Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri terbaru bakal merombak total mekanisme pemilihan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Namun, terdapat perbedaan pandangan antara DPR dan pemerintah mengenai hal ini.
Merujuk pada draf RUU Polri versi DPR RI yang dipublikasikan di situs Prolegnas DPR, Pasal 39B mengusulkan adanya keterlibatan legislatif dalam menentukan struktur Kompolnas.
Dalam draf tersebut ditegaskan bahwa, “Keanggotaan Komisi Kepolisian Nasional diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat,”
demikian bunyi ketentuan pasal tersebut, dikutip pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Selain itu, Kompolnas juga diwajibkan memberikan laporan periodik kepada Presiden maupun parlemen. Sebaliknya, pihak pemerintah menawarkan konsep yang lebih ramping melalui Daftar Inventarisasi Masalah (DIM).






