Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 12 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Sentilan Sudirman Said: Pemerintah Sibuk Jaga Suara, Generasi Muda Diwarisi Utang Ratusan Triliun
Politik

Sentilan Sudirman Said: Pemerintah Sibuk Jaga Suara, Generasi Muda Diwarisi Utang Ratusan Triliun

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 31, 2026 3:16 pm
Rahmat Tunny
Adi Briantika
Share
Sudirman Said dalam Rapat Kerja Wilayah PKS Jawa Tengah, 21 Januari 2018.
Sudirman Said dalam Rapat Kerja Wilayah PKS Jawa Tengah, 21 Januari 2018. (pks.id)
SHARE

Kebijakan pemerintah yang dinilai lebih mengutamakan popularitas ketimbang penyelesaian masalah jangka panjang kembali mendapat sorotan tajam. 

Daftar isi Konten
  • Dibawa ke Mana?
  • Ancaman Mendatang

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengingatkan bahwa praktik politik populis yang terus dimainkan pemerintah berpotensi menimbulkan beban ekonomi besar bagi negara dan generasi mendatang.

Dia berpendapat sejumlah kebijakan yang dipertahankan pemerintah saat ini, termasuk menahan harga BBM di tengah tekanan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah, lebih mencerminkan kepentingan elektoral daripada langkah strategis untuk menjaga kesehatan fiskal negara.

“Setiap politik populis sebetulnya politik yang mengedepankan aspek elektoral,”

kata Sudirman Said yang dikutip dari akun YouTube @Hendri Satrio, Minggu, 31 Mei 2026.
Baca juga:
BI Bongkar Penyebab Rupiah Balik Perkasa di Rp17.865 per Dolar… Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, penguatan rupiah pada akhir pekan ini didorong oleh…
Danantara Janji Tak Ada PHK, Imbas Perampingan BUMN dari 1.077… Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melakukan perampingan BUMN dari 1.077…
Setujui 664 RKAB Tambang, ESDM Perketat Keran Produksi Minerba Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Hingga 12 Juni 2026 telah…
  • BI Bongkar Penyebab Rupiah Balik Perkasa di Rp17.865 per Dolar AS
  • Danantara Janji Tak Ada PHK, Imbas Perampingan BUMN dari 1.077 ke 200…
  • Setujui 664 RKAB Tambang, ESDM Perketat Keran Produksi Minerba

Dibawa ke Mana?

Arah kebijakan negara saat ini mulai bergeser dari fungsi utamanya sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat menjadi alat untuk mempertahankan dan memperpanjang kekuasaan politik.

“Sebetulnya negara ini, makin hari, makin bergeser perannya, bukan lagi menjadi alat untuk menyejahterakan masyarakat, tapi menjadi instrumen elektoral untuk memenangkan, memperpanjang kekuasan, memupuk kekuasan sehingga segala macam dikorbankan untuk elektoral itu,”

ucap Sudirman.

Ciri utama politik populis adalah memilih kebijakan yang terlihat menyenangkan masyarakat dalam jangka pendek, namun menyimpan risiko besar yang baru akan dirasakan di kemudian hari. Bisa jadi akan dipilih kebijakan-kebijakan yang menyenangkan rakyat, tapi dalam jangka panjang berisiko serius.

Ia mencontohkan persoalan kompensasi energi yang harus ditanggung negara melalui Pertamina. Bila kewajiban pemerintah kepada BUMN energi terus ditunda, maka tekanan keuangan perusahaan bakal semakin berat karena tetap harus membayar kebutuhan impor minyak dan kewajiban kepada pemasok internasional.

“Coba kalau Pertamina Rp100-an triliun enggak dibayar atau bayarnya ditunda. Dia masih bayar belanja minyak kepada para vendor, misalnya,”

papar Sudirman.

Ancaman Mendatang

Mantan calon gubernur Jawa Tengah itu juga mengingatkan ancaman yang bisa muncul apabila harga minyak global terus naik bersamaan dengan pelemahan rupiah yang semakin dalam.

Ia menyinggung prediksi sejumlah ekonom yang memperkirakan nilai tukar rupiah bisa menembus Rp20.000 hingga Rp25.000 per dolar AS, bila tekanan global semakin memburuk dan konflik geopolitik berkepanjangan.

Dalam kondisi tersebut Indonesia akan menghadapi tekanan ganda sekaligus. Di satu sisi harga minyak dunia melonjak, sementara di sisi lain biaya impor membengkak akibat pelemahan kurs rupiah.

“Harga minyak yang makin tinggi per barel, kena kurs rupiah yang makin rendah harganya, itu menderita dua kali,”

tegas dia.

Bila pola kebijakan seperti itu terus dipertahankan tanpa reformasi yang serius, pemerintah pada akhirnya akan kembali mengandalkan utang untuk menutup berbagai kewajiban yang terus membesar. Bahkan setiap tambahan utang yang diambil hari ini merupakan beban yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Utang artinya kewajibannya generasi mendatang yang akan membayar,”

tutur Sudirman.

Pernyataan tersebut muncul di tengah perdebatan publik mengenai efektivitas berbagai kebijakan ekonomi pemerintah yang dinilai lebih berorientasi pada menjaga stabilitas politik jangka pendek, dibanding membangun fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.

Tag:BUMNESDMKebijakanNilai TukarpertaminaPopulisRupiahSudirman saidutang
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara
By Hardani Triyoga
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
1
Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
2
Anggaran Kementerian PU 2027 Terpenuhi 44,8%, Bagaimana Nasib Infrastuktur Nasional?
By Rika Pangesti
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi V DPR Lasarus (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
3
Gak Cuma Tegur Pemda, Kemendagri Siapkan Insentif Rp3 Miliar bagi Daerah Berprestasi
By Rika Pangesti
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana wilayah Sumatera Tito Karnavian (kanan) berbincang dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kiri) sebelum rapat koordinasi dan evaluasi capaian penanganan serta percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (9/6/2026).
4
Kejagung Buru Bukti Baru, Penggeledahan Kasus MBG Meluas ke Jakarta-Bandung
By Rahmat Baihaqi
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (tengah) berjalan menuju mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi V DPR Lasarus (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Politik

Anggaran Kementerian PU 2027 Terpenuhi 44,8%, Bagaimana Nasib Infrastuktur Nasional?

Komisi V DPR RI mengkhawatirkan penurunan drastis anggaran Kementerian Pekerjaan Umum pada…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
38 menit lalu
Dokter melakukan operasi bibir sumbing seorang pasien di RSUD Tebet, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Politik

Tekor Rp2 Triliun Sebulan Bikin Keuangan BPJS Kesehatan ‘Sekarat’, Terus Kudu Piye?

Kondisi keuangan BPJS Kesehatan kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi IX DPR RI…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
6 jam lalu
Politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus
Politik

Pernyataan Misbakhun Disorot, Deddy Sitorus Singgung Ulah Buzzer

Polemik usulan optimalisasi penerimaan pajak yang disampaikan Ketua Komisi XI DPR RI…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
7 jam lalu
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
Politik

Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara

Pakar hukum tata negara Feri Amsari mengkritik keras pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU)…

Hardani TriyogaSyifa Fauziah
By
Hardani Triyoga
Syifa Fauziah
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up