Lionel Messi kembali membuktikan statusnya sebagai pemain paling berpengaruh di Timnas Argentina. Berkat kontribusinya, La Albiceleste sukses mengamankan tiket ke final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Inggris dengan skor 2-1.
Dalam laga semifinal yang berlangsung di Atlanta Stadium pada Kamis dini hari, 16 Juli 2026, Argentina memastikan kemenangan melalui gol Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan Lautaro Martinez pada masa injury time.
Keberhasilan itu membuat sang juara bertahan selangkah lagi mempertahankan gelar Piala Dunia. Perjalanan Argentina menuju final tidak pernah berjalan mudah. Sepanjang turnamen, pasukan Lionel Scaloni berkali-kali dipaksa menghadapi tekanan besar.
Mereka sempat tertinggal 0-2 dari Mesir sebelum mampu membalikkan keadaan pada menit-menit akhir pertandingan. Selain itu, Cape Verde dan Swiss juga memaksa Argentina bermain hingga babak perpanjangan waktu.
Meski terus menghadapi ujian berat, mental juara yang dimiliki Messi dan rekan-rekannya mampu membawa Argentina melewati setiap rintangan hingga mencapai partai puncak.
Tajam dan Kreatif
Lionel Messi masih menjadi mesin gol utama Argentina di Piala Dunia 2026 dengan koleksi delapan gol, terbanyak dibandingkan pemain La Albiceleste lainnya.
Namun, kontribusi kapten Argentina tidak hanya terlihat dari jumlah gol yang ia ciptakan. Saat tim mengalami kesulitan membongkar pertahanan lawan, Messi mampu mengubah perannya menjadi kreator serangan.
Kemampuan membaca situasi pertandingan membuatnya tahu kapan harus menjadi penyelesai akhir dan kapan harus memberikan peluang kepada rekan setim.
Saat Argentina tertinggal 0-1 dari Inggris, Messi mulai bergerak lebih melebar untuk membuka ruang serangan. Pergerakan tersebut memaksa lini pertahanan Inggris mengalihkan perhatian kepada sang kapten, yang sejak awal memang menjadi pusat pengawalan lawan.
Dengan menarik beberapa pemain bertahan keluar dari posisinya, ruang kosong mulai terbuka di area lain. Momentum itu dimanfaatkan Messi untuk menciptakan peluang berbahaya.
Assist Cerdas
Gol penyeimbang Argentina lahir dari kecerdikan Messi dalam membaca situasi.
Saat para pemain Inggris bersiap mengantisipasi umpan silang ke dalam kotak penalti, Messi justru mengirim bola mendatar ke arah Enzo Fernandez yang berada di posisi lebih bebas.
Tanpa kesulitan berarti, Enzo menyelesaikan peluang tersebut dengan tendangan akurat yang memperdaya Jordan Pickford.
Peran Messi kembali terlihat pada proses gol kemenangan Argentina. Kali ini Inggris mencoba memberikan penjagaan berlapis melalui Nico O’Reilly dan Djed Spence.
Namun, Messi mampu memenangkan duel posisi sebelum memutuskan melepas umpan silang menggunakan kaki kanannya. Alih-alih memaksakan penetrasi ke dalam kotak penalti, Messi memilih opsi yang lebih efektif.
Bola kirimannya mengarah tepat ke kepala Lautaro Martinez yang berdiri di antara John Stones dan Ezri Konsa. Sundulan Lautaro sukses mengubah skor menjadi 2-1 sekaligus memastikan Argentina melangkah ke final Piala Dunia 2026.
Selangkah Lagi Pertahankan Gelar
Keberhasilan mengalahkan Inggris membawa Argentina kembali tampil di partai final Piala Dunia. Kini, Lionel Messi dan rekan-rekannya berpeluang mencatat sejarah dengan mempertahankan gelar juara dunia dalam dua edisi secara beruntun.
Jika berhasil mengangkat trofi sekali lagi, Argentina akan semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu kekuatan terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.
























