Persija Jakarta mendapat kabar menggembirakan terkait kondisi bek asal Serbia, Radovan Pankov. Setelah mengalami cedera paha saat tampil di Piala Presiden 2026, Pankov kini menunjukkan perkembangan pemulihan yang signifikan.
Cedera tersebut dialami Pankov ketika Persija menghadapi Port FC pada pertandingan kedua Piala Presiden 2026. Masalah pada bagian depan paha atau quadriceps strain membuat pemain berusia 30 tahun itu tidak mampu menyelesaikan laga.
Selama Persija menjalani training camp di Thailand, Pankov mendapatkan program khusus untuk memulihkan kondisinya.
Hasilnya cukup positif. Proses pemulihan sang bek terus mengalami perkembangan hingga kini sudah mendekati kondisi terbaiknya.
Pankov bahkan telah kembali mengikuti sesi latihan reguler bersama rekan-rekannya. Meski demikian, tim medis Persija masih memberikan pengawasan tambahan untuk memastikan kondisi ototnya benar-benar siap sebelum kembali berlatih dengan intensitas penuh.
Terkait Pankov, saat Persija bertanding melawan Port FC di babak pertama, terjadi sedikit robekan pada ototnya. Namun, sekarang kondisinya sudah hampir pulih sepenuhnya,”
ujar pelatih Persija seperti dilansir dari laman resmi klub, Jumat 21 Agustus 2026.
Optimistis Pankov Kembali
Juru taktik Macan Kemayoran tersebut juga optimistis Pankov tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali mengikuti seluruh program latihan tim.
Kembalinya Pankov ke latihan bersama skuad menjadi perkembangan penting bagi Macan Kemayoran. Apalagi, Persija masih memiliki waktu untuk mematangkan tim sebelum Super League 2026/2027 bergulir.
Dia pun sudah bergabung dalam latihan tim. Saya rasa dalam waktu dekat dia sudah bisa mengikuti seluruh latihan tim secara penuh,”
tuturnya melanjutkan.
Jika proses pemulihan berjalan sesuai rencana, Pankov diharapkan dapat kembali ke level permainan terbaiknya dan memperkuat lini belakang Persija. Kehadirannya tentu membuat opsi di lini pertahanan semakin melimpah.
Persija juga telah kembali diperkuat empat pemain belakang yang sebelumnya menjalankan tugas bersama Timnas Indonesia, yakni Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Dony Tri Pamungkas.
Dengan semakin lengkapnya komposisi pemain belakang, Persija memiliki kesempatan untuk kembali membangun chemistry, komunikasi, dan koordinasi antarpemain sebelum memasuki kompetisi resmi.






















