Timnas Argentina memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Mesir dengan skor 3-2 di Stadion Dallas, Selasa 7 Juni 2026 WIB.
Sempat tertinggal dua gol, Argentina menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan pada menit-menit akhir pertandingan.
Lionel Messi cs sukses mencetak tiga gol balasan untuk mengamankan kemenangan yang membawa Albiceleste melaju ke delapan besar.
Sejak peluit awal dibunyikan, Argentina langsung mengambil inisiatif menyerang. Namun, Mesir tampil percaya diri dan mampu memberikan perlawanan sengit kepada sang juara bertahan.
Gol pembuka lahir pada menit ke-15 melalui sundulan Yasser Ibrahim yang memanfaatkan umpan Marwan Attia. Bek Mesir tersebut berhasil memenangkan duel udara atas Lisandro Martinez sebelum menaklukkan kiper Argentina Emiliano Martinez.
Tertinggal satu gol membuat tim Tango meningkatkan intensitas serangan. Empat menit berselang, Albiceleste mendapat hadiah penalti setelah Nicolas Tagliafico dijatuhkan Haissem Hassan di dalam kotak terlarang.
Lionel Messi yang maju jadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Tendangan kapten Argentina berhasil ditebak dan diamankan kiper Mesir, Mostafa Shobeir.
Kegagalan penalti tak membuat Argentina menyerah. Skuad asuhan Lionel Scaloni terus melancarkan tekanan melalui permainan cepat.
Alexis Mac Allister hampir mencetak gol pada menit ke-28. Namun, kembali digagalkan aksi gemilang Shobeir.
Tiga menit kemudian, Messi nyaris menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas. Sayangnya, bola hanya membentur tiang gawang.
Peluang demi peluang terus diciptakan Argentina hingga akhir babak pertama, termasuk melalui Julian Alvarez yang juga masih mampu dihentikan penjaga gawang Mesir. Skor 1-0 untuk keunggulan Mesir bertahan hingga turun minum.
Zico Gandakan Keunggulan Mesir
Memasuki babak kedua, Argentina kembali tampil menyerang demi mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-58, Mesir sempat menggandakan keunggulan melalui Mustafa Zaky Abdulrauf alias Zico setelah menerima umpan Mohamed Salah.
Tapi, gol tersebut dianulir VAR karena sebelumnya terjadi pelanggaran Marwan Attia terhadap Lisandro Martinez. Meski gol pertama Zico dibatalkan, Mesir akhirnya benar-benar mencetak gol kedua pada menit ke-67.
Kali ini pola serangan balik kembali menjadi senjata ampuh. Mohamed Salah mengalirkan bola kepada Haissem Hassan sebelum diteruskan kepada Zico yang sukses menaklukkan Emiliano Martinez. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Mesir.
Dalam kondisi tertinggal dua gol, Argentina menunjukkan karakter sebagai juara bertahan. Cristian Romero membuka harapan pada menit ke-79 lewat gol yang tercipta setelah menerima umpan matang dari Messi.
Lima menit kemudian, Messi akhirnya mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan assist Gonzalo Montiel, La Pulga melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Mostafa Shobeir sehingga skor berubah menjadi 2-2.
Enzo Fernandez jadi Penentu Kemenangan
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Argentina berhasil membalikkan keadaan. Pada menit ke-90+3, Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan melalui sundulan memanfaatkan umpan Lautaro Martinez. Gol tersebut memastikan Argentina berbalik unggul 3-2.
Menjelang laga usai, pertandingan sempat diwarnai protes dari kubu Mesir hingga berujung kartu merah. Namun, tak ada tambahan gol yang tercipta.
Argentina pun menutup laga dengan kemenangan dramatis 3-2. Kemenangan itu juga memastikan tiket menuju babak perempat final Piala Dunia 2026.
Kemenangan atas Mesir jadi bukti mental juara yang dimiliki Argentina. Meski sempat tertinggal dua gol dan Messi gagal mengeksekusi penalti, Albiceleste tetap mampu bangkit dan membalikkan keadaan.
Hasil ini menjaga asa Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia, sementara perjuangan bersejarah Mesir di Piala Dunia 2026 harus berakhir di babak 16 besar.
Susunan Pemain:
Argentina (4-1-3-2): Emiliano Martinez (PG); Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo de Paul, Alexis Mac Allister, Leandro Paredes, Enzo Fernandez; Lionel Messi, Julian Alvarez.
Mesir (4-4-2): Mostafa Shobeir (PG); Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, Ramy Rabia, Karim Hafez; Marwan Attia, Mohanad Lasheen; Haissem Hassan, Mohamed Salah, Emam Ashour; Mostafa Ziko.























