Kapal induk Italian Ship (ITS) Giuseppe Garibaldi kini dalam perjalanan dari Italia menuju Indonesia. Kapal yang diperoleh melalui skema hibah itu berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.
TTS Giuseppe Garibaldi bakal jadi kapal induk pertama TNI Angkatan Laut. Dengan kapal itu, juga diharapkan untuk perkuat kemampuan sumber daya manusia melalui pembelajaran dan alih teknologi.
Begini mikirnya. Kita dikasih orang kan dikasih terima kasih. Dan, kita dapat belajar, alih teknologi,”
kata Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Jumat 28 Agustus 2026.
Utut menyampaikan Indonesia perlu memanfaatkan kesempatan tersebut agar pelaut dan engineer dalam negeri bisa mempelajari teknologi kapal induk secara langsung.
Menurut dia, proses belajar langsung jadi bagian penting dari manfaat yang bisa diperoleh Indonesia dari kerja sama tersebut.
Ia menekankan peningkatan kemampuan manusia mesti berjalan bersama dengan penguatan alutsista.
Ya, biar orang-orang jadi pinter, pelaut-pelaut kita, engineer-engineer kita belajar langsung,”
ujar Utut.
ITS Giuseppe Garibaldi sudah meninggalkan Italia pada Senin, 24 Agustus 2026 malam. Kapal itu dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan September dengan perkiraan waktu sekitar 15-20 September 2026.
Dalam pelayarannya menuju Indonesia, kapal tersebut melewati Terusan Suez dan Laut Merah. Perjalanan dilakukan dengan pengawalan fregat-fregat Italia.
Setibanya di Indonesia, nama dan bendera kapal akan berganti menjadi KRI Gajah Mada dan berbendera Merah Putih.
Pengukuhan nama dan pergantian bendera itu dijadwalkan pada 25 September 2026. Rencananya, Presiden Prabowo Subianto akan hadir dalam agenda tersebut.
Kapal itu memiliki panjang sekitar 180 meter dan kecepatan maksimum sekitar 30 knot. Kehadirannya juga telah dipersiapkan sebagai bagian dari penguatan postur pertahanan maritim Indonesia.
Utut menilai transfer pengetahuan harus dimanfaatkan agar Indonesia tidak sekadar menerima kapal, tetapi juga memperoleh kemampuan dari teknologi yang dibawa kapal tersebut.

























