Timnas Amerika Serikat mendapat suntikan kepercayaan diri jelang memasuki fase gugur Piala Dunia 2026. Sebagai salah satu tuan rumah turnamen, skuad berjulukan The Stars & Stripes dinilai memiliki kualitas untuk melangkah jauh.
Pujian tersebut datang dari mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, yang kini bertugas sebagai komentator untuk salah satu media penyiaran Jerman.
Menurut Klopp, komposisi pemain Amerika Serikat saat ini merupakan yang terbaik sepanjang sejarah sepak bola negara tersebut.
Ia menilai banyak pemain utama Amerika kini berkarier di liga-liga elite Eropa, sesuatu yang belum pernah dimiliki generasi sebelumnya.
Ini adalah tim terbaik yang pernah dimiliki AS. Benar adanya,”
tegas Jurgen Klopp saat memberikan pandangannya kepada ESPN terkait komposisi pemain tim tuan rumah.
Klopp kemudian menjelaskan kualitas skuad yang dimiliki Mauricio Pochettino.
Anda melihat di mana para pemain bermain. Lihat, anak-anak itu, Anda punya striker yang bermain di Prancis, bermain di Inggris, blah, blah, blah. Anda punya pemain sayap yang bermain di mana-mana dalam diri (Christian) Pulisic,”
tambahnya.
Ia juga menyoroti kekuatan di setiap lini permainan. Menurut Klopp Timnas Amerika menjadi salah satu tim yang komplit pada Piala Dunia 2026 kali ini.
Lini belakang bermain atau pernah bermain di Premier League, lini tengah bermain atau pernah bermain di Premier League atau di Italia – Anda tidak pernah memiliki tim seperti itu,”
ujar Klopp.
Menurut Klopp, kombinasi pemain berkualitas dan sosok pelatih berpengalaman menjadi modal penting bagi Amerika Serikat.
Jadi itu nomor satu. Dan pelatih sensasional bersama Mauricio (Pochettino). Ya, Anda punya tim yang bagus,”
urai Klopp panjang lebar.
Bidik Prestasi Terbaik di Piala Dunia
Amerika Serikat datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar. Sejauh ini, pencapaian terbaik mereka di era modern terjadi pada Piala Dunia 2002 ketika berhasil melaju hingga babak perempat final sebelum disingkirkan Jerman.
Kini, Christian Pulisic dan rekan-rekannya berharap mampu melampaui catatan tersebut dengan memanfaatkan status sebagai tuan rumah.
Perjalanan Amerika Serikat menuju target tersebut akan dimulai di babak 32 besar. Skuad asuhan Mauricio Pochettino dijadwalkan menghadapi Bosnia dan Herzegovina di San Francisco Bay Area Stadium pada Kamis 2 Juli 2026.
Pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi The Stars & Stripes dalam upaya menjaga asa tampil lebih jauh di turnamen.
Meski optimistis terhadap kualitas Amerika Serikat, Klopp mengingatkan bahwa atmosfer pertandingan di fase gugur akan jauh berbeda dibanding fase grup. Menurutnya, tekanan akan meningkat dan setiap pertandingan menjadi penentu nasib tim.
Tekanannya akan, saya tidak ingin membawa sial, tetapi tekanannya akan tumbuh. Jadi ini sangat bagus saat ini dalam semua hal semacam ini,”
cetus pria asal Jerman tersebut.
Di akhir komentarnya, Klopp menegaskan bahwa performa tiga negara penyelenggara akan memberi warna tersendiri bagi kesuksesan Piala Dunia 2026. Ia berharap Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mampu terus tampil kompetitif sepanjang turnamen.
AS, sangat bagus. Kanada, bagus. Meksiko, bagus. Mereka semua sangat penting untuk turnamen ini,”
ucapnya.




















