Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan meyakinkan 4-0 saat menghadapi Persis Solo pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno pada Senin 27 April 2026 ini menjadi momentum penting bagi Macan Kemayoran untuk menjaga peluang juara.
Sejak awal pertandingan, Persija tampil agresif dan mendominasi penguasaan bola. Peluang pertama hadir pada menit ke-11 melalui sepakan keras Maxwell Souza, namun masih bisa diamankan oleh kiper Persis, M. Riyandi.
Pada menit ke-30, Fabio Calonego sempat mencetak gol usai memanfaatkan umpan Bruno Tubarao. Namun, gol tersebut dianulir karena Tubarao berada dalam posisi offside.
Sementara itu, Persis hanya memiliki satu peluang berbahaya di babak pertama melalui Dejan Tumbas pada menit 45+1, namun tendangannya masih melenceng dari sasaran.
Efektivitas Jadi Kunci di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Persija tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-52 melalui sepakan jarak jauh Allano Lima yang gagal diantisipasi dengan baik oleh Riyandi.
Keunggulan bertambah pada menit ke-63 lewat gol Jean Mota. Proses gol ini tak lepas dari kontribusi Dony Tri Pamungkas yang memberikan assist setelah melakukan pergerakan apik.
Persija semakin menjauh setelah Paulo Ricardo mencetak gol ketiga pada menit ke-80 melalui situasi sepak pojok. Di masa injury time, tepatnya menit 90+1, Gustavo Almeida menutup kemenangan dengan gol keempat. Gol tersebut tercipta berkat assist dari Jean Mota.
Persija Dekati Puncak, Persis Terancam
Kemenangan ini membuat Persija kini berada di peringkat ketiga klasemen dan hanya terpaut empat poin dari Borneo FC serta Persib Bandung. Dengan empat laga tersisa, peluang juara masih terbuka.
Di sisi lain, Persis Solo harus menghadapi situasi sulit. Mereka kini berada di posisi ke-15 dengan 27 poin, hanya unggul satu angka dari Madura United yang berada di zona degradasi.
Hasil ini semakin memanaskan persaingan di papan atas maupun bawah klasemen. Persija terus menekan dalam perebutan gelar, sementara Persis harus berjuang keras untuk menghindari degradasi di sisa musim.
Bali United Kunci Kemenangan Atas PSM
Sementara itu, Bali United berhasil meraih kemenangan 2-0 atas PSM Makassar pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
PSM langsung berada dalam tekanan saat pertandingan baru berjalan lima menit. Kapten tim, Yuran Fernandes, harus keluar lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah akibat insiden dengan Teppei Yachida. Kondisi ini membuat PSM harus bermain dengan 10 pemain hampir sepanjang laga.
Unggul jumlah pemain, Bali United tampil dominan dan terus menekan. Hasilnya terlihat pada menit ke-17 ketika Diego Campos sukses mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan umpan dari Rahmat Arjuna. Gol tersebut membuat Serdadu Tridatu semakin percaya diri dalam mengendalikan jalannya pertandingan.
Memasuki babak kedua, PSM mencoba bangkit dengan melakukan perubahan strategi. Masuknya Luka Cumic dan Abdul Rahman memberi sedikit variasi dalam serangan. Meski lebih banyak tertekan, PSM sempat beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat.
Pada menit ke-79, Bali United berhasil menggandakan keunggulan melalui gol Irfan Jaya. Ia mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Teppei Yachida. Skor 2-0 membuat Bali United semakin nyaman hingga akhir pertandingan.
Di masa injury time, PSM sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk memperkecil ketertinggalan. Luka Cumic berhadapan langsung dengan kiper Bali United, namun gagal memaksimalkan peluang tersebut. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap 2-0 untuk kemenangan Bali United.
Posisi Klasemen Semakin Menarik
Hasil ini membuat PSM Makassar tertahan di peringkat ke-14 dengan 31 poin dan masih berada dalam ancaman degradasi. Sementara itu, Bali United naik ke posisi ke-7 dengan koleksi 44 poin dan berhasil mencatat dua kemenangan beruntun di kompetisi musim ini.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Bali United untuk terus bersaing di papan tengah hingga atas klasemen. Di sisi lain, PSM harus segera bangkit jika ingin menjauh dari zona degradasi di sisa musim.


