Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

AL Tanam Kedelai, AU Urus Tebu: Dave Laksono Bantah TNI Balik ke Setelan Dwifungsi ABRI

Negara juga menghadapi tantangan di sektor pangan, energi, hingga digital yang membutuhkan keterlibatan seluruh instrumen negara.

Siswa Latihan Teknis (Lattek) Pendidikan Komando (Dikko) 178 dan 179 Marinir menampilkan demonstrasi serangan kilat di Pantai Baruna Kondang Iwak, Malang, Jawa Timur, Senin (22/6/2026).
Siswa Latihan Teknis (Lattek) Pendidikan Komando (Dikko) 178 dan 179 Marinir menampilkan demonstrasi serangan kilat di Pantai Baruna Kondang Iwak, Malang, Jawa Timur, Senin (22/6/2026). (ANTARA FOTO/Umarul Faruq/wsj.)

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono buka suara perihal pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang membanggakan peran prajurit tentara turun ke sawah. 

Dia berpendapat pelibatan TNI di berbagai sektor bukan tanda kembalinya dwifungsi ABRI seperti pada era Orde Baru, melainkan upaya mengoptimalkan peran TNI dalam menjaga kedaulatan nasional dan keterlibatan tentara di berbagai sektor sebagai sesuatu yang patut dibanggakan.

“Tentu menjadi satu kebanggaan bahwa TNI ini bukannya kembali ke dwifungsi Orde Baru, akan tetapi justru mengoptimalkan kehadiran TNI untuk benar-benar menjadi tulang punggung bangsa,”

kata Dave kepada wartawan, Senin, 29 Juni 2026. 

Kedaulatan

Politikus Golkar itu berpendapat konsep kedaulatan negara saat ini tidak lagi terbatas pada keamanan dan pertahanan semata. 

Iklan

Negara juga menghadapi tantangan di sektor pangan, energi, hingga digital yang membutuhkan keterlibatan seluruh instrumen negara, termasuk TNI.

“Menegakkan kedaulatan di berbagai macam sektor, bukan hanya kedaulatan keamanan negara, tetapi kedaulatan pada berbagai macam sektor. Karena kedaulatan itu ada kedaulatan pangan, energi, digital,”

ujar dia.

Maka, Dave menilai kehadiran TNI di berbagai sektor strategis merupakan bentuk optimalisasi peran institusi militer dalam mendukung kepentingan nasional.

“Di sinilah fungsi-fungsi TNI itu benar-benar dioptimalkan,”

tutur dia.

Salah Kaprah?

Presiden Prabowo dalam pidatonya pada Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo, 24 Juni 2026, menyebut hanya di Indonesia anggota kepolisian dan prajurit militer terlibat dalam urusan pertanian.

“Hanya di Indonesia polisi urus pertanian, hanya mungkin di Indonesia tentaranya sering ada di sawah,”

kata Prabowo.

Dia menyinggung peran masing-masing matra di TNI dalam sektor pertanian di Indonesia. Ia mencontohkan Angkatan Laut yang ikut menanam kedelai, Angkatan Udara yang ikut menanam tebu. Bahkan ia pun mengapresiasinya kepada Kapolri, Panglima TNI, dan seluruh Kepala Staf yang dinilai ikut membantu kemajuan sektor pertanian di Indonesia.

Hal itu merupakan langkah strategis dalam mencapai Indonesia yang sejahtera. Ia menyebut Indonesia akan bangkit menjadi negara yang hebat.

“Ada yang selalu tidak ingin (Indonesia) bangkit, kami sudah tahu mereka-mereka itu,”

ujar Prabowo.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.