan tersebut memang dibutuhkan untuk membantu menekan angka PTM.

Tadi kalau saya cermat mendengarkan, kita semua mengapresiasi sebetulnya inisiatif tentang Nutri-level ini dan ini saya rasa sesuatu yang memang dibutuhkan untuk saat ini di Indonesia untuk menurunkan angka PTM (penyakit tidak menular),”

ujar Charles.

Ia menyoroti angka hipertensi, diabetes, dan obesitas yang masih tinggi. Berdasarkan data yang disampaikan dalam rapat, sebanyak 30,8 persen masyarakat berusia di atas 18 tahun mengalami hipertensi, 11,7 persen mengalami diabetes, dan 23,4 persen mengalami obesitas.

Beban persoalan tersebut semakin besar karena penyakit tidak menular juga menyumbang porsi besar kematian di Indonesia. Charles menyebut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat 73 persen kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit tidak menular.

Menurut Charles, tingginya PTM pada akhirnya tidak hanya menjadi persoalan kesehatan masyarakat. Kondisi itu juga berimbas terhadap pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Karena itu, Charles mempertanyakan mengapa penerapan Nutri-Level pada tahap awal hanya diwajibkan untuk produk minuman. 

Ia meminta pemerintah tidak membatasi kebijakan tersebut jika memang tujuan utamanya adalah mengendalikan konsumsi gula, garam, dan lemak masyarakat.

Walaupun kita mengapresiasi inisiatif ini, tetapi pertanyaan saya kenapa hanya diwajibkan untuk minuman saja di tahap awal? Kenapa tidak langsung diberlakukan pada pangan olahan?”

tegasnya.

Panjangnya Transisi Penerapan

Charles juga mempersoalkan panjangnya masa transisi penerapan kebijakan tersebut. Menurut dia, kondisi PTM di Indonesia tidak memungkinkan pemerintah terlalu lama menunggu, terlebih penerapan label tersebut tidak berarti produsen harus menghentikan produksi.

Kenapa ini baru diberlakukan di tahun 2026? Mengapa deadline yang diberikan sangat panjang? Karena kebutuhannya sudah mendesak,”

tegas Charles.

Ia pun meminta pemerintah mempercepat perubahan regulasi agar Nutri-Level pada pangan olahan bisa segera diterapkan. 

Namun, Charles ingin kebijakan tersebut memiliki target yang lebih jauh daripada sekadar membuat konsumen mengetahui kandungan gizi suatu produk.

Saya meminta segera diberlakukan lebih cepat lagi penerapan terkait Nutri-level dalam hal produk pangan olahan. Harapan saya ini bisa menjadi instrumen kesehatan masyarakat, bukan sekadar informasi, tetapi ada perencanaan ke depan bagaimana produk yang saat ini yang levelnya C dan D dalam sekian waktu, sekian tahun bisa naik ke level B dan A,”

paparnya.

Charles menilai produsen juga harus menjadi bagian dari perubahan tersebut. Industri pangan olahan perlu diedukasi sekaligus didorong untuk meningkatkan kualitas produknya, sementara masyarakat tetap diberikan pemahaman agar memilih makanan yang lebih sehat.

Jadi ke depan produsen pun harus kita edukasi, harus kita dorong bisa memproduksi pangan olahan yang sehat untuk masyarakat kita. Jadi bukan sekadar informasi, tapi instrumen masyarakat kita mengonsumsi makanan yang lebih sehat,”

ujar politikus PDI Perjuangan tersebut.
Baca juga:
Kantor BGN Mau Pindah ke Grha Merah Putih, DPR Soroti… Anggota Komisi IX DPR RI Nuroji menyorot rencana Badan Gizi Nasional (BGN)…
DPR Minta BGN Ungkap Harga Porsi MBG: Makan Bukan Sekadar… Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani meminta Badan Gizi Nasional (BGN)…
Recovery Tooth Masuk Radar BPOM: Rencana Takedown hingga Ancaman Penjara Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan produk tambal gigi yang dijual…
  • Kantor BGN Mau Pindah ke Grha Merah Putih, DPR Soroti Anggaran Rp7…
  • DPR Minta BGN Ungkap Harga Porsi MBG: Makan Bukan Sekadar Kenyang!
  • Recovery Tooth Masuk Radar BPOM: Rencana Takedown hingga Ancaman Penjara
Tag:BPOMCharles HonorisKomisi IX DPRLabel Nutri LevelMinuman ManisPTM
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Heboh Teori Konspirasi Erupsi Enam Gunung Api Ala Ulta Levenia, Netizen: “Gaya Obrolan Cowok jam 12 Malam!”
By Ani Ratnasari
Tangkap layar dari YouTube Bukan Kaleng-kaleng
1
Viral Momen Teddy Turunkan Mic Prabowo Saat Rapat Bencana, Netizen: “Seakrab Itu?”
By Ani Ratnasari
Penampakan Tangan Setkan Teddy arahkan microfon Presiden Prabowo. (Sumber: X/@txtdrimedia)
2
Bukan Cuma Reshuffle, Prabowo Diminta Hapus Semua Wamen demi Efisiensi Anggaran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
3
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 9 September 2026: Jaktim Hujan Ringan, Lima Wilayah Lain Cerah
By Syifa Fauziah
Ilustrasi prakiraan cuaca di Jakarta.
4
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Ivan Mamut, Shin Tae-yong Akhirnya Buka Suara
By Hadi Febriansyah
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong
5

BERITA LAINNYA

Dua petugas menata ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026).
Nasional

Kortastipidkor Ungkap Administrasi SPPG Jadi Titik Rawan Dugaan Kebocoran Program MBG

Kortastipidkor Polri mengungkapkan administrasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan titik krusial…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
16 menit lalu
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya
Nasional

DPR Curiga Ada Masalah di Proyek Pemetaan BIG, BPK Diminta Audit Investigatif

Komisi XII DPR RI mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigatif…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
43 menit lalu
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan keterangan pers di Jakarta
Nasional

Pencarian 5 Pewarta Foto dan 3 Kru Masuk Hari Kedua, Kemkomdigi Perkuat Jaringan

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperkuat dukungan telekomunikasi untuk membantu operasi pencarian…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
228 siswa SMP Negeri 1 Gembong dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Pati keracunan MBG.(Sumber: Instagram @ekokuswanto_mbahto)
Nasional

Dugaan Keracunan MBG di Pati, 228 Siswa Alami Muntah hingga Diare

Kurang lebih 228 siswa SMP Negeri 1 Gembong dan Madrasah Tsanawiyah Negeri…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up